01 (Black Rose)

2 1 0
                                        

Selamat sore semua🤗🤗🤗.
Ini cerita qu pertama yang gue publish. Gue butuh saran banget dari kalian semua.. kakak kakak senior....

Jangan lupa tinggalkan vote, comentt and up to you all ok..

" kamu itu anak pembawa sial"

" Dasar pembunuh"

"Gue kecewa sama lo Nat, Lo rebut Mike dari gue. Padahal Lo sahabat gue. Natasha"

"Bitch"

"Orang pembunuh itu di penjara bukan di istana. Sekarang Lo pergi dari sini. Gue gak punyak kakak pembunuh kaya Lo"

"Dasar munafik. Lo deketin gue cuman mau ngerebut dia kan "

" Gue benci Lo"

" Lo bukan Natasya , Natasha yang gue kenal udah mati"

"Tidakk... Gue belum mati, Lo salah  Grey gue belum mati, gue belum mati" gumam gadis bersurai indigo. Keringat bercucuran di pelipisnya.
 
Entah apa yang membuat kenangan masa lalu yang ia pendam kini masuk ke alam mimpinya, masa lalu yang membuat dirinya masuk ke dunia hitam ini.

Brak

Pintu terbuka. Menampilkan sosok yang berjasa dalam hidup Natasha kini berdiri di hadapannya dalam keadaan kacau. Rambut acak-acakan keringat bercucuran membasahi dada bidang yang telanjang. So.. jangan lupa perutnya yang kotak_kotak

Sexy. Satu kata muncul di otak Natasha saat melihat apa yang di hadapannya.

"Lo gak papa dek" seru Samuel mendekati sang gadis

"Eh" sadar Natasha dari fantasinya. Lalu menatap Samuel yang sudah duduk di sampingnya

"Kenapa? Lo kok teriak tadi" tanya Samuel mengelus Surai lembut Natasha

" Gak papa Bang. Cuman mimpi buruk aja. Abang abis latihan ya"

" Hm. Lo mandi dulu gih, terus sarapan bareng yang lain"

"Ok Abang gue yang imut. Cup" Hinata mencium pipi Samuel lalu beranjak ke kamar mandi meninggalkan Samuel yang masih menatapnya.

Samuel Van Rayan sosok yang begitu Natasha sayangin dari yang lain. Kecuali ekhem, entah apa alasannya bagi Natasha yang mudah memanggil Samuel dengan sebutan Abang. Padahal jika di bandingkan seluruh inti Black Rose, Samuel-lah yang terlihat muda karna umurnya yang 22 tahun ini.

"Gue bakal jagain Lo terus dek, walau mereka benci Lo" gumam Samuel meninggalkan kamar Natasha

  Pagi ini Natasha akan pergi ke M'Br_mall dengan Damian untuk membeli perlengkapan sekolah barunya karena Samuel sedang sibuk. Yah.. walaupun Damian itu sangat cerewetnya minta ampun tapi dia lebih bisa di andalkan dari pada yang lain.
M'Br_mall adalah salah satu mall terbesar di Jakarta yang termasuk di bawah naungan M'Br_crop. Namun siapa sangka bahwa M'Br_mall adalah kedok kelompok Black Rose untuk transaksi barang ilegal yang mendunia...
 
Ah dunia itu penuh dengan hitam putih, bukan.

"Ta. Lo beneran mau sekolah" tanya Damian pada Natasya yang masih memilih baju untuk Samuel.

"Hmm. Memangnya kenapa Dam" jawab Natasha tanpa mengalihkan pandangannya pada kaos merah di tangannya

" Yaa gapapa sih. Gue cuman takut aja kalo Lo ketemu sama masa lalu Lo itu." Jelas Damian

"Lo gak usah khawatir Dam, kan ada Lo juga" seru Natasha menarik Damian ke arah rak sepatu

Damian terdiam mencerna apa yang di katakan Natasha. Hingga....

" Hei... Apa maksud Lo Ta, gue gak ngerti"

if i canWhere stories live. Discover now