"HUAAAA BUNDAAA!!!" Teriak seorang gadis didalam kamar.
Seorang wanita berumur 39 tahun yang sedang berada di dapur itu berlari menuju teriakan tersebut.
"Loh,Nay jadi kamu belum berangkat sekolah?" Tanyanya.
"Bundaa,kenapa ga bangunin Naya si duh," Ucapnya.Dengan grusa grusu mengambil seragam dan semua peralatan sekolahnya.
"Bunda bantuin," Ucap wanita tersebut.
Kanaya aria joshie seorang gadis 16 tahun yang hidup berkecukupan dengan kedua orang tuanya.Kanaya sering dipanggil Naya oleh teman temannya,katanya si lebih simple.
"Yaudah Naya berangkat dulu," Pamitnya kepada ibunya.
Naya berangkat menggunakan motor vespa matic berwarna putih kesayangannya.
"Mampus nih gue telat ah!" Gerutu Naya.
Dan benar gerbang sekolah telah ditutup oleh satpam 10 menit yang lalu.
"Mampus gue!" Gumamnya.
"P-permisi pak satpam,boleh bukain gerbangnya ga?" Tanya Naya.Sedikit cengengesan.
"Neng Naya telat?tumben banget neng," Ucap satpam.
"Iya Pak s-soalnya kesiangan," Ucap Naya.
"Yaudah sok masuk,tapi eneng harus dihukum," Ucap
Naya menggaruk kepalanya yang tak gatal "H-hah d-dihukum pak!?"
"Iya,berdiri di lapangan sama 1 jam pelajaran," Ucap satpam.
"Y-yah pak 30 menit aja ya please!" Mohonnya.Kepada satpam.
"Ouuhh..gabisa neng," Ucap satpam.
Ia sangat kesal."Apes banget sih gue udah telat dihukum lagi,apa kata orang seorang Naya gini dihukum huh," Gerutunya.Dengan geram Naya menendang motor sport disampingnya.
"Duhh,ni motor siapa si anjir," Ucapnya.Dengan kesal. "Sejak kapan motor lo disini?" Tanya Naya.Kepada seorang lelaki yang tengah berbincang dengan pak satpam.
Tapi pertanyaan Naya lantas tak dijawab oleh lelaki itu.Ia malah berjalan melewati Naya.
'Cewe gajelas" Pikirnya.
"WOII!!" Teriak Naya.
"Aduhh,udah neng buru dikerjain hukumannya atau mau ditambah lagi?" Tanya satpam.
"E-eh engga dong pak" Ucapnya.Dengan senyum terpaksa.
Dengan cepat Naya segera mendorong vestic nya kedalam parkiran lalu melakukan hukuman.
Ditengah lapangan dan panasnya terik matahari Naya berdiri dengan wajah kesal,tangannya hormat kepada sang merah putih.
Tapi dia tak sendiri dilapangan itu,ada siswa laki laki disampingnya yang memiliki nasib sama dengan Naya.
"Lo kelas mana?" Tanya Naya.
Tapi ia tidak mendengar jawaban dari lelaki itu.
"Dasar budek," Gumamnya.
"Gue bukan budek," Ucap lelaki itu.
"Astaghfirullah cenayang banget ni cowok," Gumamnya lagi.
"Boleh kenalan ga?" Tanya Naya.
"Alden adhiar baskara," Ucap lelaki itu.
"O-oh gue-" Ucapannya terpotong.Belum selesai melanjutkan perkataannya cowok itu pergi begitu saja meninggalkan Naya.
"DASAR COWOK SONGONG," Teriak Naya.Ia sangat kesal.
"Yaampun Nay lo kok bisa sih dihukum gini,lo butuh apa?kipas?air?atau payung?" Tanya Keyla.Tiba tiba memasuki area lapangan menghampiri sahabatnya yang tengah dihukum.
