•Electric Orange• (1)

31 5 6
                                        

[Update]

"Hmmph...Piko, boleh aku tanya sesuatu? Tapi jangan tersinggung ya.." tanya Rin setelah beberapa saat meregangkan tangannya akibat konser semalam.

"Bagaimana aku bisa tersinggung, kalau kau belum menyebutkan pertanyaanya?" balas Piko santai.

"Begini, bagaimana rasanya saat melihatku dan yang lainnya mendapat 'peningkatan'?"  lanjut Rin.

"Biasa saja, memangnya kenapa?" meskipun nada bicaranya masih santai, Rin bisa mendengar kalau sorot matanya melemah.

"Oh, kalau begitu, aku minta maaf."

Kalau boleh jujur, sebenarnya perasaan Piko saat ini diantara senang dan sedih.

Generasi 4 sudah datang.

Piko senang dengan hal itu karena Rin-nya mendapat 'peningkatan', serta mendapat teman baru seperti Fukase dan Moke.

Tapi, dia sedih karena menyadari kalau dia (mungkin) tidak akan pernah mendapat "peningkatan" tersebut.

1 vote = 1 update buat Piko :(

[]

[Tantangan]

"Oke, lo milih apa, Ko? Jujur atau tantangan?" tanya Fukase sembari memainkan topinya.

"Gue...pilih tantangan aja." jawab Piko gugup.

"Yaah, padahal aku berharap Piko-nee memilih jujur." gerutu Oliver.

"Cepat Fukase, apa tantangannya?" tanya Len bersemangat.

"Tantangannya ad-"

"Coba sebutin ciri-ciri pacar lu saat ini!" potong Yuu.

.......

"Yuu, lu serius?" tanya Piko.

Krik krik krik krik.

*Insert gagak noise :v*

"Hhh...ya udahlah, gue spill aja. Cewek, rambutnya kuning, mata gak inget, pokoknya kebiruan, pake pita warna pu...tih." Piko menggantungkan kalimatnya saat Len sudah mengeluarkan death glare padanya.

"Lu bilang apa tadi? Pake pita putih?" tanya Len tajam.

Kelanjutannya? Tanyakan pada seorang Kagamine Len.

[]

[Audisi]

"Oke, Tonio. Kamu boleh kembali ke penginapan sementara." ucap Lola.

"Selanjutnya, Utatane Piko." panggil Miku.

"Akhirnya giliranku tiba." itulah hal yang dikatakan Piko saat namanya dipanggil.

(Btw, disini mereka dipanggil pakai abjad huruf depan nama lengkapnya ya-!)

Lantas, Piko pun melangkah menuju ruang audisi dengan wajah berseri-seri.

Kalau dia boleh jujur, sebenarnya dia mengikuti audisi itu karena diajak oleh Kagamine bersaudara. Awalnya, Piko tidak tertarik.

Tapi, seminggu setelahnya, Piko melihat poster penerimaan Vocaloid baru, gambar keduanya pun terpampang di dalam poster itu.

Electric Orange (?) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang