Cover by pinterest
"Eh ada Gara, ngapain disini?"
"Duduk lah, buta lo mata lo?"
"Oh kirain lagi berak."
"Ck, ganggu lo. Pergi sana!"
"Dih, dikata tempat lo kali? Sembarangan aja main ngusir-ngusir orang!"
****
Kaela Regina. Gadis cantik yang du...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . . . .
00. Hat
Gadis cantik dengan rambut sebahu berwarna hitam kecoklatan itu sedang berjalan tergesa-gesa kearah lapangan, hari ini adalah hari senin tentu saja! Dan bisa-bisanya ia melupakan topi untuk upacaranya. Salahkan saja wattpad yang menyebabkan ia begadang semalaman hingga membuatnya bangun kesiangan dan menyembabkan dirinya meninggalkan banyak hal, dan sialnya ia baru mengingat nya saat sudah sampai di Sekolah!
Ia berdiam diri di ujung koridor, mentap para siswa-siswi yang sibuk membuat barisan. Sial! Bisa-bisa dirinya dihukum jika sampai ketahuan tidak memakain topi, tentu saja harus membayar denda juga!
Menghela nafas pelan, dirinya pasrah jika harus panas-panasan di lapangan yang berbeda--lapangan untuk siswa-siswi yang tidak memakai atribut lengkap. Dengan diawasi oleh para guru dan osis.
Saat sedang berjalan menuju lapangan yang sudah rapi dengan siswa-siswi yang sudah berbaris, gadis itu tak sengaja menabrak seseorang. Dengan panik, ia cepat-cepat meminta maaf, takut yang ia ditabrak adalah kakak kelas sok hits terus bisa-bisa dirinya dilabrak jika benar begitu. Sial! Malang sekali nasibnya hari ini. Sudah kesiangan, tidak membawa topi, dan sekarang menabrak orang? Ya tuhan, semoga saja tidak ada lagi hal-hal buruk lainnya yang menimpa dirinya.
Setelah meminta maaf tanpa menoleh pada orang yang ia tabrak, ia pun bergegas kembali berjalan kearah barisan kelas nya.
Baru dua langkah ia berjalan, tiba-tiba seseorang menyekal lengannya yang membuat ia otomatis menghentikan jalannya.
"Lo gak bawa topi ya? Nih, pake punya gue aja. Soalnya gue males upacara," ucap seseorang yang ternyata adalah orang yang tadi ia tabrak.
"Eh?"
"Udah ini pake aja, gak usah bayar kok tenang." Ucap lelaki itu sambil memakaikan topi miliknya ke atas kepala gadis yang memiliki rambut berwarna hitam kecoklatan.
Baper. Satu kata itu yang memenuhi otaknya sekarang.
"Nah beres. Udah sana baris, upacara udah mau dimulai."
Dengan wajah yang masih melongo, gadis itu pun menjawab dengan anggukan pelan dan langsung berbalik untuk berbaris dibarisan kelas.
Benar saja, tak lama kemudian upacara pun dimulai. Sepanjang upacara pikiran nya tidak berada ditempat nya, ia terus saja memikirkan kejadian yang baru saja dialaminya sekali seumur hidup, dipasangkan topi oleh seorang laki-laki! Astaga, keberuntungan macam apa ini? Dan tentu saja ia sangat bersyukur karena tidak jadi dihukum dan tidak kena denda apapun.
"Thanks," gumam nya. Dan setelah dipikir-pikir, ia merasa familiar dengan lelaki tadi. Sepertinya mereka pernah bertemu, namun dimana?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.