Zah, kuat ya

7 1 1
                                        

Pukul 11 malam Hamzah meminta izin sama Zahra untuk keluar menemui temannya

Namun ia dilarang oleh Zahra dengan alasan sudah malam dan cuaca diluar sedang hujan lebat

Namun Hamzah terus meminta izin dengan alasan sudah terlanjur janji dengan temannya itu, ia terus merayu rayu Zahra

Lalu akhirnya Zahra memberikan izin dengan syarat,

"beri kabar aku jika kamu sudah bertemu sama teman kamu, jangan buat aku khawatir" Ucap Zahra

Keesokan harinya pukul 8 malam, Zahra sedang menonton tv bahwa telah ditemukan mayat lelaki korban pembegalan dijalan yang kebetulan dilewati oleh Hamzah.

Lalu Zahra bergegas ke lokasi itu untuk melihat apakah itu benar Hamzah atau bukan, karena Hamzah hingga kini belum memberinya kabar

Alangkah terkejutnya Zahra ketika ia sampai di lokasi itu

Zahra terdiam, lalu dengan semua kekecewaan nya ia berucap dihadapan Hamzah

"Aku kecewa sama kamu aku benci sama kamu aku benci aku benci aku benci sama kamu!!!"

Lalu Hamzah berdiri mencoba memeluk Zahra untuk menenangkannya, namun Zahra menolaknya lalu menampar Hamzah

"Plakkk"

Semua orang sontak memperhatikan mereka berdua dan suasana seketika berubah menjadi hening

Lalu Zahra berucap "itu cuma sakit fisik, beda sama sakit yang aku rasain sekarang"

Kemudian Zahra menatap wanita yang sedang bersama Hamzah

"kita sama sama perempuan seharusnya kamu ngerti gimana rasanya orang yang kamu sayang direbut sama perempuan lain" Ucap Zahra yang mencoba menahan tangisnya

Lalu Zahra meninggalkan mereka berdua dengan rasa kecewa.

Dan berita pembegalan itu memang benar terjadi namun itu orang lain yang menjadi korban.

100 meter sebelum sampai lokasi pembegalan, Zahra sudah bertemu dengan  Hamzah dicafe tempat pertama kali mereka berdua bertemu. Namun saat itu, Hamzah sedang berdua dengan wanita lain. Dan ini menjadi pertemuan terakhir untuk Zahra dan Hamzah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 07, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

IzinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang