Eksistensi Harrison menjadi kunci terkuaknya seluruh hal yang tidak diketahui oleh Mikael termasuk alasan mengapa dirinya harus memilih sang pemilik hati atau keluarganya?
Start : 21 Desember 2022
End : -
Mikael- pemuda tampan setengah manis itu tengah memperhatikan beberapa dokumen diruangan miliknya hingga ketukan pintu sedikit membuyarkan fokusnya.
"Masuk." ujarnya dengan masih berkutat pada berkas.
"Selamat pagi, Tuan Muda. Tuan Besar memerintahkan saya untuk menyeleksi beberapa orang untuk menjadi pengawal pribadi anda terkait dengan kasus penembakan yang terjadi saat anda melakukan kunjungan amal milik Nyonya besar."
Mikael mendongakkan kepalanya dan melihat pria paruh baya yang menjadi tangan kanan sang ayah sembari tersenyum kecil.
"Baiklah. Aku melakukannya karena keinginan Paman Joel bukan karena Daddy. Bawa orang itu kehadapanku."
Joel tertawa kecil melihat putra sang atasan sekaligus sahabatnya itu sembari membungkukkan kepalanya kecil.
"Baik, Tuan Muda. Beristirahatlah sejenak dari berkas itu atau keriput di sekitar matamu akan seperti milikku."
Mikael menatap Joel dengan pandangan panik sembari membuka kaca kecil miliknya dan mendengus kecil,"Paman jangan menakutiku, aku ini awet muda seperti mami tahu!"
"Michell memang awet muda karena itu dia mewariskan matanya padamu. Aku akan memanggil orang yang akan menjadi pengawal mu. Saya permisi Tuan Muda."
Joel membungkuk dan berjalan keluar dari ruangan besar itu meninggalkan Mikael yang melihat berkas diatas meja dari asisten Daddy nya itu.
"Harrison Lee, 23 tahun, mahir beberapa bahasa asing? Hm. Tidak buruk, siapa tahu dia juga membantuku saat bertemu klien yang memiliki bahasa yang serupa kan?" acuhnya pelan kemudian meminum air yang berada diatas mejanya dengan hikmat.
.
.
"Tuan Muda agak sedikit teliti, kuharap kau tidak tersinggung apabila ditanya mengenai privasimu, Lee."
Harrison- pemuda itu mengangguk sopan pada seseorang yang akan membawanya kepada seseorang yang akan menjadi atasannya. Menjaga seseorang yang sudah menyewanya tentu saja menjadi kesempatan baginya.
Saat mereka memasuki sebuah ruangan itu, mata bambi Harrison sedikit berpendar dan menatap kepada pemuda yang memiliki surai silver sedang sibuk dengan kegiatannya.
"Permisi, Tuan Muda. Aku akan mengenalkan Harrison kepada anda yang akan menjaga anda kedepannya."
Saat Mikael mendongakkan kepalanya menatap pemuda bersurai hitam itu membuat Harrison sedikit tertegun dengan postur wajah pemuda manis yang akan menjadi pewaris Lourent Group itu. Mata bulat seperti anak anjing, bibir sewarna cherry dan tebal yang indah serta hidung mancung diwajahnya benar-benar memperindah sosok dihadapannya itu.
Is he god favorites?
"- kasih sebelumnya untuk menjagaku. Mr. Harrison, bisakah kau sedikit fokus untuk mendengarku?"
Harrison sedikit mengerjap lalu menganggukkan kepalanya sopan, "Maafkan aku Tuan Muda. Namaku Harrison Lee.”
"Baiklah. Semoga kau tidak keberatan untuk mempertaruhkan nyawamu saat menjagaku." ujar Mikael sembari mempertahankan senyumnya diikuti Harrison yang membungkukkan kepalanya sopan.
Mikael menganggukkan kepalanya sekilas kemudian menoleh kearah seorang pemuda yang tak jauh darinya.
"Jonathan, jadwalku setelah ini?"
"Jadwal anda hari ini adalah makan siang dengan investor kita dari Spanyol dan dilanjutkan dengan dinner bersama Menteri Riset dan Teknologi, Tuan Muda."
"Sshh, panggil Mikael apa susahnya? Panggilan itu terdengar kolot jika kau menggunakannya." semprot Mikael sebal yang kemudian mengundang gelak kecil dari sekretaris sekaligus sahabatnya itu.
"Oh, itu tandanya kak Harrison bisa membantuku karena kau menuliskan bisa beberapa bahasa benar? Baiklah, ayo ikut denganku."
Harrison tersenyum kikuk kemudian menganggukkan kepalanya ragu dan menghela nafasnya berat.
'Kukira aku hanya menguras tenagaku saja disini tetapi otakku juga ternyata. si Daniel bangsat Anderson itu mengirimku kesini, awas saja.' batinnya merana.
The Character
Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.
Mikael de'Montaigne Louisse Mika 22 y.o Last child of Jefferson Louisse and Michelle de'Montaigne
Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.
Harrison Nathaniel Lee Harry 23 y.o He's doesn't have any siblings
Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.
Jonathan Alexander 21 y.o Mika's Secretary also Mika's bestfriend Fiancee, Christopher Jayden