kalian semua gatau

69 5 0
                                        


Aku jiwa yang hampir gila.
Aku jiwa yang hampir putus asa.
Fisik dan jiwaku ber-antonim.
Banyak sendu yang dikubur dalam-dalam.
Banyak tawa yang tak sepatutnya keluar.
Itu cuma topeng belaka...

Bahuku berat rasanya untuk mewujudkan bahagia impianku.

Ketika aku mendekati bahagia, bahuku menamparku.
"tidak, bukan sekarang!" katanya.

Aku cuma bisa menghembuskan nafas lelah.

Mau gimana lagi? Dipaksa ya ga bakal jadi.

Keinginan untuk langsung berada di surga, sampai sekarang masih terpikirkan.
Tapi dunia belum mau ditinggalkan.
Ku menguatkan kembali bahuku.
"Sabar," ucapku lirih.

Apakah mengakhiri ini semua jalan terbaik?
Itu pertanyaan yang selalu aku tanyakan ketika sendu menghampiri.

Jiwaku terlalu jahat, ah tidak bukan jiwaku. Melainkan takdir yang terlalu sadis menoreh kisahku.

Rasanya tangisku akan segera pecah, tolong...

Aku ramai ketika sendiri, dan sendiri ketika ramai.
Freak banget tapi itu aku.

Aku harap ini lekas berlalu...

Aku capee...

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 08, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

AksaraesWhere stories live. Discover now