Pertengahan musim gugur di belahan benua Eropa. Seseorang tengah melamunkan segala sesuatu yang telah ia lalui dalam hidup.
Rambutnya yang memutih serta kulitnya yang sudah berkerut seakan memberi petunjuk bahwa telah banyak yang ia lalui, entah kenangan indah atau kenangan yang seumur hidup ingin ia lupakan.
"Kau tahu, apa yang sejauh ini aku lalui? hingga akhirnya aku memutuskan untuk menua di tanah ini, tanah yang berjarak ribuan kilometer dari tempat aku dilahirkan."
Gadis muda di depannya menggeleng. Tentu saja ia tak tahu, wanita tua yang ia panggil nenek tersebut bahkan tidak pernah menyebutkan kota tempat ia dulu dilahirkan.
"Kehidupan tidak akan selamanya abadi, kan? aku akan mati, mungkin tidak lama lagi. Setidaknya aku harus memiliki keberanian untuk menceritakan kisah ini kembali. Kisah yang sejujurnya tidak ingin aku ingat, tetapi selalu tersimpan dengan rapi di dalam sini."
Suara angin di musim gugur terasa lebih nyaring kala itu. Nenek tua di hadapan gadis tersebut memegang dadanya, seakan mempersiapkan segala kenangan manis dan pahit yang selama ini ia tutupi untuk pada akhirnya ia ceritakan.
"Itu terlihat sulit untukmu, Nek. Sudahlah, jika memang harus kau rahasiakan, aku tidak jadi ingin mendengarnya."
Gadis itu tersenyum, menuangkan teh hangat ke dalam cangkir putih bermotif bunga milik neneknya.
"Celline, aku melihat jiwa mudaku dalam dirimu. Setelah aku menceritakan semuanya, boleh jadi ini akan menyelamatkan kehidupanmu."
"Benarkah? kalau begitu ayo ceritakan segalanya, Nek. Aku akan dengan setia mendengarkannya!"
Gadis muda itu tersenyum menatap wanita tua di hadapannya, matanya berbinar. Ia pikir cerita tersebut akan mirip seperti biografi orang sukses. Namun ia salah besar. Setengah jam berlalu, belum setengah jalan neneknya bercerita. Namun apa yang ia dengar sungguh diluar nalar dan ekspetasinya.
Ya, pada akhirnya buku berdebu yang selama puluhan tahun di simpan dalam kenangan itu memaksa sang pemiliknya untuk menceritakannya kembali. Sebelum usia menutup kisah, Sebelum kehidupannya berakhir.
ESTÁS LEYENDO
reverie of you
Fanfiction"Seseorang terdekat dalam hidupmu, justru ialah satu-satunya yang mustahil bisa kau miliki." Aku jelas menginginkanmu, kau pun begitu. Akan tetapi semua itu tak cukup hanya dengan saling mencintai. Perasaan yang tumbuh tak pernah dunia harapkan, kar...
