Part. 16

2 0 0
                                        

Sesampai di rumah dia hendak masuk ke rumah diurungkan niatnya.Dia masih terdiam di depan pintu.Dia mengingat kelakuannya yang buruk kepada Ae Soo."Mengapa aku memikirkan yeoja itu?akh!Sudahlah lupakan saja"batinya sambil masuk ke dalam rumah.Dia tak mendengar suara sedikitpun di rumah.Dia tak melihatku tertidur di sofa.Lalu dia menuju ke kamarku.Ya,disana aku sudah tertidur dan di alam mimpi.Dia mendatangiku sambil duduk di sampingku dan mengusap rambutku.Dia menatapku beberapa saat."Chagi,aku sudah berjanji padamu.Aku tak akan mengingkarinya.Selamanya.Akan selalu kupegang janjiku walau sesuatu terjadi di antara kita.Saranghae..."ucapnya lirih dan dibisikkanya kalimat terakhir itu di telingaku dan pergi meninggalkanku.Setelah dia benar-benar pergi,kubuka mataku sambil terdiam memikirkan kata Jung Seun tadi.Saranghae...nado saranghae oppa...,kuucapkan kata itu dan tiba-tiba air mataku terjatuh di bantalku.Dan kutatap cincin pemberiannya.Kemudian ku lanjutkan lagi acara tidurku dengan air mata di pipi karena ucapan Jung Seun.

    Hari demi hari telah berganti,dan Jung Seun di tempat kerja juga sudah menjadi dekat dengan Ae Soo.Di rumah,dia tetap seperti biasa denganku.Bagai tak ada air mata di hari-hariku.Tanpa sepengetahuan Jung Seun dan aku,Eun Ji yang ingin mendapatkan kembali Jung Seun tampak selalu mengawasi Jung Seun dari kejauhan.Dia seperti telah mempunyai rencana."Aku akan melakukannya agar kau benci yeoja itu dank au juga dibenci yeoja chingu mu itu dan kembali padaku.Kau akan datang lagi padaku chagi"kata Eun Ji dengan senyum rubahnya dan mengawasi kedekatan Ae Soo dan Jung Seun yang kini merupaka sahabat itu.

    Ae Soo yang rajin pun disuruh oleh pemilik bar untuk membuang sampah di luar.Sesampai di luar dia langsung membuang sampah sambil bersenandung.Saat hendak masuk kembali,tiba-tiba ada orang yang menyekapnya.Orang itu adalah seorang namja ber jas.Usaha Ae Soo untuk berteriak pun gagal.Kini Ae Soo dibawa masuk di sebuah mobil.Di sampingnya tampak seorang yeoja dengan tatapan sadis."Annyeong,Ae Soo"ucap yeoja itu yang ternyata adalah Eun Ji."Si-Siapa kau?"tanya Eun Soo."Kau tak perlu tahu siapa aku.Aku hanya mau kau melakukan tugasmu untukku.Jika kau bersedia lakukan itu,maka kau akan selamat.Jika tidak,kau akan tahu akibatnya"ancam Eun Ji."Wa-wae?aku tak tahu siapa dirimu mengapa kau tiba-tiba menyuruhku melakukan sesuatu?"protes Ae Soo."Aha...jangan banyak tanya atau kau akan kubunuh sekarang"ancam Eun Ji.Ae Soo tampak bingung dan ketakutan."O-Oke.Mwoya?"tanpa Ae Soo.Lalu Eun Ji menjelaskan tugas Ae Soo.Sebenarnya Ae Soo tak mau.Tetapi karena dia juga tidak ingin diancam,akhirnya dia menyetujuiya.

    Setelah selesai, Ae Soo berjalan menuju tempat kerja.Dia masih memikirkan hal tadi.Hal yang mungkin sangat membebani dirinya dan akan membuat masalah besar dengan Jung Seun.Tetapi dia juga tidak ingin dibunuh oleh yeoja tadi."Eotteokhae!eotteokhae!"ucapnya sambil memukul kepalanya sendiri karena dia tak tahu harus bagaimana lagi.Kini dia sangat bingung dan dia sebenarnya tidak mau melakukan hal ini,tetapi mau bagaimana lagi juga.Eun Ji juga mengawasinya dari kejauhan.Eun Ji tidak ingin Ae Soo berbohong kepadanya juga.

    Sesampai di tempat kerja,Ae Soo disambut dengan tatapan cemas oleh rekan-rekannya."Ae Soo ah,neo gwaechanna??"ucap seorang ahjuma yang merupakan istri pemilik bar tersebut."Ne,naega gwaehanna.Semua tak usah panik"jelas Ae Soo dengan sedikit ketakutan,dan dia pun menatap Jung Seun dan Jung Seun juga menatapnya dengan tatapan khawatir.Dia akan merasa bersalah dengan apa yang akan dilakukannya.

    Setelah itu Jung Seun pamit dan pulang.Di perjalanan pulang dia seperti dibuntuti seseorang.Sesekali dia menatap belakang.Dan setelah diawasi ternyata tidak ada siapapun.Sudah berkali-kali dia membalikkan badan,tetapi tidak ada yang mencurigakan.Tiba-tiba ponselnya bergetar,ternyata ada panggilan masuk dariku.Aku meneleponnya karena ada sesuatu.Jung Seun tampak senang mendapat panggilan dariku.Tetapi..."BUAKK"sebuah pukulan keras mengenai tubuh Jung Seun,dia pun pingsan dan ponselnya terjatuh.Dia langsung dibawa sang pelaku ke sebuah tempat.

Not Want Back to Last TimeWhere stories live. Discover now