The rules

323 35 35
                                    

Gresiella's POV

Ya Tuhan. Selera makanku benar benar sudah hilang sehabis di datangi dua mutan dari planet antah berantah tadi.

Aku menyapu seisi kantin. Tidak terlalu buruk sih. Tapi tetap saja aku membencinya. Mataku tertuju ke arah meja yang diduduki mutan mutan aneh itu.

What?!

Entah benar atau tidak tapi aku menangkap mata Max yang menatapku sekilas.

Sepertinya aku harus periksa mata setelah ini.

--------

"Nah, anak anak, ibu ingin menyampaikan sesuatu. Kalian pasti ingat bahwa kita sebentar lagi akan mengadakan ujian. Dan.. kami semua para guru, sudah merundingkan ini matang matang..." ucap Mrs. Pinova di depan kelas.

"Ingat yang kukatakan waktu itu, Ella?" tanya Fred memecahkan konsentrasiku.

"Sangat" jawabku tanpa menoleh ke arahnya.

"Tempat duduk untuk ujian, kami sendiri, para guru yang akan mengaturnya" sambung Mrs. Pinova.

"Apa?!"

"Ahhh.. tidakkk"

"Yang benar sajaaaa"

"Ini tidak adil, Mrs!!"

Berbagai bentuk protes menggema di seluruh penjuru kelas.

Karena ya, tempat duduk ujian memang selalu bebas, tergantung murid itu mau duduk dimana. Tapi entahlah kenapa sekarang keluar ketentuan seperti itu.

Kulihat Mrs. Pinova menghela napas panjang sebelum akhirnya keluar kelas.

Sangat lucu. Mengapa harus ada peraturan bodoh macam itu. Ugh! Benar benar sangat menyusahkan.

Tapi, semoga saja yang akan duduk denganku, siapapun itu, tidak memanfaatku seperti Fred-,-

"See? I told you" ucap Fred lagi.

"I know, Fred" jawabku sambil memutar bola mata jengah.

--------

"Ku harap aku bisa duduk denganmu" ucap Fred dibelakangku.

"Aku yang rugi, bodoh" sahutku datar.

"Hei, kau tidak ingat, kemarin aku bahkan berusaha belajar denganmu-_-" ucap Fred yang saat ini bersandar di samping lokerku.

"Ella, Fred" teriak seseorang memanggil kami. Aku tidak tau apa yang membuat kita jadi berteman seperti ini.

"Oh hai, Greyson" sahut Fred. Sedangkan aku masih sibuk membereskan lokerku.

"Kau sudah mengecek mading?" tanya Greyson dengan nafas yang terengah engah. Pasti dia berlari.

Mading?

Ada apa memangnya. Aku menutup lokerku lalu menguncinya.

"Belum. Memangnya ada apa?" tanya Fred penasaran, well.. sebenarnya aku juga penasaran.

"Ayo ikut aku" ajak Greyson.

"Ayo, Ella" aja Fred sambil menarik lenganku.

"Kalian duluan, nanti aku dan Chloe menyusul" ucapku, mengingat Chloe masih di kelas dengan Mr. Henderson.

"Baiklah" ucap Fred lalu berlari menyusul Greyson.

-------

"Ugh! Tidak bisakah semua orang di sekolah ini tidak mengerubungi mading, huh?" gerutu ku begitu melihat banyak sekali manusia yang mengelilingi mading. Kulirik Chloe mengangguk menyetujui pendapatku.

The Mistaken // Greyson ChanceWhere stories live. Discover now