my syndrome brother

4 2 1
                                        

Di malam yang sunyi dan angin berhembus membuat dedaunan bergoyang dan berterbangan.
Aku sendirian di rumah karena kedua orangtua ku menginap di rumah sakit untuk menjaga kakak laki laki ku yang di rawat di sana.Dia mengidap down syndrome dan sekarang malah datang penyakit baru yaitu kanker.Aku sangat kasihan padanya, seharusnya dia hidup sama seperti anak  lainnya, tapi dari lahir dia telah di fonis down syndrome dan sekarang di umur nya yang telah masuk 18 tahun malah di tambah lagi dengan kanker.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hii, nama ku Sella adelia
Aku dua bersaudara,umurku  16 tahun, dan aku punya kakak laki laki umurnya  18tahun.
Aku sangat menyayanginya di tambah lagi dia itu down syndrome,dan itu membuatku semakin sayang dan ingin selalu menjaganya,tetapi di suatu hari aku marah besar dan membuatku menyesal seumur hidup.

Aku tidak pernah malu mempunyai saudara kandung seperti dia, malah aku sangat menyayanginya dan bersyukur tuhan percaya pada keluarga kami dan pada ku untuk menjaganya.Tapi kenapa aku harus melakukan hal yang membuatku kehilangan dia dan membuat ku menyesal.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pada Januari 2020 aku melihat pengumuman bahwa ada lomba cerpen dan hadiahnya sangat menggiyurkan yaitu handpone keluaran terbaru yang aku inginkan.
Aku mendaftar dan menulis sebuah cerita yang aku rangkai sendiri dengan susah payah dan dengan teliti aku membenarkan bila ada kosa kata yang salah.

Pada saat aku sedang menulis cerpen yang ingin ku kirimkan ke perlombaan,tiba tiba Ayah dan ibu ku telah berada di rumah dengan kakak ku yang seperti nya telah di perboleh kan pulang setelah operasi.
Aku langsung turun dan menuju ruang keluarga, aku langsung memeluk kakak ku karena aku senang dia sudah pulang ke rumah ini lagi dan orang tua ku juga terlihat bahagia dan lega.

Pada hari ke tiga aku merangkai cerpen ku,kakak datang kekamar untuk mengajak ku bermain ke taman samping rumah seperti biasa, tapi situasi nya tidak tepat,pada saat itu aku sedang kesal karena tugas sekolah ku yang banyak dan cerpen ku yang tak kunjung selesai ku rangkai. Kakak menuju kasur ku dan aku tidak begitu memperdulikannya karena aku sibuk dengan tugas sekolah ku. Aku lupa jika cerpen yang telah ku buat selama dua hari  dan hampir selesai itu berada di kasur ku yang dimana kakak ku berada.Tiba tiba aku tersentak dan teringat dengan kertas cerpen ku itu dan segera aku menoleh ke kasur ku tempat ku taruh kertas cerpen itu, alangkah terkejutnya aku dengan apa yang ku lihat,kakak ku menumpahkan susu kotak rasa coklat nya ke kertas cerpen itu, aku langsung spontan lari ke arahnya,mendorongnya dan meneriaki nya.
"Kakak!!  Apa yang kau lakukan!? Kau tau aku telah susah payah membuat ini dan sekarang kau menghancurkan nya!!  Kau ini jika tidak bisa sembuh maka mati saja!!  Jangan merepotkan kami!! dan membuat ku muak dan pusing seperti ini! "

Itu adalah bentakan yang pertama kali kakak ku dapatkan dari ku, sepanjang hidupnya aku tidak pernah membentak nya,aku terlalu emosi karena pada saat itu aku sangat pusing dan mood ku tidak baik.
Aku menarik nya keluar kamar ku dan tepat di depan tangga aku mendorongnya,dia terjatuh tergelinding dan setelah sampai di bawah kepalanya terbentur,aku seakan langsung tersadar dan khawatir padanya segera aku menurunni tangga itu, saat itu ayah dan ibu tidak ada di rumah.
Aku menelpon ayah dan ibu untuk segera pulang dan mengantarkan kakak ke rumah sakit,aku bilang pada ayah dan ibu bahwa kakak terjatuh sendiri karena air yang ia tumpahkan di tangga dan membuatnya terpeleset jatuh.

Pada malam itu aku berusaha untuk tenang karena aku yakin bahwa kakak ku akan baik baik saja dan aku akan minta maaf padanya.
Jam 00.00 hari pergantian kamis ke jum'at,dokter keluar dari ruangan tempat menangani kakak ku, dokter mengatakan bahwa kakak ku telah tiada, dia tidak bisa di selamatkan dia sudah meninggal dunia!.
Hati ku sangat hancur mendengarnya dan rasa bersalah semakin banyak mendatangi ku. Aku memeluk ibu ku yang juga menangis, dan untuk pertama kalinya aku melihat ayah meneteskan air mata.

Aku benar benar menyesal atas apa yang telah aku lakukan pada kakak tercinta ku itu. oh tuhan,bisa kah kau kembali kan saudara ku itu?.
Berhari hari aku tidak makan dan keluar kamar, aku merindukan kakak ku,rasa bersalah pun selalu menghantui ku dan aku benar benar merasa bahwa aku ini sangat jahat dan aku pantas di penjarakan,tapi bagaimana dengan sekolah ku dan bagaimana dengan orang tua ku, apakah mereka akan tetap menyayangi dan memaafkan ku?  Entahlah aku sangat depresi!.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Satu tahun sudah berlalu dan sekarang umur ku 17 tahun.
Aku berjanji pada diri ku bahwa ketika aku lulus SMA nanti aku akan mengakui perbuatan ku pada kedua ayah dan ibu, dan aku akan meyerahkan diriku pada polisi.
Aku ikhlas jika harus di penjara, untuk mengurangi rasa bersalah ku kepada kakak tercinta ku itu.

•••••••••••••••••••••••

Hallo guys,
Ini cerita pertama ku hehehe

Semoga kalian suka yaaa😖>_<

Jangan lupa vote! dan komen!

Makasihhh >_<

SELLAWhere stories live. Discover now