Adopted!
-
"Liat! Meng yang itu kurus banget!"
"Mana?"
"Itu, tuh! Eh, dia nyamperin! Sini sini, meng!"
Wajah Clara sumringah. Lekas ia berjongkok. Tangannya langsung sibuk bermain dengan si Meng. Lawan bicaranya menghela napas. Tak lama, ia ikut berjongkok. Tangannya tak mau kalah mengelus kepala si Meng.
"Dia udah makan belum, ya? Retoris Clara.
"Coba tanya," Jawab Calvin tetap menimpali.
"Meng, kamu udah makan?"
Calvin mengerutkan dahinya. Beneran ditanya, ujarnya dalam hati.
"Meong..." Meong si Meng tiba-tiba.
"Ooo belum..." Ucap Clara menimpali si Meng.
Dahi Calvin makin mengkerut. "Kok belum?!"
Clara bergeming. Tangannya masih sibuk bermain dengan si Meng.
"Cal,"
"Hm?" Ketus si pria kurus. Ia baper karena atensinya dicuri oleh kucing mungil antah berantah itu.
"Bisa ngga kamu beliin dia makanan? Kasian, dia kurus banget soalnya," pinta Clara. Matanya sedikit meredup, iba melihat fisik si Meng.
Lantas Calvin berdiri. "Bisa."
"Serius? Makasih, Ical!" Ucapnya sambil menengadah melihat Calvin yang sedang tersenyum aneh ke arahnya.
"Bisa mikir ngga? Mana ada yang jual makanan kucing di taman kayak gini," ujar Calvin lembut tapi penuh penekanan.
Clara murung lagi. "Iya, ya..." Polosnya.
"Kucing suka makan cilor, ngga?" Tanya Calvin tiba-tiba.
"Ga tau," Jawab Clara seadanya.
"Coba tanya."
"Kamu suka cilor ngga, Meng?"
Calvin tersenyum pasrah. Lelah dengan tingkah wanitanya.
-
To be continued.
DU LIEST GERADE
Adopted!
Kurzgeschichten"Mau kita namain apa?" "Glan." "Glan?" "Iya. Nama panjangnya Glandangan." - © 2022 hanmadesomeshit
