*Bertemu*

4 2 0
                                        

'Jangan terlalu mudah percaya sama orang lain selama kamu tidak bisa membaca pikiran orang lain sekalipun itu keluargamu sendiri, karena kita tidak tahu apa isi pikiran orang itu'

Pagi hari yang lumayan cerah, seorang gadis masih bergelung di selimut nya dengan nyaman, dialah Viola gadis cantik dengan rambut panjangnya yang berwarna biru

"Vioo...!!!, bangun nak udah siang, hari ini kamu sekolah kan?? " Panggil wanita paruh baya yang Viola panggil dengan sebutan ibu, dia pun menghampiri Viola dan menepuk-nepuk pipinya

" Hoaamm... Apasi bu masih pagi ini 5 menit lagi yah Buu... "Ucap Viola sambil menguap, " Viola putri Adityawarman.... pagi apaan ini udah jam 7 kurang 20 ayo bangun nanti kamu terlambat... nih liat jam kalo ga percaya!... " Omel bu Tari.

"Haaaa!!! Ibu ko ga bangunin sii kan udah siang kan aduh Bisa-bisa aku dihukum huwaa ibuu... " Rengek Viola sambil bangkit dari tidurnya dan segera bergegas mandi, sedangkan sang ibu hanya menggelengkan kepala sambil membatin ' anak siapa ini kok gini
amat:) ' lalu pergi kedapur menyiapkan sarapan untuk Viola.

#skip selesai sarapan tiba-tiba ada dua orang asing mengetuk pintu rumah Viola

Tok tok tok " Assalamu'alaikum " Ucap kedua orang itu.
" Waalaikumsalam eh nyonya Reni, tuan Adit apa kabar ayo silahkan masuk nyonya..., tuan... " Jawab bu Tari dan merekapun masuk ke dalam rumah sederhana bu Tari, tidak terkecuali Viola yang ikut duduk bersama bu Tari.

Setelah bu Tari menyiapkan hidangan, mereka pun langsung membicarakan sesuatu yang mengejutkan bagi Viola, " Alhamdulillah kami baik bu..., bagaimana dengan ibu dan anak saya apakah baik2 saja? " Tanya bu Reni,
" Alhamdulillah baik juga kok... Nyonya, dan ini adalah anak ibu dia anak yang baik... ", balas bu Tari sambil menundukkan kepala karena sedih harus berpisah dengan Viola tetapi langsung dipotong oleh Viola karena bu Tari mengatakan bahwa Viola adalah anak bu Reni " Tunggu-tunggu... Maksud ibu apa ini kok ngomong gitu?... ", " Gini nak... Kamu sebenarnya adalah anak saya dan deddy Adit, apakah kamu tidak dikasih tau sama bu Tari?... ", tanya Reni pada Viola," Emm sebenernya saya mau ngasih tau tadinya bu tetapi menunggu waktu yang tepat..., emm maaf ya nak... ", " Benarkah..?, lalu kenapa baru sekarang menjemput saya?..., kenapa saya dititipkan pada bu Tari?.., apakah saya membuat kesalahan, atau tante ngga sayang sama saya sebagai anak kandung tante? ... "

"Tidak begitu nak, kami ada sedikit masalah, makannya kami menitipkan kamu ke bi Tari karna kami ingin melindungimu dari merekaa... " Ucap Reni sambil menitikkan air mata nya karena sedih mengingat kejadian selama bertahun-tahun yang baru berakhir 1 bulan lalu

#flashback on

"Apa yang kau inginkan dariku hah kenapa selalu mengganggu ketenangan ku??!!! Apakah saya mempunyai masalah denganmu selama ini??!!" Tanya Adit ayah kandung Viola pada saudaranya yang sedang berusaha menyerangnya dan juga istrinya, sedangkan Viola yang masih bayi berada dikamarnya, " Tidak ada yang kami inginkan selain kematianmu Adit!!, kami menginginkan hartamu agar beralih ke tanganku dan satu-satunya cara yaitu melenyapkanmu....!! "
Shrek.... baju lengan Adit pun sobek bersamaan dengan keluarnya darah dari lengan Adit
"Ahhk...!! " Rintih Adit kesakitan
Lalu menyuruh Reni agar segera pergi dari tempat kejadian sedangkan Adit berusaha melawan kakaknya "ren.. Pergilah dan temui bu Tari, lalu titipkan Viola kepadanya setelah itu kamu kabur dan tunggu aku di deket gang.... ",
" Tapi mas... ", sela Reni tetapi langsung disentuh bibir Reni oleh Adit agar tidak banyak bicara, lalu Reni pun pergi meninggalkan Adit dengan berat hati

#Skip sampai di rumah bu Tari

" Assalamu'alaikum bu, bu Tari tolong buka pintunya...", ucap ratu Reni sambil meneteskan air matanya, bu Tari pun segera keluar rumah dan membawa Reni masuk

"Nyonya minum dulu ini.... "
Setelah agak tenang Reni pun langsung menceritakan kejadian tadi dan menitipkan Viola kepada bu Tari,
"Bu maaf saya titip Viola yah nanti kalo situasi sudah membaik saya janji akan kembali lagi dan meminta Viola dari ibu, saya ada sedikit untuk biaya perwatan selama viola bersama ibu, dan ini untuk ibu juga ada sedikit ibu boleh gunakan uang ini untuk perawatan Viola dan biaya hidup barangkali sampai ia sekolah", "ini gak kebanyakan bu ?? "
"Ngga ko bu malah saya takut ini kurang.." Lalu bu Tari pun menerima dua amplop dari Reni dan berjanji akan merawat Viola seperti anak kandung sendiri karna bu Tari sendiri juga tidak dikaruniai anak

Amplop untuk perawatan Viola berisi ada cek senilai 10 triliun rupiah, beserta uang 25 juta cash

Amplop untuk bu Tari sendiri berisi cek senilai uang 100 juta rupiah

Stelah itu Reni pun segera pergi dari rumah bu Tari dan menuju gang yang dimaksud suaminya tadi,

sedangkan Adit yang sudah hampir tak berdaya mulai bangkit dan segera membuat tameng pelindung agar tidak merusak lingkungan sekitar karna Adit akan menggunakan kekuatannya agar segera selesai semuanya, Adit pun langsung menyerang saudaranya eh apakah masih pantas disebut saudara?? Setelah semuanya, oh tentu tidak sekarang dia adalah musuh Adit
"Terima ini bagas, kau telah menghianati ku, menghianati kerajaan beserta keluargamu..." Ucap Adit dengan lantang karena sudah habis kesabarannya
"Hhhiyattt....."seru Adit lalu keluarlah cambuk yang terlihat seperti ekor kuda yang dililitkan satu sama lain terkesan indah tetapi berbahaya jika terkena cambuk itu, cambuk itu terbuat dari berbagai bahan yang kuat seperti besi, tumbuhan rotan, cahaya, dan baja, didalamnya juga ada kekuatan petir jadi siapapun yang terkena cambuk itu akan merasakan sensasi disengat listrik bersamaan dicambuk, (uhh pasti nikmat wkwkk)
Adit mulai menghentakkan cambuk tersebut kearah Bagas lalu keluarlah petir bersahuta bersamaan dengan cambuk yang mengenai tubuh bagas,
"Argghh am.. Pun Adit, aku tidak akan mengulangi lagi pliss jangan bunuh aku, bagaimana dengan istri dan anakkku nanti jika aku mati?? ", ucap Bagas Terbata-bata karna sudah tidak berdaya, sedangkan Adit tidak menggubris karena beliau tidak suka ketika ada orang yang mengganggu keluarga kecilnya, setelah puas menyiksa Bagas, Aditpun segera membunuh Bagas lalu segera pergi ke gang yang ia bilang ke istrinya, tetapi...

Btw Adit adalah seorang raja di kerajaan pelangi di dunia sihir, beliau adalah raja terkuat dari raja sebelumnya karna dia hampir memiliki semua element termasuk element yang langka yang diturunkan dari para nenek moyang, sedangkan sang istri yaitu Reni adalah seorang dewi, yaps dewi bulan jadi dia memiliki kekuatan yang juga tak kalah kuat dengan sang raja walaupun hanya dua element tetapi itu hanya dimiliki oleh seorang dewi dan itu sangat kuat bahkan bisa menghancurkan seluruh kerajaan jika sang pemilik kekuatan menggunakan seluruh tenaganya

Adit (angin dan petir,mempunyai kemampuan teleportasi dan kecepatan,sedangkan senjatanya yaitu cambuk petir legendaris yang sangat mematikan)

Reni (cahaya (memancarkan dan menyerap cahaya) dan kinetik (bisa mengendalikan semua benda termasuk benda2 yang berat tetapi itu membutuhkan tenaga yang lumayan banyak), teleportasi

Viola memiliki semua element yang dimiliki kedua orang tuanya, tetapi yang paling sering digunakan hanya element dasar yaitu angin dan petir atau listrik dan kemampuan kecepatan, kecepatan termasuk kemampuan yang hanya dimiliki oleh pemilik kekuatan angin tetapi sering digunakan karna memang dibutuhkan, viola belum mengetahui kalo punya element yang lain selain element diatas...

Okey back to story
Tetapi tanpa Adit sadari ada seseorang yang melihat apa yang barusan Adit lakukan
Siapa dia, mimin akan bahas ini part yang lain okey..

VIORRENWhere stories live. Discover now