14. Hurt

9.1K 701 7
                                    

Author POV

Setelah konferensi pers berakhir dan ruangan menjadi sangat sepi. Kecanggungan menyelubungi dua insan tersebut.

"Heeh Chagiya ?" Desah Hyejin memecahkan keheningan.

"Wae? Kau calon istriku kan?" Ledek Chanyeol ringan, namun tidak bagi yeoja disebelahnya.

"Pura-pura. Kau ingat itu Oppa?" Tegas Hyejin.

"Bodoh. Memang ada yang bilang ini pura-pura?"

"Aigoo, jadi ini sungguhan?" Reaksi Hyejin yang sangat polos itu membuat Chanyeol tertawa walaupun hanya dalam hatinya.

"Wae? kau tidak senang punya calon suami sepertiku? tampan, pandai, digilai banyak wanita."

"Aishh, jika aku boleh memilih... Aku akan pilih Baekhun Oppa, dia sangat sempurna. Lagipula...." Ucapan Hyejin terhenti sebentar hanya sekedar untuk menarik nafas.

"Eommaku...aku ingin bertemunya sebelum..." Sambungnya.

"Ssstt... kau sabar dulu. Aku sudah menyuruh orang kepercayaanku untuk itu." Ucap Chanyeol berusaha menenangkan Hyejin.

"Gomawo Oppa." Ucap Hyejin senang. Saking senangnya bahkan ia tidak menyadari bahwa sekarang mereka berdua sedang berpelukan, erat sangat erat. Sepertinya Hyejin menemukan kenyamanannya bersama Chanyeol.

Stories_EXO

Chanyeol POV

Aigoo... Dia sepertinya sangat senang sampai-sampai dia memelukku. Aku tak tau mengapa aku tak mengelak ataupun menolak pelukan darinya. Aku hanya ingin merasakan apa yang selama ini dia rasakan.

"Kalian sangat cocok." Teriak Sehun mengejutkan kami.

Sedetik yang lalu kami berpelukan, detik ini kami bertatapan. Aku melihat pipinya merona merah, dia dengan cepat melepaskan pelukannya.

"Hyaaaa, Oppa apa yang kau lakukan?"

"Aaah. Selagi aku ingat aku akan mengatakannya sekarang. Besok aku akan buat kontrak tertulis. Perjanjian hitam di atas putih bisakah?" Sambung Hyejin dengan pipi yang masih merona.

Dan menurutku itu untuk mengalihkan pembicaraan kami. Aku menengok ke arah Sehun, mengangkat kedua alisku seperti menanyakan pendapatnya.

Stories_EXO

Korea, 11 Maret 2015

Calista POV

"Aaaah!"
Rasanya lelah sekali, padahal semalam aku hanya menulis beberapa pernyataan dalam kontrak ini.

Aku melihat jamku baru menunjukkan pukul 7, sedangkan kelasku mulai pukul 9. Aku melihat sesuatu yang aneh pada kalenderku.
Mengapa tanggal 10 aku lingkari?

Aku sangat terkejut saat aku melihat keterangan dibawahnya. Bagaimana bisa aku melupakannya ?

Ah padahal aku ingin tau siapa secret admire itu. Hari dimana seharusnya aku menemuinya, malah aku berada di konferensi pers itu.

Stories_EXO

Author POV

Akhirnya Hyejin menyimpulkan, jika dia belum ditakdirkan untuk bertemu dengan pangerannya itu. Setelah ia siap berangkat, melangkahkan kakinya keluar dari rumah tercintanya ia menemukan sebuah kotak lagi.

Senyumnya mulai mengembang menunjukkan bahwa dia sangat senang. Perlahan ia membuka kotak medium berwarna putih itu.

"Aigoo...." Pekiknya setelah melihat isinya.

✔ When Dreams Come True | PCY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang