Take A Step Back Part 1

298 26 4
                                        

"Hyung pagi-pagi gini udah rapi mau kemana? Ini kan hari minggu. Bukannya kantor libur ya?"

"Hyung cuma mau keluar makan bentar dek."

"Cuma mau makan kenapa rapi banget. Mencurigakan..."

"Rapi apanya sih dek~ biasanya juga gini."

"No No No. Hyung biasanya kan cuma pakai kaos  hitam, sama celana training. Ini kenapa pakai kaos putih, terus pakai jaket jeans, celananya jeans juga. Hyung mau makan sama siapa?"

"Cuma sama teman sekantor dek."

"Dedek ikut ya hyung~"

"Ngapain kamu ikut sih dek. Ini kan acara orang dewasa, anak kecil nggak boleh ikut."

"Kelas 1 SMA itu udah gede hyung~ Boleh ya hyung, please~ Dedek nggak bakal minta beliin makanan ini itu deh. Dedek bakalan diem aja. Pokoknya nggak bakal ganggu hyung dan teman-teman hyung. Janji!"

"Hahh.. Oke deh kamu boleh ikut. Sana ganti baju dulu, katanya udah gede tapi pakai baju gambar pororo."

"Ini kan hadiah dari mama, masak nggak dedek pakai. Nanti mama marah, terus nggak beliin dedek baju lagi."

"Malah ceramah nih anak. Udah sana cepat ganti baju! Hyung tunggu didepan. Jangan lama-lama"

"Okie!"

Di mobil

"Jujur deh sama hyung, ngapain kamu ngebet pengen ikut hyung makan, hm?"

"Di rumah nggak ada siapa-siapa. Masak hyung tega ngebiarin adik hyung yang paling tampan ini di rumah sendirian. Nanti kalau ada yang nyulik gimana..."

"Penculiknya ntar yang repot kalau nyulik kamu dek -_- Bukannya biasanya kamu seneng kalau nggak ada siapa-siapa. Kamu bisa bebas main game tanpa ada yang ngomelin."

"Hehehe."

"Jadi kenapa?"

"Ehm... Dedek pengen ketemu sama Bobby-hyung. Hehehe."

"Kamu suka sama Bobby-hyung??? Bobby kan kalau ngomong nggak jelas, bajunya juga nggak jelas. Jorok lagi."

"Hyung lebih jorok!"

"..."

Cafe

"Hai gaes!"

"Lama banget sih Ned"

"Sorry, nungguin dedek ganti baju dulu tadi."

"Dedek ganti cuma 5 menit hyung..."

"Masak sih?"

"Iya! Hyung mah, ish!"

"Kok malah ribut sih. Sini dek duduk disamping hyung." Lerai Bobby sambil menarik kursi untuk Chanwoo.

"Terimakasih hyung~" Chanwoo sebenarnya masih marah karna dijadikan kambing hitam oleh hyungnya, tapi langsung luluh begitu pujaan hatinya menarikkan kursi untuknya.

"Kamu mau pesan apa dek?"

"Dedek nggak laper hyung, masih kenyang."

"Beneran? Hyung yang traktir tenang aja."

"Nggak usah hyung." Chanwoo lalu melirik hyungnya. Yang dilirik sibuk melihat menu -_- Bomat ya adeknya kelaparan atau nggak tadi kan bilangnya nggak mau makan...

"Aku mau ini, ini, sama ini."

"Banyak banget yang dipesen. Ambil nih dompet sekalian Ned!" Bobby melempar dompetnya.

"Oke." June langsung mengambil dompet Bobby dan menyimpannya.

"Sial!" Umpat Bobby pelan.

"Ngomong-ngomong yang lain mana? Jadi dateng nggak sih?"

"Emang yang lain siapa? Kita kan udah dateng semua. Udah ada 1 (Jinan), 2 (Hanbin), 3 (Bobby), 4 (June) sama aku, 5 orang." Donghyuk menghitung orang yang hadir.

"Itu loh anak baru yang lusa baru masuk. Katanya mau ikut."

"Oh Yunhyeong-hyung, tadi bilang kalau telat. Adiknya minta dianterin ke supermarket dulu."

"Oh..."

Dari nada bicara hyungnya Chanwoo tau kalau sosok yang membuat hyungnya mau berdandan rapi adalah Yunhyeong...

TBC

Ini mungkin cuma jadi 2-3 part aja sih, kayaknya 😂😂

JUNCHAN STORIESTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang