"Kalau mendung belum tentu hujan, berarti ada kemungkinan kalau kamu tertawa itu belum tentu bahagia"
Pagi hari kali ini langit terlihat berbeda, langit tidak memperlihatkan Mataharinya yang selalu Terang benderang menyinari Bumi, kali ini langit terlihat sedih, tidak seperti biasanya, langit memperlihatkan Mendung nya..
Tidak hanya langit yang terlihat sedih, ada seorang anak yang sedang menangis karena merindukan sosok Ibu yang selalu ia rindukan.
"I-ibu, m-mereka jahat"
Siapa itu? Ia selalu saja menangis.
Sepertinya ia sangat merindukan sosok Ibu nya yang sudah tiada itu.
Tak heran ia sangat merindukan sosok ibu, saat ia kecil ia selalu di peluk saat sedih, tapi sekarang?
Bahkan ayah nya yang keji itu sudah menikah dengan selingkuhan nya, sejak ia berumur 6 tahun ia selalu melihat kegiatan kotor ayahnya itu di kamar dengan selingkuhan biadab nya itu, ia sangat memiliki dendam pada ayahnya itu, kenapa? Karena ayahnya sering menyakiti ibunya, bahkan setiap malam ayahnya selalu membawa selingkuhan nya itu ke rumah, ia tak tega melihat ibunya yang selalu menangis setiap malam.
Sekarang keinginan nya itu hanya membalas dendam mendiang Ibu nya, tak lebih.
Jika ia bisa, sejak kecil ia sudah melukai ayahnya itu, tapi tak mungkin ia bisa, ia hanyalah seorang anak kecil yang tidak tau apa-apa, bahkan ia sejak kecil selalu di bully.
Tapi ia tak pernah balas perbuatan teman-temannya itu, ia hanya tersenyum.
Entahlah, mungkin bagi temanya aneh, tapi ia sudah di ajarkan oleh ibunya untuk tidak pernah balas dendam, tapi sekarang berbeda.
Ibunya selalu bekerja tanpa henti, tapi si brengsek itu selalu meminta uang kepada ibu untuk mabuk dan memberikan selingkuhan nya itu uang, si brengsek itu tak pernah bekerja, ia selalu bermalas-malasan.
Tiada hari tanpa mabuk bagi dia sepertinya.
ESTÁS LEYENDO
Hujan Di Luar, Menetes Di Pipi
Novela JuvenilLauna, ya itulah nama seorang anak yang merindukan sosok Ibu yang selalu di sisinya "Ibu jahat, Ibu kenapa ninggalin aku 'sendiri' di sini? Mereka jahat Bu.." Launa selalu menangis setiap malam, bahkan Launa sudah pernah mencoba untuk mengakhiri hid...
