Nia sedang menyapu lantai kelas. Kelas sepi, tampak belum ada satu pun siswa yang datang.
"Huh, kenapa belum ada yang datang?" Keluh Nia
"Bahkan Dini belum juga datang, Aku selalu piket sendiri." Nia kembali menyapu lantai
Brak
Nia melihat ke arah datang nya suara, lalu ia terkejut dan..
"AKH"
***
Langkah kaki mulai terdengar ramai, salah satu siswa mulai mendekati mayat itu.
"NIA BANGUN, KAU KENAPA?" Teriak Dini sambil menggoyangkan tubuh tersebut.
"DINI, APA YANG TERJADI?" Tanya Rara dengan khawatir
"N-nia, dia.." Jawab Dini
"kita harus melaporkan kan ini ke ibu guru. Ayo cepat Dini!" Teriak Rara dengan cepat
Rara berlari menuruni tangga menuju ruang guru, lalu dengan cepat memberitahu kepada ibu guru.
"Assalamualaikum Ibu, Nia pingsan! "Ucap Rara dengan cepat
"Hah? kenapa sampai pingsan?!" Tanya ibu Rezky dengan khawatir
"Kami tidak tau, saat Dini ingin menemui Nia, dia sudah pingsan bu!" Jawab Rara
"Baiklah, mari kita lihat" Ajak Ibu Rezky
Setelah sampai diatas, mereka melihat ada suatu kertas yang berisi sesuatu.
"Who's The Next, apa maksud nya?" Tanya Dini sambil melihat kearah Rara
"Siapa yang selanjutnya artinya Dini, jadi siapa yang akan kembali seperti ini?" Jawab Rara sambil bertanya kepada Ibu Rezky
"Mungkin." Jawab Ibu Rezky
***
Setelah menghantarkan mayat nia, suasana duka mulai menghilang.
"Hiks, ini serius Nia meninggal?. Kasian sekali, bye bye sahabat ku ". Ucap Chaca yang berusaha menahan tangisnya
" Sudahlah, tidak baik terlalu menangisi orang yang sudah meninggal." Ujar Syifa menasehati
"Kau tidak tahu rasanya kehilangan sahabat Syifa!, makanya kau dengan mudah berkata seperti itu." Teriak Chaca dengan penuh amarah
"Aku tahu rasanya kehilangan Chaca, bahkan sangat tahu sekali. Tapi nia sangat sedih jika kau terus meratapinya seperti ini," Nasehat Syifa
"Terima kasih sudah mengingatkanku Syifa." Ucap Chaca
"Besok, kita harus berhati-hati agar tidak ada kejadian seperti ini lagi." Ujar Rara
"Iya, tidak bisa kubayangkan kita harus kehilangan lagi," Jawab Dini
"Dan juga, yang piket harus ditemani. Jangan sampai sendirian." Lanjut Diva.
"Ya, mari kita pulang. Bel sudah berbunyi." Ajak Dini
***
udah Alhamdulillah, maaf kalo dikit banget, karena ga ada lagi ide diotak ku inii
JAN LUPA VOTE, TINGGAL PENCET BINTANG AJA, KALO KALIAN BACA DI WEB JUGA ADA BINTANG NYAA YAAA MAKASIH BANYAKKK SEMUAAA BYE BYEE💗💗
16 juli 2022
369 kata.
YOU ARE READING
Who's Kill?
Mystery / ThrillerSekolah heboh. Semenjak ada berita bahwa ada seorang siswi ditemukan meninggal dengan keadaan yang menggenaskan.Dan ternyata siswi itu Nia, siswi kelas VII yang terkenal. Dan setelah hari itu, sekolah tidak seaman dulu. Banyak siswa meninggal dengan...
