Kehilanganmu adalah tidak
Yang di iya kan oleh semesta.
"Heran gue, fans lo dimana aja perasaan."
"Hahaha, temen lo?"
"Iya."
"Dapat ig gue dari mana?"
"Ga tau, dari followers gue kali."
"Ohh dia ga tau aja kalau fans lo juga banyak."
"Dihh, banyakan lo juga."
"Lo ga tau aja gimana cowok dulu, untung gue ada."
"Emang lo kenapa?"
"Gue kan pawang lo, dulu."
"Ishh nyebelin lo ga ada kurangnya ya."
"Cermin sana, lo sadar ga sih?"
Deg, seketika Naila memutuskan pembicaraan itu sepihak.
Memang benar, Naila tidak sadar.
Naila tidak sadar bahwa dia dan dua setengah tahunnya sudah bukan siapa-siapa.
Naila tidak sadar bahwa hubungan mereka yang belum pernah ada kepastian, kini sudah harus direlakan.
⚫️⚫️⚫️
Pepatah populer menyebar dikalangan masyarakat bahwa tak kenal maka tak sayang. Tunggu, sepertinya ada yang salah.
Bagaimana bisa langsung sayang padahal baru kenalan?
Mungkin pepatah populer ini bisa kita bahas di lain waktu saja.
Naila Putri Aqeela. Akrab di panggil Naila, Ila, Qila, asalkan jangan di panggil sayang. Lahir di salah satu rumah sakit Indonesia. 16 otw 17 tahun. Mau buat ktp tapi belum glow up. Mau buat SIM, tapi belum tau bawa kendaraan kecuali sepeda.
Orang tua penuh syukur pada Tuhan, Alhamdulillah masih lengkap. Punya saudara adik laki-laki satu plus dua ekor kucing bernama Louis dan Jenny yang sebentar lagi masuk kartu keluarga.
Hobi membaca, menulis, koleksi cowok ehh maksudnya koleksi tote bag. Suka belajar meskipun sulit. Sesulit untuk memilikinya.. dahlah skip.
Intinya, Naila manusia.
Kenalannya kali ini singkat saja, seperti hubungan ku dan dia.
Maksudku, seperti singkatnya pertanyaan ku berikut ini pada kalian.
Hidup dan segala abstraknya perjalanan Naila, bolehkah kita terjang bersama, kawan?
See u next chapter!
YOU ARE READING
April Mei
Teen FictionSederhana. Tentang hidup. Tentang manusia. Tentang dilema. Rumit. Tentang perasaan. Tentang keputusan. Tidak jelas. Hanya tentang dirimu. Naila, seorang gadis yang terus mencari lenteranya di tengah laut malam yang penuh angin riuh serta kegelapan...
