Mature Content !
So Happy Reading
.
.
.
☘️☘️☘️
Saat Ini Calista dan satu orang temannya sedang Menyemangati kekasih mereka, yang tengah bertanding basket di lapangan dengan lawan murid dari kelas sebelah.
Namun, entah Mengapa hatinya tiba-tiba meradang. saat tau, ada gadis lain yang ikut menyoraki nama dari sang kekasih. Dia Juli, gadis kelas sebelah yang katanya cantik. Menurut Calista, Juli itu bukan gadis yang cantik, tapi Sok Cantik. dan Jangan lupa Gadis itu sering sekali cari perhatian alias caper ke banyak orang termasuk pada kekasih nya. Terbukti dengan apa yang tengah gadis itu lakukan saat ini.
"Jean Semangat, aku yakin kau pasti menang." Teriak gadis bernama Juli, Dan di balas senyuman tipis oleh pria yang bernama Jeon Jean itu.
"Dih, apaan tuh si cabe. Ganjen
Banget ke cowok orang." Ujar Anne sinis, ia tak begitu menyukai gadis bernama Juli, yang menurutnya sok cantik itu.
"Iya bikin kesel banget anjir, yang cowoknya juga nangepin pake senyuman pula. Bikin bad mood aja. Udah ah, mending gue cabut. Malas gue lama-lama di sini." Calista beranjak pergi meninggalkan area lapangan basket tersebut.
Roseanne sebenarnya ingin mengikuti sahabatnya. Namun ia masih ingin melihat Kekasihnya, Justin. Yang kebetulan tengah ikut bertanding juga. Gadis itupun memutuskan untuk tetap duduk di tempat nya.
•••
POV Kantin sekolah.
Calista, saat ini tengah makan siang di kantin. Biasanya Ia akan ke kantin dengan Jean sang kekasih. namun karena masih sedikit kesal dengan kekasihnya itu. gadis itu pun memutuskan untuk ke kantin sendirian.
Tak lama, saat dirinya tengah makan mie ayam yang dia pesan. Jean kedua orang temannya, Justin dan Bram ikut duduk di meja yang sama dengan dirinya. Tapi Calista menghiraukan keberadaan mereka bertiga.
Jean merasa heran, kekasih nya itu tidak seaktif biasanya. Tapi Jean masih berfikir posisi. Kemudian pemuda itupun mencium pipi Calista dengan Lembut. "Kok gak nungguin aku si yank?."
Calista mengacuhkan pertanyaan dari sang kekasih, pokoknya dia masih kesal akan kejadian tadi pagi. Tapi nampaknya Jean tidak peka dan sadar juga.
Benar-benar menyebalkan!
"Aku Nanya Lo yank, kok gak di jawab sih?" Jean masih berusaha mengajak Calista bicara. Dengan sesekali mengelus pipi gembul si gadis, Namun lagi-lagi Calista tak menanggapi pertanyaan nya.
Jean melirik kearah dua temannya. Namun kedua temannya itu hanya mengangkat bahunya, seolah tak tau menau akan terdiam nya Calista saat ini.
Tak lama presensi Anne pun ikut bergabung ke meja mereka, dan langsung duduk di samping Justin.
"Lis, Lo gak pesenin makanan buat gue?"
"Gak! Lupa gue." Jawab Calista singkat.
"Lupa apa lupa?" Anne memastikan dengan nada yang jahil.
"Ya emang lupa Anne."
Saat ini yang membuat Jean Terheran, kenapa Calista hanya menjawab pertanyaan dari Anne. Tapi saat dirinya yang bertanya malah di abaikan oleh gadis itu.
"Yank, aku punya salah ya sama kamu. Kok dari tadi diemin aku terus sih." Ucapnya dengan bibir yang mengerucut.
Anne yang tahu pun, langsung peka akan situasi saat saat ini. "Makanya jadi cowok jangan sok tebar pesona sana-sini. udah punya cewek, masih aja Tepe-Tepe ke cewek lain. Dasar buaya!" Celetuk gadis berambut pirang itu dengan sinis.
YOU ARE READING
RANDOM STORY LK || LIZKOOK
Horror[Mature 🔞] Oneshot Liskook✅ Warning⚠ Yang masih di bawah umur menjauh lah dari lapak ku. Bijaklah Dalam membaca!
