Mario sibuk dengan urusan pekerjaan nya di Jakarta menyusun rencana syuting nya yang akan diadakan siang ini. Disana ada mantan kekasih nya juga yang mengunjungi nya ke lokasi syuting.
Verra pura - pura tidak mengetahui keberadaan nya, tidak sengaja menabrak nya.
"Maaf, aku tidak sengaja" ucapnya, langsung saja Mario melihat verra dengan tatapan tidak suka. "It's ok," ucapnya, Langsung berlalu meninggalkan verra yang mendengarkan jawaban Mario dengan singkat nya.
Suara deringan ponsel dari balik saku celana Mario, entah siapa yang menelpon. Dibalik ponselnya tersebut seorang wanita bersuara dengan nada lembut "Rio," ucapnya dengan dada sesak nya.
Wanita itu ialah kekasihnya tak lain Luna, ia sangat merindukannya entah sudah berapa bulan ia tidak pernah bertemu dengan nya. Semenjak kepergian Mario, Luna sakit selama itu. Ia tidak tahu kenapa dadanya merasa sesak, dan selalu ingin merasa pingsan.
Dan kini ia ingin merasakan suara seseorang yang ia rindukan selama 6 bulan ini.
"Kamu lagi sakit ya," ucapnya merasa khawatir dengan keadaan Luna.
"Tidak, aku hanya baru bangun tidur saja..." Ucapnya berbohong. Padahal dirinya sedang sakit hari ini, tetapi ia hanya tidak ingin Mario khawatir. Apalagi sekarang yang ia tahu Mario sedang syuting siang ini, jika Mario sampai mendengar nya bisa - bisa ia akan merusak syuting nya hari ini.
"Oh, ya aku punya kabar gembira untukmu" ucapnya.
"Apa?" Tiba - tiba saja kepalanya terasa sakit.
"Tiga hari lagi aku akan pulang ke Singapura, dan kamu jangan lupa aku punya surprise untuk kamu" ucapnya.
Tetapi selang beberapa detik ia tidak ada mendengarkan sahutan dari Luna. Apa yang terjadi padanya? Beberapa kali ia menyahut tetap saja tidak ada sahutan dari Luna. Ia takut terjadi apa - apa padanya.
-singapura-
Ibu Ani (ibunya Luna) yang dari tadi mengetuk pintu kamar Luna yang tidak ada sahutan. Sampai akhirnya Bu Ani segera membuka pintu nya dan terlihat Luna tertidur lemas di lantai, dan Bu Ani segera berteriak melihat anak nya pingsan.
"Luna!" Teriaknya, ayah rian yang mendengar teriakan bu Ani, langsung saja menemui istrinya yang berada dikamar Luna. Ayah yang melihat keadaan Luna langsung saja mengangkat Luna naik keatas kasur.
"Yah, cepat telpon dokter... Seperti nya penyakit nya kambuh" ucapnya dengan wajah khawatir.
.....
"Bagaimana dok, anak saya tidak apa - apa kan?" Ucap Bu Ani.
"Sepertinya semenjak kepergian Mario itu membuat nya syok," ucap dokter Ridwan.
Dokter Ridwan ialah dokter khusus keluarga ia juga termasuk paman dari Mario. Ia sangat tahu hubungan antara Mario dan Luna, mereka itu sangat mencintai satu sama lain.
Flashback on
"Saya mohon kamu jangan pernah temui Luna lagi, saya tahu kamu pasti berat untuk melakukan permintaan saya" ucap ayah rian, dengan tampang wajah datar nya.
YOU ARE READING
Mario & Luna
RandomMario Steven Simbolon. pria tampan seorang artis atau actor yang selalu menjadi incaran perempuan. Ia menjalin asmara dengan sepupu nya Luna alesha gadis biasa yang hanya menginginkan kebahagiaan dalam hidup nya. Semenjak hubungan mereka diketahui o...
