Jangan dihujat wan kawan....
Nih aku akui gaje banget (◔‿◔)
Kerjaan orang gabut ya ini
Maklumin aja lah...
Met baca (~ ̄³ ̄)~
Tit tit tit..
Bunyi alat EKG terus terdengar.nampak seorang pria paruh baya terbaring diatas bangsal ICU rumah sakit militer milik Amerika.
Ruangan tersebut dijaga dengan puluhan pasukan elit bersenjata lengkap.terlihat seorang wanita duduk dengan menimpakan dagu ke tangannya.wajah letih dengan guratan guratan resah sudah menghiasi wajah polos tanpa riasan itu.
Sudah lima jam ia menunggu berharap jendralnya bangun dari koma.orang berlalu lalang tak bisa membuyarkan lamunannya.
Carolina sendiri adalah komandan pasukan elit salah satu milik Amerika. Ia di cap sebagai pistol hidup, setiap kali dia membidik mangsa maka tak akan bisa lagi selamat dari kematian.
Kejadian tak terduga menimpa jendral di kesatuan nya.sebuah belati dengan ujung yang beracun menusuk jendral dari belakang.ia tak bisa mengelak dari serangan itu karena terlalu mendadak.
Sialnya lagi sidik jarinya menempel pada gagang belati itu,semua pejabat hingga anak buah menuduh dirinya.memang,ia ada di tempat kejadian,tak sengaja memegang gagang belati saking panik nya, hubungan nya dengan jendral juga tak terlalu baik membuat ia menjadi pusat tuduhan.
Ia melamun kan nasib nya ke depan,paling ringan hukumannya adalah penjara dan pencopotan gelar tanpa terhormat dan yang paling parah ia harus merelakan kepalanya untuk berlubang.
Seorang bawahan menyuruhnya menghadap atasannya,tak lupa dengan borgol yang melekat pada pergelangan tangan.
Ia di arahkan menuju kantor pusat militer.semua memandangnya dengan heran,dulu ia yang menarik orang untuk diserahkan kini dia sendiri yang di tarik.
Suasana cukup mencekam, Carolina didudukkan di kursi dengan tangan masih di borgol.mata tajam milik atasannya seolah ingin menusuk nya.
"Eghem,apa kamu tahu kesalahan apa yang kamu buat"ketukan sepatu terdengar teratur di telinga.
"Saya tidak berbuat apa apa pak!!"Carolina masih saja kekeuh di pendiriannya.
Sreng sreng
Pisau di asah terus menimbulkan suara.
Carolina meneguk salivanya kasar,hidupnya sudah di ujung tanduk.
"Meskipun kamu orang penting disini tetap saja kamu harus mematuhi aturan kan??"
"Saya tidak bersalah pak!!" Kini Carolina sudah tak peduli dengan nyawanya, toh jika ujungnya ia mati.
"Jelaskan apa arti ini"Riondra, atasannya menunjuk pada sekumpulan berkas berkas kasus nya.
"Intinya bukan saya!!"
"Tapi buktinya!!"
Mereka berdua berdebat.
Tapi pikir saja, apakah hanya Masalah sepele seperti ini ia bisa dituduh!!
Akhirnya Carolina tetap saja menjadi pelaku,sidang perdananya dilakukan besok,kini nyawanya di ombang ambing tanpa adanya keadilan.
*************************
Gedung militer AS.
Sidang perdananya dimulai,Carolina berusaha mengelak namun bagaimana,banyak saingannya yang mencoba menjatuhkan.singkat saja,Carolina ditetapkan hukuman mati karena percobaan pembunuhan.mungkin saja hukuman ini terlalu berat untuk pidana yang sepele itu,namun jendral yang ada dalam kasus ini adalah salah satu dari keluarga penting di China,jika ada sesuatu yang tidak cocok maka akan ada perseteruan antar negara jadi biar saja Carolina yang menanggung akibatnya.
Ia langsung digiring menuju tempat eksekusi,wajahnya yang lesu dengan rambut yang acak acakan seperti tak mempunyai nyawa.
Carolina didudukkan di bangku kecil,matanya ditutup.
Hati nya seperti tak rela jika ia harus di kambing hitamkan tapi walaupun ia selamat maka citranya akan buruk.
Hitungan mundur terdengar dari salah satu pengeksekusi.tangan Carolina terkepal kuat,satu peluru berhasil menembus perutnya.rintihan kecil terlepas begitu saja dari mulut miliknya,cairan kental terasa merembes dari pakaiannya.kini tembakan terakhir sebelum ia meninggal,ada kalanya ia merasa bahwa hidupnya terlalu singkat tanpa adanya bahagia,ia sudah hidup di bumi selama 32 tahun.apa ini waktunya dia bahagia ??
Dor....
Satu tembakan melesat ke kepalanya, tepat sasaran.
Pusing dengan sakit yang luar biasa, badannya terasa ringan.sekejap ia berada di ruangan putih,bukan ruangan terakhir ia di eksekusi.
"Hiduplah se sekamu,raih semua apa yang kamu mau,jangan biarkan orang lain semena mena kepada mu,jadilah raja diatas dunia dan taklukkan semua nya."
Suara itu hilang bersamaan Dengan cahaya yang menyilaukan,
Apakah ia diberikan kesempatan dari Tuhan?
Ia fikir hidupnya tak begitu buruk bukan?
TBC.
Ngik....
Garing gak sih (〒﹏〒)
Capek banget ketawa in nih cerita ಥ‿ಥ
KAMU SEDANG MEMBACA
Emperor : The return of Shang Rui
Historical Fictionapa jadinya jika Shang Rui dipilih menjadi kaisar? di benua Riuyan,menjadi seorang kaisar wanita adalah sebuah hal yang tabu.dipandang sebelah mata karena pada dasarnya disana menganut sistem wanita hanya bisa melayani bukan untuk memimpin. Carolina...
