Chapter 1 (Benar-Benar Terjadi)

46 2 2
                                        

"Aku hanya mempermainkanmu Serafim!" Julian angkat bicara. "Dasar penipu!" Serafim menimpali dengan emosinya.

-Serafim POV
"Dasar laki-laki keparat, semoga Tuhan membalasnya!" Sumpah serapah keluar dari mulut Sera.
Kringg...Kringg...Kringg!!! "Iya halo, dengan siapa? Dan ada apa? Iya saya Serafim, apa?? Ibu pingsan karena menandatangani surat cerai dari ayah? Iya, Bi saya segera kesana.."
Sera langsung menyetop taksi dan pergi menuju rumah sakit.

**1 minggu kemudian.....

'Dengan ini hak asuh anak diberikan kepada Ibu Shelen'. Sidang perceraian kedua orangg tua Sera berakhir. Sera keluar dari ruang sidang bersama ibunya dengan raut wajah yang berantakan, ia tak menyangka kebahagiaannya kandas hari ini juga.

Bayangkan saja, ibunya yang seorang ibu rumah tangga harus bekerja mencari nafkah untuk hidupnya. Menjadi buruh cuci, dan setrika pakaian, miris!

-Sera POV
"Mengapa nasibku buruk sekali? Aku tidak ingin membebani ibu dengan biaya kuliah, bagaimana..." sebelum Sera melanjutkan gumamannya, seseorang memanggilnya, "Afimmmm... !!!!!" Pandangan Sera beralih pada orang tersebut, semakin orang itu mendekat, Sera menyadari bahwa orang itu memiliki wajah yang tak asing.
"Heii! Aku merindukanmu, Dan...

~TBC (To be continue..)

RecoveryWhere stories live. Discover now