00:01

1.3K 118 2
                                        

Waktu itu senin pagi di sebuah sekolah menengah atas terdapat beberapa siswa yang tengah berada di lapangan.disana terpatri sekelompok mahasiswa tingkat satu sedang mengelilingi lapangan.salah satunya mendadak berhenti sambil memegangi lututnya seraya mengatur napasnya yang tidak beraturan.

"Aku capek..."keluh anak itu.

Anak lain di depannya melirik temannya yang berhenti kemudian mendudukkan tubuhnya begitu saja seraya mengelap keringatnya.Dua anak berikutnya lantas mengikuti,dan ambruk begitu saja terkulai lemas di bawah terik matahari.
Tidak lama seorang pak tua meneriakki.

"Takkemichi,chifuyu,akkun,hakkai!! Siapa suruh kalian duduk,cepat kembali berlari.hukuman kalian masih berlanjut!"titah pak tua itu yang ternyata seorang guru.

Mereka berempat serempak bangun

"Ck bawel banget"monolog chifuyu.

Guru itu yang samar-samar mendengar suara chifuyu dengan cepat menoleh

"Kamu ngomong apa?!"katanya sambil mengembus napas kasar.

Chifuyu menggeleng-gelengkan kepala dan kedua tangannya."tidal-tidak pak..b-bukan apa-apa"

Guru itu masih melototinya

suasana mendadak canggung.chifuyu melirik teman-temannya satu persatu.lalu ia menyikut takkemichi disebelahnya.

"Hey,apa kita kabur saja"bisiknya.

Takkemichi tersentak segera setelah itu wajahnya kembali biasa dan melirik sekilas wajah chifuyu yang tampak tidak berdosa itu.

"Apa kau serius?"takkemichi membalas

"..eheum..!"guru itu terbatuk pelan

Empat anak itu kembali diam menunduk dan merapat tepat depan gurunya.

Chifuyu mendesah pelan "anu..DI BELAKANG BAPAK ADA BU YONA"

takkemichi,hakkai,dan akkun yang menyadari kenapa chifuyu berteriak seperti itu ikut menunjuk ke arah belakang guru itu dengan meyakinkan bahwa pernyataan chifuyu benar.

Guru itu gelapan sendiri dan berisyarat"beneran?"

"IYA PAK CEPET TEMUIN"saut chifuyu heboh

guru itu pun menoleh kebelakang. kemudian melirik sekitarnya dan ternyata tidak menemukan siapa-siapa yang ia lihat hanya kucing yang sedang mengeluarkan kotorannya di semak-semak.

Sekian detik guru itu tersadar.ia menahan napasnya,pupil matanya menyusut kecil, wajahnya memerah pada, ternyata empat anak di hadapannya telah hilang tanpa jejak .







Continued

YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang