1. Cigarette

28 5 0
                                        

1. Cigarette

''Ada yang nyaman lebih dari rumah!?''

♤♧♤

"Lo ga pulang?" Lia si empu nama, menoleh ke sebelah nya menatap gadis urak urakan yang sial nya cantik dengan rahang tegas nya

"Hm" Mishel menatap lurus matahari terbenam

"Berantem lagi?" Lia bertanya dengan suara kecil, takut takut mishel tersinggung.

Hanya terdengar helaan nafas panjang dari lawan bicara nya, "huhh"

"Pulang gihh bonyok Lo pasti nyariin juga kan?" Lia tetap bertanya dengan hati-hati. Takut menyinggung perempuan cantik di samping nya.

Mishel menoleh sekilas melihat Lia yang menatap nya intens, "malas"

"Terserah Lo, Lo bisa datang kapan pun. Pintu rumah gue terbuka buat Lo" Lia mengalihkan pandangan nya ke langit, melihat awan yang mulai merubah menjadi gelap. Rasa nya Lia ingin menangis sekarang.

"Gua pulang" Mishel berdiri, berjalan membuka pintu balkon, mengambil kunci motor juga ponsel di atas meja belajar Lia.

"Hah?? Ehh yaudah ti,'ati" Lia menghela nafas berat, menatap lamat-lamat punggung lentera yang menghilang di balik pintu.

°°°

Deruman motor yang keras, sampai di depan gerbang rumah bernuansa putih, tau siapa penyebab nya? Mishel, ia sengaja melakukan nya.

Mishel berjalan menuju pintu utama setelah memarkirkan motor nya di garasi. Menendang pintu utama rumah berwarna putih, sehingga menimbulkan bunyi yang keras namun tak mengusik sepasang pasutri di dalamnya. Mereka asik dengan ego masing-masing.

"Ngapain kamu pergi hah? mau jadi jalang? wanita murahan!"

"Jaga mulut mu! Aku cuman..."

-blablabla Mishel benci mendengarnya

"Mishel pulang" Mishel menatap seisi rumah yang sudah seperti kapal pecah. Beling kaca di mana-mana, vas di sudut ruangan yang sudah hancur dan terpisah dari bunga hias nya.

"Masuk kamar, kamu" Tamaro. Mama mishel ini wanita yang tak suka di bantah.

"Ngga!"

"Mama bilang masuk kamar" bentakan itu lah yang Mishel tak suka.

"Terserah mama sama papa, capek" Mishel langsung menuju kamarnya.

Mishel lagi-lagi membanting pintu, melihat ponselnya yang bergetar, tertera satu nama di sana, "Lia"

'halo, shel?'

"Hm"

'lo dah di rumah kan?'

'udah'

'masih ribut ya?'

"iya, gw nginap di rumah Lo ya?"

'bolehh, besok berangkat bareng dong??'

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 11, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Crazy GirlStories to obsess over. Discover now