Prolog

42 9 3
                                        

Now Playing : Ran - Dekat di hati~

Dimasa pandemi seperti ini, orang-orang terpaksa melakukan segala aktivitas di rumah

Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.

Dimasa pandemi seperti ini, orang-orang terpaksa melakukan segala aktivitas di rumah. Dengan begitu, banyak sekali anak muda yang merasa suntuk hingga akhirnya lari ke media sosial untuk mencari teman karena ia bosan. Begitupun dengan Daisy Aprilia Gerbera, atau kerap dipanggil Lia.

Lia menemukan aplikasi radio ini jauh sebelum adanya pandemi. Namun ia sempat berhenti bermain aplikasi tersebut dikarenakan pacarnya, Adam melarangnya untuk terlalu sering bermain aplikasi tersebut dan lebih fokus ke hubungan mereka dan juga kehidupan Lia. Tentu ini semua demi kebaikan Lia.

Sedikit kuceritakan tentang Adam. Brian Adam Pradigta. Cowo yang ditemui Lia melalui aplikasi radio setahun yang lalu. Adam adalah sosok yang sangat baik, semua yang Lia inginkan selalu berusaha Adam penuhi. 

Lia merasa diperlakukan Adam seperti ratu, walaupun mereka hanya sebatas virtual. Yap, mereka belum pernah bertemu. Lia tinggal di Jogja dan Adam tinggal di Ibukota.

Adam.

Sosok pria berumur setahun lebih tua dari Lia, pria tinggi berkaca mata, dengan kulit putih dan hidung mancung, badan agak berisi namun pas untuk ukuran pria seusianya. Mungkin semacam itu gambaran dari beberapa foto dan video Adam, serta dari video call mereka bedua. Adam adalah sosok yang sangat menarik dimata Lia, walaupun Lia belum pernah menatap nya secara langsung.

Dalam hubungannya yang menginjak satu tahun, bukan berarti Lia tidak ingin bertemu dengan Adam. Tentu Lia selalu menanyakan kapan Adam bisa datang ke Jogja menemuinya. Karena setahun bukanlah waktu yang sebentar untuk sebuah hubungan, apalagi virtual.

Ayolah, siapa yang percaya dengan hubungan virtual? pacaran dengan smartphone? 

Dengan teknologi yang semakin canggih, memungkinkan seseorang untuk saling mengenal dan dekat walaupun jarak mereka antara Sabang dan Merauke. Tidak hanya Sabang dan Merauke, bahkan beda negara, beda samudra pun bisa kita jangkau dengan mudah. Hanya dengan bermodalkan smartphone, paket data, dan tentu saja bahasa. Namun dengan adanya google translate, tentu saja bahasa bukanlah menjadi suatu masalah.

Namun, kita tidak bisa percaya begitu saja dengan orang yang kita kenal lewat virtual. Siapapun bisa memalsukan identitas nya. Banyak orang yang memilih tidak memakai nama asli mereka dengan berbagai alasan tertentu. Bahkan ada pula yang memalsukan gender mereka.

 Mungkin tanpa kita sadari, kita menemui seseorang yang mungkin mengaku pria, namun aslinya dia wanita. Begitupun sebaliknya. Aneh? Menyeramkan? Namun itu benar terjadi.

 Kadang tingkat jahil seseorang yang tidak peduli apakah dia berbohong, apakah dia menyakiti perasaan seseorang. Ia hanya melakukannya demi kesenangan belaka. Atau sekarang lebih dikenal dengan iseng dan gabut mungkin ya...

Untuk itu, kita harus lebih selektif dalam memilih teman di dunia maya. Apalagi jika sudah naik ke tingkatan "baper". Kita harus memastikan identitas dia dengan benar. Agar kita tidak salah menaruh hati kita. Udah terlanjur baper, eh tau nya sejenis. Kan repot. wkwkwk

Dalam hubungan virtual pun, tentu banyak overthinking overthinking yang dirasakan kedua pihak. Karna kita tidak benar benar tau keseharian pasangan kita seperti apa. Mungkin benar, setiap orang punya kehidupan nya masing-masing. Dan pastinya kepercayaan lah yang paling andil dalam hubungan tersebut. 

Sebuah hubungan tanpa adanya kepercayaan adalah suatu hal percuma. Dilanjutkan tidak sehat, disudahi pun sakit.

Salah satu hal yang menjadi kecemasan adalah apakah pasangan kita tidak memiliki orang lain di sana? Apakah benar dengan ia ijin melakukan ini itu dia benar melakukannya? Stop, jangan berfikiran buruk ya terhadap pasangan kita.

Yang perlu kita tekankan adalah kepercayaan. Selalu tanamkan dalam hati kita, jika ia serius, maka ia akan benar-benar menjaga hati kita. Namun sebaliknya, jika ia tergoda dengan orang lain di luar sana, berarti dia bukan orang yang terbaik buat kita. 

Lepaskan, tidak usah disesali, apalagi sampai menyalahkan diri sendiri.

"Ingat bahwa Tuhan tidak akan mengambil milik kita melainkan mengganti nya dengan yang lebih baik. Jadi jika kita kehilangan dia, siap-siap saja Tuhan akan mendatangkan yang terbaik buat kita."

Balik lagi ke kisah Lia dan Adam

Tentu saja Lia sudah muak karena Adam selalu memiliki 1000 alasan tiap Lia menanyakan kapan Adam menemui nya. Namun bagaimanapun, Lia sangat menyayangi Adam.

"ih kamu gemes banget sih, pengen nyubit." Lia sangat terlihat menggemaskan dimata Adam. Ia sangat mencintai gadisnya dan tidak akan membiarkan siapapun mengambilnya darinya.

"Ya kamu kesini makanya, kita udah setahun pacaran loh by, masa kamu dari dulu janji mulu ga di tepatin." Omel Lia saat mereka sedang melakukan video call. Wajah nya menunjukkan kesal ke Adam. 

Bibirnya ia majukan beberapa senti, menunjukkan bahwa ia lelah dengan semua janji janji Adam.

Terlihat menggemaskan. Namun bukan saatnya untuk Adam gemas dan manja kepada Lia. Ia tau wanitanya sedang kesal kepadanya.

"Ya kan kamu tau sendiri by, liburan semester kemarin aku gak diijinin sama ortu. Terus sekarang lagi corona. Susah buat aku kesana. Kamu yang sabar ya sayang, aku janji aku bakal kesana secepatnya." Bujuk Adam untuk menenangkan Lia.

"Jangan kebanyakan janji kalo ga bisa nepatin."

"Iya, maaf. Yaudah kamu tidur aja gih udah malem. Jangan begadang ya. Good night sayang. Love you."

Lia sedikit melunak, lalu ia mencari posisi tidur yang nyaman. Ia berusaha memejamkan mata nya walaupun sebenarnya ia sedikit kesal. Namun setiap ia menatap wajah kekasihnya di layar ponselnya, jujur ia tidak mau kehilangan kekasihnya itu. Perlahan ia tertidur dengan posisi video call yang masih menyala. Rutinitas kedua nya sebelum tidur.

BERSAMBUNG

Haiiiii... selamat datang di cerita Senalia. Ini masih prolog ya, dan masih ada lanjutan prolog part 2 nya.

Pasti kalian penasaran kan, Sena tuh siapa sih? Kenapa malah Adam yang ada di prolog, wkwk

Ohiya, mau nanya dong, disini ada gak yaa yang sedang menjalin hubungan virtual? Coba absen sini.

See you next part!!!

With love, Raffriday.

SENALIAHistórias para pegar e não largar. Descubra agora