Nenek, itu apa nek tulisan di lukisan itu nek
* Nenek dan Evan melihat ke arah lukisan tersebut, terlihat bahwa lukisan itu bertema islamik
" Oohh, itu dibaca nya apa coba? "
Hmm itu kan tulisan nya ALLAH ya!
*Nenek yang marah dan geram mendegar itupun memberitahu Evan bahwa apa yang dia ucap itu salah
" SSHHTT!!, BUKAN itu tuh dibaca nya auloh, walaupun tulisan nya ALLAH tapi dibaca nya auloh oke? "
*Evan mengangguk mengerti dan mengikuti apa yang nenek katakan
" Itu auloh nek ALLAh dibaca nya auloh nek!! "
*Nenek senang melihat Evan mudah mengerti
" Iya iya betul bener begitu, cucu nenek pintar yaa! "
Tak lama setelah itu datanglah mamah nya Evan, anak dari nenek nya Evan bernama Tati
*Nenek membuka pintu rumah, karena terasa ada yang mengetuk ngetuk pintu rumah
" Evann, ada mamah nih "
*Evan berlari menuju mamah yang hendak membuka lebar tangan nya untuk berpelukan
" Mahh mamah gak pergi kan? Jangan pergi maa jangan tinggalin evann Huaaaa *menangis histeris "
Mamah Evan menjawab kesedihan Evan dengan rasa tulus
" Iya iyaaa, mamah gak tinggalin kamu makanya tidur yuk, udah jam 10 tuh tidur tuh tidur ayok dibawah "
Evan bersama dengan mamah nya dan nenek nya pergi ke lantai bawah dari 2 lantai rumah dengan satu ruangan bawah
Nenek meminta Evan untuk tidur di paha nya
" Sini Evan tiduran sama nenek, dipaha nenek sini "
Evan menolak dengan keras
" ENGGA! POKOKNYA MAU DI PAHA MAMAH!! "
Nenek pun memperlihatkan muka sedih, sepertinya tidak senang dengan nada kasar Evan dan kekasaran Evan
" Iyaudah sinih di paha mamah sini, kamu jangan kayak gitu teriak teriak sama nenek "
" Tapi Evan mau nya di paha mamah "
" Yaudah di paha mamah, minta maaf ke nenek "
Evan sedih, lantaran dirinya di ceramahi oleh mamah nya sendiri akibat ketakutan nya dengan mamah nya yang takutnya pergi lagi.
Evan pun meminta maaf ke nenek karena merasa bersalah membuat mamah marah dan sedih
" Iya nek maafin Evan ya nek, Evan kenceng tadi nada nya "
Nenek mengangguk, memaafkan Evan dan membiarkan Evan tidur di paha mamah, dengan lampu yang mati dan dinyalakan sebuah lilin untuk sebagai penerang, hanya satu lilin
Setelah Evan tertidur lelap, terdengar sedikit percakapan mamah evan dengan nenek...
" Yah mau gimana lagi mah ( nenek ) "
" Terus ini si Evan gimana, emang kamu tega biarin dia begitu aja "
" Aku tau ini berat mah ( nenek ), tapi "dia" udah keterlaluan sama saya mah "
" Yaudah, mamah percayakan keputusan ini ke kamu "
Berlanjut.....
