Ch. 000: 'Zai Jian, R'

464 96 89
                                        

"Kata kakakku dulu, sang semesta sangat menyayangi diriku, sampai langit saja meminta diriku untuk kembali ke atas sana". - Huang Renjun-na 00L.

愛ꔷ┈─────────────────┈ꔷ愛

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

愛ꔷ┈─────────────────┈ꔷ愛

"Langit tersenyum melihat mu diatas sana, hujan yang turun itu pertanda bahwa langit merindukanmu.. wahai, pangeranku.."

"Ini sudah menjadi tahun ke 2 sejak kepergianmu, mengapa kau pergi meninggalkan ku secepat itu? Kau bilang kau cinta dan sayang kepada ku, tapi apa? Kamu berbohong, kamu jahat Renjunna! Kamu meninggalkan diriku seorang diri, bahkan sahabat yang ku cintai itu meninggalkan ku begitu saja. Semua berubah sejak kepergianmu. Ku mohon, kembalilah.."

"Aku merindukanmu, Renjunna.. ku mohon.. pulanglah ke sini.. peluklah aku, peluk aku dan kita akan bahagia bersama.."

"Renjunna, aku mencintaimu, aku ingin melihat wajahmu lagi.. tapi aku rasa itu tak akan memungkinkan, kau sudah bahagia.. di atas sana.. iya kan? Kamu sudah tidak merasakan pahitnya kehidupan lagi...

Kau tahu? Aku selalu terbayang sosokmu di benak pikiranku, aku selalu terbayang senyum manismu, canda tawamu, tubuh mungilmu yang selalu memelukku setiap aku sedang bersedih.. pikiranku selalu menyebutkan nama mu..

...

Huang Renjun-na"

Aku selalu tersenyum setiap mengingat dirinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku selalu tersenyum setiap mengingat dirinya..

sampai aku tak sadar jika aku meneteskan air mata, bajuku basah jika mengingat sesosok pangeran dengan tubuh mungil dan senyuman manis yang diberikan dirinya setiap hari.

•••

Tuhan, terimakasih telah menghadirkan sesosok pria seperti Renjunna. Pria sepertinya lah yang telah memperkenalkan apa itu arti dari "Cinta Sejati", pria luar biasa di muka bumi ini, pria paling setia, pria paling manis. Ah- aku tak bisa berkata kata, dia terlalu sempurna untukku. Tuhan, jikalau kau memberi satu kesempatan lagi untuk Renjunna hidup, aku janji! Aku akan selalu menjaganya, aku tidak akan membiarkannya untuk pergi meninggalkan ku lagi. Aku sangat sangat beruntung bisa bertemu dengannya, pangeran luar biasa layaknya pelangi yang sangat cerah.

...

Ibu, terimakasih telah melahirkan sesosok pangeran pembawa gembira dan keceriaan seperti Huang Renjun-na, Ia adalah lelaki paling luar biasa di muka bumi ini. Ehem- sudah berapa kali aku mengucap kata "luar biasa"?.

•••

Zài jiàn, R. Pria pengidap kanker yang memiliki sejuta madu di setiap senyumannya.

·

·

Aku hanya ingin hidup bahagia, seperti manusia yang lain

• Aku hanya ingin hidup bahagia, seperti manusia yang lain •

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

©HNGRJNOO - 再见,R

Thank you for the voting! Aku usahain untuk menambah banyak chapter di cerita ini. Oh ya, aku bakalan bikin cerita baru.. bakalan ada dua cerita, pertama "THE PANDEMIC" kedua "CORETAN UNTUK CRYSTAL LIU".

Bakal aku up setelah cerita ini selesai. Tunggu aja ya!


*SCROLL FOR NEXT CHAPTER!!*

[1] ZAI JIAN, R ; Huang RenjunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang