peristiwa-pariwisata

314 59 2
                                    

—peristiwa pariwisata

kota ini pariwisata,
kita mendayung di aspal
diterpa sayup-sayup semilir
angin yang menerbangkan
dedaunan, koran dan
kepolosan.

apa kau tahu kalau angin
di kota ini mampu merasuk
tubuh manusia?

aku menemukan jawabannya
pada saat kau meninggalkan kapal
melempar diri ke laut raya
"ada banyak ikan di lautan" kaubilang.

tapi palung tidak akan cukup
dalam menampung penasaran
dan kau terancam mati digelung
kerinduan.

suatu malam kulihat
kau menyeret tubuh sendiri
menelusuri ombak
menuju lenganku.
"apakah masih ada tempat berlabuh?"
kaubilang.

tapi,
apa kau tahu kalau angin
di kota ini mampu merasuk
tubuh manusia?

kota ini pariwisata.
peristiwa masuk angin
itu biasa.

-•-

dikarang pertama kali pada 2017, bait kelima adalah bait pertama yang jadi. kemudian diselesaikan puisi tersebut tepat hari ini: 11-02-22.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 11, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Menerjemahkan KotaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang