"Asha, bangun kak. Hari ini hari pertama kamu sekolah loh" teriak Mama dari bawah
Asha bergegas ke kamar mandi setelah mendengar teriakan Mama.
Setelah selesai dengan seragam juga tas nya, ia bercermin sebentar sambil berbicara pada dirinya sendiri, "Lo cantik banget deh, gue yakin kakel banyak yang kepincut sama lo HAHAHAHA" pedenya, lalu tertawa sambil menutup kamarnya
"Aku berangkat ya Mam, see you" pamit asha sambil mencium tangan mama
"Lo sama siapa ke sekolah?" tanya Revio, Abang Asha
Asha menatap Revio sebentar, "jalan lah, orang deket ini"
"oke, see ya" jawab Revio sambil lanjut memakan sarapannya
Lalu Asha mulai berjalan ke sekolahnya sambil menggenggam handphone nya, sesekali ia berkaca di kamera
crat!
seseorang dengan motor besarnya menyerempat asha dengan cukup keras
"Shit! Lo kalo bawa motor hati-hati kek, pake mata tuh liat jalan. ga liat gitu ada gue disini?" kesal Asha sambil merapihkan seragamnya
Orang itu malah berdiam diatas motor dan melihat ke Asha
"Minta maaf kek, gak liat lo seragam gue berantakan begini?" sinis Asha menatap dia dengan helm full face yg dipakainya
"Huh? Lo butuh berapa buat gua gantiin semua itu?" tanya nya
Asha menendang lumayan keras motor miliknya, "Gue ga butuh duit lo ya! Gue cuma butuh maaf nya lo. Cepet minta maaf atau gue teriak ke orang sini"
Yang di omeli malah nyelonong pergi dengan motor besarnya
"Sialan lo ya! awas aja kalo ketemu di sekolah" Asha bergegas ke sekolahnya sambil kesal
Ketika sampai pada gerbang sekolah, Asha mengatur nafas juga penampilannya sekali lagi karna ia tau ini adalah hari pertama nya pindah ke sekolah ini, "Oke Sha, lo perfect hari ini. senyum, bismillah"
"Nak Asha Airell?"
Yang dipanggil menoleh, "Eh iya Bu, saya Asha. dengan Ibu Dela?"
"Benar nak, mari ikut Ibu masuk ke kelas kamu" kata Bu Dela, Sang kepala sekolah
Bu Dela jalan duluan, dan Asha mengekor dibelakangnya menelusuri lorong menuju kelas Asha
"Selamat pagi Bu Dela"
"Selamat pagi Anak-anak, silahkan duduk. Ibu membawa murid baru disini, silahkan nak masuk" kata Bu Dela mempersilahkan Asha masuk
Asha sedikit gugup, "Halo semuanya, kenalin nama aku Asha Airell Flavia. panggil aja Asha, aku pindahan dari SMA Putra Pertiwi Bandung. aku harap kita semua bisa berteman baik, terimakasih"
"Halo Asha!" sapa teman sekelasnya dan dibalas senyuman Asha
"Nah sekarang nak Asha duduk di sebelah Reena ya"
"Maaf Bu, Reena yang mana ya?" tanya Asha
"Aku! sini Sha" panggil Reena dari tempat duduknya
Asha lalu menghampiri meja Reena
"Hai Asha, kenalin ya aku Reena. yang didepan kamu Haira, didepan aku Shafa, nah kalo dia namanya Kania" kata Reena memperkenalkan dirinya juga teman-temannya
Haira menyambar, "Welcome di geng kitaaaa Ashaaa"
"Makasih temen-temen, seneng banget langsung kenal kalian berempat"
"Jangan jaim-jaim ya Sha sama kita, kita anaknya bobrok kok" kata Kania
Shafa menoyor kepala Kaira, "bobrok kok mengakui, bobrok tuh diakui Kani"
Yang ditoyor hanya cengengesan
"Haira dan yang lain boleh kenalannya nanti aja? Sekarang kita lanjutin pelajaran dulu" kata Bu Dela menegur mereka
"Eh iya Bu maaf"
.
"Ayo Sha kita ke kantin" ajak mereka
"Ayo, sekalian tur sekolah ya!" semangat Asha
"Gassss"
Lalu mereka berjalan melewati setiap ruangan yang ada di sekolah ini, dan akhirnya mereka berhenti di kantin
"Gimana Sha? sekolah kita bagus kan?" tanya Kania
Asha mengangguk, "Banget, jadi seneng sekolah disini"
"Bagus dong, betah disini ya Sha! Jangan pindah lagi" kata Shafa
Tetiba kantin mulai rusuh, karna penasaran. Asha melihat darimana sumber itu berasal
"Nah Sha, kita lupa kenalin mereka ke kamu" kata Reena
Asha menaikkan sebelah alisnya, "Mereka siapa?"
"Yang jalan paling depan namanya Kak Bariel, dia ketua OSIS di Sekolah ini" jelas Kania
"Yang di sebelah kanan, itu Kak Alaska. Nah dia Wakil Ketua OSIS nya. Fakta unik dia tuh, dia suka trial sama cewe di sekolah ini. Bahkan hampir gak ada cewe yang nolak dia" jelas Haira
Asha menatap Haira serius, "Kalian bertiga pernah?"
"GILA, ENGGA LAH"
"Kak Alaska juga milih-milih kali. Masa mau sama maceman kita bertiga" kata Alika cemberut
"Hahahaha padahal kalian cantik banget" kata Asha
"Kayaknya kalo kamu yang nyoba deketin mereka bertiga, yaa minimal salah satunya lah. pasti kepincut sama kamu tuh Sha" kata Kania
"Ngaco kamu"
Haira memotong pembicaraan mereka, "Satu lagi belom di kenalin hey"
"Eh iya, kenalin Ra kenalin"
"Nah sha, yang terakhir namanya Kak Ray. dia itu mix nya Kak Bariel sama Kak Alaska" jelas Reena
"Loh kok gitu?" tanya Asha bingung
"Kak Alaska pecicilan, Kak Bariel dingin. nah kalo Kak Ray bisa jadi keduanya. Kak Ray biasa dibilang Kak Alaska versi kalem nya, juga Kak Bariel versi anget nya"
Asha tertawa, "Lucu ya mereka, jadi pengen milikin tiga-tiganya"
"WUUU ASHA" kata mereka berempat menoyor kepala Asha
"Canda genk, kalian gak ada yang naksir salah satunya?"
"Naksir sih, tapi sadar diri aja. Selama ini yang dideketin mereka bertiga yang goodlooking semua" kata Alika
"Loh kalian goodlook--"
"Tapi kita nolep" potong Haira
"HAHAHAHAHAHAH" mereka semua tertawa
"Aku yakin deh diantara mereka bertiga bakal ada yang lirik Asha" kata Kania menggoda Asha
"Aku rasa juga gitu, Asha kan anak baru. Cantik pula. Pasti mereka sukaaa" kata Reena
"Ah kayanya engga deh, udah yuk balik ke kelas. udah mau bel tuhh" kata Asha, lalu mereka kembali ke kelas
.
Bel pulang sekolah telah berdering..
Semua murid keluar dari kelas untuk pulang ke rumahnya masing-masing
"Kamu pulang sama siapa, Sha?" tanya Reena
"Aku dijemput Abang bentar lagi, kalian duluan ajaa" kata Asha
"Kalo ada apa-apa kabarin kita ya okey?" kata Kania
"Gampang, hati-hati ya kalian" jawab Asha
"Dadah Ashaa, hati-hati ya"
Asha melambaikan tangannya
Sembari menunggu Revio, mata Asha terfokus pada motor yang tadi pagi menabraknya di depan halte bus
"Lah itu bukannya motor si cowo tadi ya? mana sih orangnya"
Tetiba sang pemilik motor datang dan menaiki motor itu
"Damn.. Kak Bariel?"
YOU ARE READING
Bariel (on going)
Teen Fiction"Gua gak akan pernah ngeluarin kata maaf dari mulut gua buat lu" "Minta maaf apa susahnya sih, Bariel Ballindra?" Ini tentang kisah Bariel Ballindra, seorang laki-laki yang dikagumi oleh banyaknya gadis SMA Putra Bangsa. Terkecuali Asha Airell Fla...
