Cahaya matahari masuk melewati sela sela jendela ke sebuah gudang dan membangunkan gadis cantik yang sedang tertidur di lantai gudang hingga membuat gadis itu terbangun dari tidurnya , gadis itu adalah Zahra
"Enghh..." Lenguh Zahra saat tidurnya terganggu
"Akhirnya bangun juga kau " ucap seseorang kepada Zahra
"Aaaa.. ayahh..," ucap Zahra bangun tidur
" Ayah kesini pasti mau membebaskan Zahra kan ayah , Zahra tidak bersalah ayah " ucap Zahra sendu
" Membebaskan dalam mimpimu" ucap ayahnya Zahra sambil menekan setiap katanya
"Ayah hiks.. , tolong percaya Zahra ayah hiks... itu bukan salah Zahra ayah hiks... " ucap sendu Zahra dengan menahan tangis nya
" Lalu jika itu bukan salah mu LALU SALAH SIAPA BODOH " ucap ayah Zahra kasar , setelah mengatakan itu ayah Zahra meninggalkan Zahra kembali di gudang berniat tetap mengurung Zahra di gudang , tapi sebelum ayah Zahra melangkahkan kakinya untuk pergi Zahra memegangi kaki kiri ayahnya tersebut.
" Ayahhhh , tolong bebaskan Zahra "
" Zahra enggak mau di kurung di gudang "
" Tidak semudah itu kau keluar dasar anak tidak tau diri , kau sudah membuat salsa adikmu sendiri terluka hingga dirawat di rumah sakit jadi inilah hukuman yg harus kau tanggung " ucap ayah Zahra
"Plak ..."
"Plak ..."
"Plak..."
3 kali tamparan mendarat di pipi Zahra
Zahra sedikit schok karena ini pertama kalinya ayahnya bermain tangan kepadanya setelah bundanya meninggal
"KAU TAU KARNA KAU MEMBULI SALSA DIA MASUK RUMAH SAKIT KAU TAU HAH.." bentak ayah Zahra
" Plak...."
" Plak..."
" Plak... "
3 kali tamparan lagi Zahra dapatkan
" Ayah ayah harus percaya dengan Zahra ayah hiks.... " Ucap Zahra dengan Isak air matanya
"LEBIH BAIK KAU PERGI SAJA DARI RUMAH INI JIKA KAU SELALU MEMBULI SALSA "
setelah mengatakan itu ayah Zahra menyeret Zahra untuk keluar dari rumah
" Ayah jangan usir Zahra ayah hiks "
" Ayah"
"Ayah , harus percaya Zahra ayah "
" Hiks... Ayah "
"Bruk .."
"PERGI KAU DARI SINI , DAN JANGAN PERNAH KAU MENGINJAKKAN KAKI MU DI RUMAH INI LAGI " ucap ayah Zahra
*flashback on*
Saat Zahra ingin pergi ke kelasnya saat di tangga ia bertemu dengan adik tirinya salsa
"Hallo Zahra " ucap orang itu
" Salsa " ucap Zahra sambil terkejut
" Kau sungguh terkejut ya kakak tiri ku Zahra " ucap salsa dengan seringan mengerikan
" Ada apa salsa , aku tidak berbuat apa apa padamu "
" Kau memang tidak berbuat apa-apa kepadaku "
" Kalau begitu aku mau ke kelas dulu ya sal "
" Kau mau kemana cepat sekali ingin pergi "
" Aku ingin ke kelas sal "
" Sebelum kau ke kelas ingatlah ini Zahra "
" Ada apa lagi sal "
" Ingatlah bahwa sebentar lagi semua orang pasti akan membencimu hahahaha" ucap salsa yang di akhiri dengan tawanya
ВЫ ЧИТАЕТЕ
The End
Художественная прозаBagaiman jika seorang gadis yang sangat di segani oleh banyak kalangan jatuh cinta dengan seorang gus?, bagaimana jika ternyata dia malah dijodohkan dengan seorang ketua mafia yang sangat disegani Zahra Jasmine Antanra Gadis yang sangat di segani...
