prolog

7 0 0
                                        

Atap mungkin adalah tempat yang cocok saat ini, dengan hembusan angin yang menyapu wajahku di tambah pipiku yang sedikit basah,tiap hembusan angin adalah kehangatan dan kebahagiaan yang bisa melayangkan semua kepedihan yang ku rasa. Dingin-dingin angin ini terus merusuk raga ku namun dengan angin aku mendapatkan ketenangan, ketenangan yang merusuk jiwa dan raga , ketenangan yang di salurkan lewat angin yang berhembus di atap ini. Kalau
Mungkin di sini aku berusaha melupakan kejadian tadi mungkin kejadian tadi tidak sesuai dengan ekspetasiku, memang ini salahku semuanya salahku aku terlalu memaksakan sehingga tak semuanya berujung indah ku berdialog dengan diri sendiri. Terimakasih atap kamu adalah sosok yang memberi ketenangan dan kehangatan.

tak semua orang menerima candaan muStories to obsess over. Discover now