Ok,ini kisahku yang mungkin bisa di bilang seperti dear diary lagi tapi kali ini aku simpan di sini
Sekalian untuk meluapkan emosi amarah ku yang selama ini aku pendam sendirian
Dan perkenalkan nama ku akan ku samarkan yaitu Fauziah
Si gadis yang rumit menurut ku namun terkadang dia ada sisi dewasa ,child layaknya fase remaja ke dewasa
Aku ber usia 22 tahun saat ini di tahun 2023 namun tidak mempunyai tujuan hidup mungkin lebih belum mempunyai bukan tidak mempunyai
Seperti remaja pada umumnya yang masih di rumitkan segala hal percintaan maupun kekeluargaan yang dia pendam sendiri
Semoga orang orang sekitar ku tidak membaca isi curhatan seorang Fauziah yang alay ini ya
Karna aku malu banget,aku tidak pernah mengutarakan isi hati yang sesungguhnya kepada orang terdekat ku
Biarkan aku pikul ini sendirian,karena aku sudah biasa lebih tepatnya terbiasa akan hal ini
Tidak ada tempat selain di sujud mu yaitu tuhan
Tempat ternyaman untuk berkeluh kesah tanpa ada rasa malu atau pun gengsi
Kebanyakan perempuan yang mengutamakan gengsi dari pada keinginan diri nya sendiri
Karen yang mereka pikirkan,gengsi itu nomor satu,jika tidak ada gengsi maka harga diri mereka lah yang jatuh
Gengsi tuh seperti mahkota menurut versi perempuan,mungkin memang tidak semuanya Seperti itu tapi past nya jika di pukul rata rata yaaaa begitu lah
Meski umur ku masih terbilang sangat muda tapi over thinking yang terus melanda tidak ada habisnya
Apalagi aku adalah anak broken home yang benar benar ingin selalu di perhatikan oleh orang tersayang
Tapi aku tidak ingin di bilang anak broken home,Karena aku bisa bahagia menurut versi ku sendiri meski hanya sebentar lalu menangis kembali
Aku anak yang sangat cengeng,tapi tidak akan ku perlihatkan kepada orang orang yang menyayangi ku
Kecuali jika aku sudah tidak kuat untuk menahan nya maka air mataku jatuh begitu saja dan mereka akan terlihat kaget jika aku menangis di depan mereka
Aku adalah anak yang ceria sebenarnya,jika sedang bahagia dan selalu bisa membuat kegilaan nya sendiri hingga orang orang sekitar merasa senang tertawa jika aku hadir di kehidupan mereka
Namun itu adalah salah satu yang bisa bikin aku bahagia atas diri ku sendiri
Nanti akan ku lanjutkan di cerita selanjutnya ya
***
YOU ARE READING
RUMIT
Short Storyini kisah ku yang mungkin bisa di bilang alay atau lebay di kebanyakan orang tapi ini lah diriku yang belum bisa menerima diri sendiri yang belum bisa mencintai diri sendiri dan selalu mengambil tindakan sebelum berfikir itu lah yang bisa maybe men...
