chap 1

10 2 0
                                        

Hallo everyone, ini adalah cerita yang aku komitmen kan untuk selesai dalam 3 bulan dengan 50+ bab (ini juga event dari glorious publisher). So, tolong tunggu, dan jangan lupa like, komen🌹

(Happy reading dear)

______________🌹🌹_______________

Prolog

Brumm Brummm

Suara motor yang berada di salah satu lokasi balap liar mampu mengalihkan atensi beberapa orang. Sang pemilik memarkirkan motornya di dekat sekumpulan remaja, membuat mau tak mau mereka melihat kearahnya.

Perlahan helm dilepas dari kepala, dan ketika sudah terlepas, turun lah rambut bergelombang panjang berwarna hitam gradasi coklat. Serta wajah cantik menjurus imut, menyihir siapa saja yang melihatnya.

Mereka, sekumpulan remaja itu seketika cengo melihat wajah cantik sekaligus imut itu. Wanita itu perlahan turun dan berjalan kesamping mereka, untuk melihat balapan yang akan dilakukan.

Satu satunya perempuan yang berada di dalam kelompok remaja, melihat 'wanita' itu dengan tatapan sinis nya.

"Caper" ucap perempuan di dalam kelompok itu.

Sang wanita yang biasa dipanggil Alxaviera itu menoleh,

"Gw?" Tanya nya

"Yaiyalah, siapa lagi, lo doang yang caper deket deket ke sini" balas perempuan itu sinis.

"Lah, gw mau nonton balapan, lagian lo siapa si, seenaknya ngatain gw, lo kali yang caper. Ngapain didalam sekelompok pria? Heh." Balas Alxaviera

"Hello, gw ini princess nya geng ini, lo gatau ya? Yaiyalah lo kan kudet. Gw satu-satunya anggota cewe dari geng ini. Lagian suka-suka hati gw dong." Balasnya songong yang diacuhi Alxaviera.

Perempuan itu yang melihat ia diacuhkan pun murka. Dengan lantang dia berteriak.

"HEH BITCH, GW TANTANG LO BALAPAN." Tetapi, tetap saja diacuhkan oleh Alxaviera. Tentu saja, hal itu membuat perempuan itu semakin murka. Sedangkan sekelompok remaja pria disana hanya bisa terdiam dan melihat.

"Heh, tukang caper. Lo takut? Pengecut" ucap perempuan itu sekali lagi. Tetapi mampu membuat Alxaviera menoleh.

"Okey, gw terima tantangan lo. Tapi kayanya ga seru deh kalau gada taruhan." Ucapnya bersmirk

"Oh tentu saja, lagian gw ga yakin lo mampu ngalahin gw, secara gw ratu balap disini. Lo mau apa?" Ucap perempuan itu semakin menjadi-jadi.

"Hmm, gimana kalau dia, jadi babu gw selama 3 bulan kalau lo kalah. Dan gw bakal jadi babu kalian selama 3 bulan kalau lo menang." Ucapnya sambil menunjuk kearah seorang pemuda, yang memiliki aura kuat.

Sontak perempuan itu melihat kearah telunjuknya, dan shock. Para pria pun tak kalah shock melihat 'sang ketua' dijadikan barang taruhan.

"O-okey, selamat kalah, bitch" ucap perempuan itu, sontak membuat pria yang dijadikan taruhan menatapnya tajam.

"Apa-apaan sih lo." Ucap pria itu tak terima.

"Tenang aja, rey, toh gamungkin kan gw kalah? Secara belum ada yang mampu mengalahkan gw selama ini." Ucapnya yakin, yang mau tak mau diangguki oleh pemuda yang dipanggil 'rey' itu.

"Bos, lo yakin?" Tanya salah satu dari mereka.

"Biarin, gw ga yakin tu cewe bakal menang" ucap rey dengan menunjuk perempuan itu dengan dagu nya.

"Lagian kan lo tau kemampuan si bella." Salah satu dari mereka kembali berujar.

Kemudian, dua cewe itu turun ke arena dan bersiap-siap

Kemudian, dua cewe itu turun ke arena dan bersiap-siap

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

(Abaikan merk motor, ini cuma contoh)

Motor Ninja berwarna hitam itu membuat siapapun terpana, seorang wanita berpakaian sexy menggenggam bendera mini berwarna hitam merah tepat ditengah-tengah 2 orang itu.

Bersedia, three..... Two.... One....

Bersamaan dengan jatuhnya bendera itu ke aspal, kedua motor itu meleset dengan cepat. Hingga menimbulkan bunyi nan sangar.

Putaran demi putaran, Bella yang merasa Alxaviera tak akan mampu mengalahkan nya hanya tersenyum bangga. Tak tahu jika Alxaviera sudah menyiapkan rencana untuk mempermalukannya.

Beberapa detik sebelum finish, tepat ketika ada belokan, Alxaviera menaikkan speedometernya hingga mentok, dan membuat cornering dengan sempurna. Membuat dia menang dan Bella kalah telak.

Finished

Prok prok prok

Suara tepuk tangan menggema setelah mereka memproses kejadian. Banyak kata-kata pujian yang membuat sekelompok pria itu kepanasan.

"ARGHHH" Bella berteriak marah dan menghampiri Alxaviera.

"So, gw menang. Ketua lo jadi milik gw selama 3 bulan." Ucapnya bersmrik kepada bella. Membuat bella semakin emosi.

"Gw gamau." Rey pun menolak mentah-mentah ketika sudah sampai didepan Alxaviera.

"Ga masalah, boy, sini." Panggil Alxaviera kepada panitia pengada balapan. Setelah boy sampai, segera boy bertanya ada apa.

"Giman kalo lawan menolak memberikan taruhan yang sudah dipasang?" Tanya Alxaviera.

"Bakalan di diskualifikasi dan tidak boleh mengikuti balapan lagi." Ucap boy yang membuat Alxaviera tersenyum.

"So? Lo pilih jadi babu gw, atau lo lari dengan gelar 'pengecut'." Tanya Alxaviera tak menoleh ke orang yang ditanya.

"Arghhh, okey, gw jadi babu lo 3 bulan. Puas? Dan lo bella, mulai sekarang lo out dari geng gw." Rey yang merasa terpojok pun menerima dengan berat hati.

Bella yang mendengar ia dikeluarkan dari mulut Rey tak terima. Protesan dilayangkan, tak membuat Rey mengubah ucapannya. Sedangkan anggota Rey, hanya bisa menonton perdebatan mereka, tanpa ikut campur.

"DENGER, COWO YANG ADA DI DEPAN GW SEKARANG MUTLAK JADI MILIK GW, BABU GW. KALIAN JADI SAKSI DIA MENERIMA TARUHAN." ucap Alxaviera berteriak, yang diangguki oleh semuanya. Bella yang kepanasan pun langsung pergi dengan malu. Malu karna di keluarkan secara tidak hormat, malu karna dia yang notabene nya ratu balap, dikalahkan oleh anak baru. Sedangkan Rey sudah mengusap wajahnya kasar.

"Lo, jangan coba-coba kabur. Atau lo bakal dicap pengecut." Ucap Alxaviera memperingati, membuat Rey mau tak mau mengangguk.

'gw benci sama lo bella, apalagi lo, perempuan aneh' batin rey.

________________

Ini sekalian chapter 1 ya. Jadi besok up tinggal chapter 2. Soalnya kalo prolog ini kepanjangan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 01, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

RACHE Where stories live. Discover now