A-A.01

135 10 1
                                        

Hola guys!!!
Ara back dengan cerita baru yang masih segar hehehe...😁😁
I hope you guys enjoyyy....
💜🤗Happy reading🤗💜

~~^~~

Di SMA Bangsa Bersatu tepatnya di sebuah kelas ada seorang murid yang tengah termenung di bangkunya dengan teman satu bangkunya yang menatap murid itu sendu. Mereka baru saja membahas sesuatu.

"Sumpah, kenapa sih Kakak lo nggak tau diri banget jadi orang, Sya!" geram teman sebangkunya dengan wajah memerah dan mata berkaca.

"Gue juga nggak tau Sar mungkin karena dia udah benci banget sama gue dari kecil." Ucap murid yang dipanggil 'Sya' itu.

"But what's the reason?! Why does she hate you so much when you are his sister! Twin sister! You are twins!" Kata sang teman sebangku yang dipanggil 'Sar' itu dengan menggebu.

"At fisrt i was confused like you but eventually i found out that she doesn't like to share, she doesn't like it when our parent's attention and affection are shared equally with me and..... you know she loves my boyfriend....... since a long time even before us having a relationship." Tutur murid itu dengan air mata yang menetes, yeah dia baru saja tau hal itu kemarin saat dia tanpa sengaja membaca diary sang kembaran.

"Holy shit! How dare she!" marah si teman sebangku dengan umpatannya.

"Sarah, apa aku melakukan dosa yang sangat besar di masa lalu sampai aku mendapat cobaan sebesar ini? dan hal ini juga karena saudari gue sendiri." ucap si murid itu dengan tatapan sedihnya membuat si teman sebangku yang bernama Sarah itu merasakan apa yang sahabatnya itu rasakan.

"Maybe, yes. Aku rasa dosamu seperti dosa Alessa si pemeran utama dalam novel 'Where my happiness' oh at-aduuhhhh sakit Sya!" kata Sarah dan mengaduh kesakitan akibat tabokan sayang dari si murid itu.

"Yakali gue kayak si Alessa yang nggak tau diri, serakah dan nggak bisa bersyukur sama sekali itu! Heh! Kalau gue jadi Alessa ya gue bakal macarin si Mas ganteng, bakal pulang ke rumah si hot Daddy dan bakal hancurin para perebut itu terutama si Evelyn itu!" ucap si murid menggebu membuat Sarah menatap tak suka pada sahabatnya.

"Hei! Evelyn bukan perebut ya Alisya Margaretha Ariatama! Dia tuh cuman mengambil apa yang diabaikan sama Alessa! Ya Alessa-nya aja yang gobloknya nggak ketulungan!" kata Sarah tak suka sang idola dihina oleh sahabatnya itu.

"Dih, lo bisa ngomong gitu tapi kenyataannya si Evelyn itu udah ngincer Mas ganteng gue! Dia aja caper kan sama Mas ganteng gue biar bisa dekat dan dapetin Mas ganteng!" ujar Alisya.

"Goblok! Itu namanya strategi!"

"Dih strategi apaan! Dia aja yang kegatelan."

"Sah - sah aja dong orang Alessa sama Alejjandro nggak ada hubungan apa – apa!"

"Ihhh.... nggak bisa dong, Alejjandro tuh cocoknya sama Alessa! Nggak cocok sama Evelyn!"

"Dih, lo bilang gitu karena nasib kalian sama ya."

"Anjing! Apanya yang sama sat?"

"Sama – sama berusaha buat orang tuanya ngelihat dia, iya kan. Bedanya lo, Bokap sama nyokap lo sayangan sama Alia setan itu nah kalau Alessa kan nyokapnya doang."

"Bangsul! Beda ya!"

"Sama, lo nya aja yang nyangkal."

"Hissshhh..... beda Sar!"

"Sama Sya, udahlah lo terima aja."

"Asyuu lo."

Sarah tertawa melihat wajah sang sahabat yang kesal itu dan tak terima akan ucapan itu namun apa yang dikatakan Sarah memang benar, Alessa dan Alisya memang memiliki kesamaan nasib, sama – sama diabaikan orang tua hanya saja Alessa masih memiliki Ayah yang sangat menyayanginya. Mereka yang sama – sama berjuang akan hal itu namun bisa dibilang Alessa lebih memiliki banyak keberuntungan sedangkan Alisya memiliki banyak kesialan.

Second Life of AlisyaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang