PROLOG

158 6 0
                                        

Tidak ada yang berbeda di hari itu, bahkan tak ada firasat ataupun clue, kau akan datang.

Kebosanan di tiap hari, bahkan detik. Mengejar deadline yang tak berujung, hingga menguras jiwa dan raga.

Lantas apalagi option yang bisa dipilih? walaupun rasanya telah melampau batas, tapi itu jalan yang telah kupilih. Aku harus berjuang di sana.

Dalam kesendirian mengejar lembar demi lembar bergambar, yang hanya cukup untuk mengisi dua piring dalam sehari. Sarapan dan makan malam. Lalu sisanya untuk sebungkus rokok yang akan kuhisap pelan-pelan.

Hanya seorang komikus miskin yang terlalu idealis dan terlihat bodoh.

Dan itu sebelum kau datang.

***

BETWEEN DINNER TIL' BREAKFAST (complete)Những tác phẩm khiến độc giả say mê. Hãy khám phá bây giờ