Y/n = Your Name/ Nama Kamu

Terlihat tujuh pria dengan wajah yang hampir mirip sedang berdiri di depan sebuah rumah yang sederhana sambil memegang koper masing masing dan menatap rumah sederhana itu.

"Entah mengapa ini rumah terlihat gak meyakinkan" Ucap pria bermanik sapphire dengan sedikit senyum tertekan.

Seorang pria bermanik emas menghela nafas, "Ya sebenarnya aku malah lebih gak yakin bang, tapi mau gimana lagi, kita udah pindah lima kali dalam seminggu ini loh" pasrahnya menatap rumah itu juga.

Pria bermanik......karena aku lupa jadi aku bakalan panggil bermanik biru telur asin.

Pria bermanik biru telur asin menatap sayu ke rumah sederhana tersebut, "aku ngantuk, jadi duluan" Ucapnya sambil berjalan menghampiri rumah itu dengan gontai.

Setelah pria bermanik biru telur asin tersebut berjalan, lalu diikuti para saudara kembarnya.

Setelah mereka masuk, dalam rumah tersebut sangat alamiah, karna ada beberapa tumbuhan yang hidup didalam vas dan juga temboknya yang terbuat dari kayu. Yang saya harap semoga tidak ada yang namanya kerajaan rayap.

Pria bermanik hijau melompat kesenangan, "yey tanaman tanaman!" serunya, lalu ia berjalan jalan di sekitar rumah tersebut untuk mencari halaman belakang rumah.

Semuanya berpencar dan mencari kamar masing masing, di rumah itu terdapat 4 kamar, jadi mereka tidur berdua - dua dan satu saudara lagi sendiri.

Walaupun rumahnya sederhana tapi rumah itu bertingkat dua dan kamar mandinya juga ada 5 yang empat nya untuk masing masing yang punya kamar dan satunya untuk kamar mandi cadangan.

Pria bermanik biru telur asin tadi tidak ikut turut mencari kamarnya, ia malah tidur di sofa karena sudah terlalu mengantuk.

Dia adalah Ice, anak ke 5 , yang paling pemalas dari para saudaranya. Dan dia mendapat julukan beruang kutub atau Ice bear karna sering hibernasi.

Disaat mereka sedang sibuk dengan aktivitasnya masing masing, ada sebuah makhluk yang sedang mengawasi mereka.

Pria bermanik emas, dia adalah Gempa ,anak ke 3 , anak paling rajin dan juga indigo. Mereka pindah karena Gempa yang melihat para para makhluk menyeramkan.

Gempa menyadari keberadaan makhluk itu, ia menoleh dengan cepat kearah makhluk itu tapi tidak nampak apa apa.

Karena Gempa gak mau ambil pusing, dia melanjutkan home tour nya, ia mengecek toilet, itu utama karena kalau mampet kan gak enak juga. Mengecek toilet satu satu dengan sabar.

4 toilet berada di dalam kamar, dan toilet untuk tamu adalah yang berada di dekat tangga, agar memudahkan tamu mencari toilet , pintu toilet dibuat mencolok.

"Bagus, semua toilet normal, gak ada yang mampet atau keran rusak" gumam Gempa, ia mengecek toilet terakhir yaitu yang berada di dekat tangga.

Disaat Gempa bergumam, muncul lagi makhluk tadi yang sedang mengawasi mereka semua.

Gempa sekali lagi menyadari keberadaannya, ia menoleh dan mencari makhluk itu, "a-anu tolong jangan ganggu ya, kami hanya menumpang" Gugup Gempa dengan gemetar.

Makhluk itu tidak menjawab, malah muncul didepan Gempa. "Kamu bisa liat aku?" tanya makhluk itu tiba tiba.

Gempa kaget sangat kaget, "bisa gak jangan muncul tiba tiba, kalau gini jantungku jadi gak kuat" Ucap Gempa sambil memegang dadanya yang dag dig dug ser akibat jumpscare tadi.

Makhluk itu terkekeh dan menggaruk kepalanya, "maaf maaf, lagian baru kali ini aku menjumpai manusia yang bisa melihat ku, kau indigo ya?".

Wujud makhluk itu tidak terlihat seram, ia seperti layaknya manusia, tapi sangat cantik dan imut.

Makhluk CantikWhere stories live. Discover now