Tok! Tok! Tok!
Tok! Tok! Tok!
Suara pintu yang di ketuk dengan tidak sabaran itu membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa risih dan kesal.Tapi disana sudah di sediakan bell tapi tetap saja mengetuk pintu seperti yang ingin menagih hutang saja.
Seorang pria yang mengenakan pakaian seragam sekolah itu tak sabaran ingin cepat-cepat masuk dengan menampilkan wajah kepanikan seperti ketemu hantu gentayangan.
"Iya ada a-"kalimat itu terpotong
"Bi, Gawat bi Caca nya ada gak Bi?udah bangun belum?dimna sekarang bi?"tanya pria itu dengan tergesa-gesa.
"haduh den, satu-satu atuh nanya na, pusing ka bibi na ieu!"jawab wanita paruh baya
"Minum obat bi kalau pusing,Caca nya ada gak?bi dimana?"lanjut pria itu
"Non Caca nya lagi di Kamar atuh masih tidur!"jawab wanita paruh baya yang menjadi ART.
"loh masih tidur bi, kebo banget!"Ledek pria itu
"ya iya atuh masih tidur ini teh masih malem Den, emang mau ngapain pagi-pagi kesini?"tanya Bibi
"Ih, bibi tadi bilang malem sekarang pagi! emang sekarang jam berapa sih?"Pria itu melihat jam di tangan nya.
"baru jam 03:12,bi!"
Mendengar ada keributan di luar, seorang wanita dari dalam rumah pun penasaran dan memutuskan untuk keluar.
"Ada apa bi?"tanya wanita itu
"Bun, Bun Caca nya ada gak?Sam belum ngerjain tugas fisika nih!"kata Pria itu bernama Samudra Fero Sanjaya bisa di panggil Fero tapi kalau sama Keluarga atau kerabat dekat panggil nya tuh Sam beda dari yang lain.
"Ada di dalam kamar!"jawab Anita Wijaya kerap di panggil Bunda
"yaudah Sam ke kamar Caca dulu?"Fero berlari menaiki tangga dengan tergesa-gesa.
Bagaikan mengejar target yang tak boleh hilang, kalau sampai ilang tamat sudah riwayat mu yang tak bisa mencontek jawaban fisika.
***
Sesampai di depan pintu bercat putih gading dengan tulisan"Anastasya Caca Wijaya"Fero langsung mengetuk pintu dan memanggil manggil Caca.
"CA, CA BUKA PINTUNYA CA!"Panggil Fero
"CA, CEPETAN BUKA PINTU NYA TUGAS FISIKA GUE BELUM DI KERJAIN BANTUIN GUE CA!"Panggil Fero sekali lagi tapi naas sang pemilik pintu tidak membukakan pintu.
"buka aja lah!"kesal Fero
Dengan gerakan perlahan Fero membuka pintu itu, yang untung nya tidak di kunci oleh sang punya. Pintu terbuka menampilkan Cewe yang sedang tertidur di ranjang king size dengan menggunakan pakaian tidur berwarna merah maron dan jangan lupa rambut yang hitam lebat menutupi wajah cantik nya.
"Dih, dia molor! bangunin aja lah demi menyelamatkan diri dari Buto ijo!"
Dengan gerakan perlahan Fero mendekat ke arah Caca dengan satu tarikan napas ia berteriak.
"ANASTASYA CACA WIJAYA!! BANGUN!"teriakan toa dari Fero mampu membangunkan Caca. Apakah ini yang di sebut Sahabat?
"Astaghfirullahallazim!"Teriak Caca tak kalah kencang dengan posisi duduk.
"Tarik napas ca!"perintah Fero
"Lo gila yah!"Teriak Caca
"Gue waras lah Ca, masa gila!"Balas Fero dengan santai duduk di sebelah Caca, dan berkata
"Ca tugas fisika Lo udah belum?"tanya Faro
"Udah lah masa belum!"jawab Caca Menguap dan kembali merebahkan tubuhnya dan memejamkan mata seraya memeluk guling.
"Gue liat Ca, soalnya gue lupa belum ngerjain!"
"Ambil di tas!"Fero berjalan ke arah meja belajar dan mengambil tas berwarna putih yellow dan mengambil buku yang tertulis Fisika lalu mengambil nya dan duduk di kursi belajar untuk mengerjakan tugas.
Caca bangun dengan posisi duduk di ranjang, karena tidak bisa tidur kembali dan mengambil Alarm di dekat meja,Caca melihat jam yang menunjukkan pukul 03:45.
"Lo ngapain sih subuh-subuh kesini udah pake baju seragam lagi, emang sekolah buka pagi gini?"Aneh dengan sahabat satu ini pagi-pagi udah ada aja di rumah orang.
"Gue kesini mau lihat ini nih tugas Fisika!"Jawab Fero tanpa mengalihkan pandangan dari buku.
"Makanya belajar fisika supaya bisa, Lo di ajak belajar Fisika malah molor!"
"Ngaca dong sayang Lo juga kimia suka liat ke gue anjir!"
"Dah lah gue mau minum haus!"Caca turun dari ranjang dan berkata."semangat 10 soal harus selesai entar bu Fitri marah haha!"Tawa Caca.
"Dih bantuin kek Ca!"pinta Fero ,gila aja ngerjain tugas Fisika 10 soal dan jawaban nya panjang nya bukan maen.
"iya entar gue bantuin!"
"Beneran Ca!"
"bantuin doa Hahaha!"tawa Caca meledak dan berlari ke luar kamar.
"Sialan Lo Ca!"
Sukabumi, 03 September 2021
YOU ARE READING
SAMCA
SpiritualSeorang Pria dan gadis yang masih berumur 4Tahun Sedang bermain di taman, Pria kecil itu sangat menyayangi Gadis cantik yang ada di depannya,dia sangat suka pada gadis kecil itu mereka berteman sejak bayi orang tua mereka berteman sejak lama. "Sam...
