Bruk
"Ah maaf saya tuan, saya benar-benar tidak sengaja" ujar violet sembari menunduk hormat dengan gelas dan piring kotor di tangannya.
Zafran Al-ghifahri pria dengan alis tebal, bulu mata lentik, bibir tebal dengan warna pink cerah, rahang yang kokoh dan terlihat tegas, tinggi 180cm.
Ah, idaman!.
Pria yang di kenal dan di idam-idamkan oleh kebanyakan kaum hawa karna ketampanan yang dia miliki, walaupun sifatnya yang dingin tak membuat kaum hawa mundur, justru membuat tekad kaum hawa lebih terlantang.
Selain tampan, dia adalah pria yang sukses dengan segala kekayaan dan kemampuan yang dia miliki.
Ahh satu kata buat pria berhati es ini
Sempurna.
Zafran menatap violet tampa ekeluarga datar, ah ralat benar-benar datar.
Violet anatasya-zdara, gadis yang cantik dengan bola mata hitam pekat, hidung mancung, bibir mungil, dan tinggi 160. Sangat pas untuk di peluk.
Gadis yang bisa di bilang cerewet dan ceria ini hidup dengan ayah dan ibu tirinya, dia juga memiliki saudara tiri bernama Tiara yang kecantikannya jelas di bawahnya.
Hmm-_
"Sekali lagi maafkan saya tuan" ujar violet sekali sembari melirik takut-takut ke arah sang pria.
"Sudah lah, maafkan saja gadis ini" ucap roy kepada zafran.
Pasalnya zafran di kenal dengan sifat arogannya jika bertemu dengan makhluk yang mengangu ketentramannya, baik pria ataupun wanita.
Oh oke boy.
Zafran hanya membalas dengan deheman saja, kemudian melangkahkan kaki meninggalkan cafe serta gadis itu tampa mengucapkan apapun.
----- ----- -----
"Roy"
"Hmm"
"Aku ingin memiliki gadis tadi"
"Yang menabrakmu tadi?"
"Hmmm"
"Apakah perlu aku yang mencari taunya?"
"Tidak, biarkan aku yang berusaha"
Oh shit, mengapa kau mengangu pikiran ku gadis nakal. Batin zafran benar-benar frustasi akibat ulah gadis yang tadi menabraknya.
Zafran menekan tombol kecil yang berada di jam tangan mahalnya setelah roy pamit keluar dari ruangannya.
Tok tok tok
"Masuk" ucap zafran.
Pria itu kiano, tangan kanan sekaligus orang kepercayaan keluarga Al-ghifahri.
Kiano membungkuk secara hormat kepada zafran atau yang bisa di bilang bosnya besar nya setelah mendiang tuan Rifky Al-ghifahri.
"Cari tau tentang gadis yang menabrak ku di cafe mentari tadi, waktumu hanya 60 menit" sambung zafran tampa menoleh sedikitpun ke arah kiano.
"Baik tuan" ucap kiano sambil mengundurkan diri dari hadapan tuannya.
----- ----- -----
"Lo itu gimana si kerja nya, gak becus!" bentak fira. Ya, anak dari pemilik cafe tempat violet itu tampak memang tak suka dengan violet karna gadis itu mengalahkan kecantikannya.
Iri bilang bos!
"Maafkan saya nona" ujar violet dengan nada menyesalnya.
"Lo tau siapa tadi, Zafran Al-ghifahri, Al-ghifahri violet, Al-ghifahri! Lo! Gara-gara lo! Harusnya gua udah kenalan sama dia! Dan harusnya gua udah dinner bareng dia! Inget ya ini semua gara-gara lo!" ucap fira penuh penekanan di setiap katanya. Setelah puas memaki violet, fira pergi meninggalkannya.
Oke nona FIRA yang terhormat, sepertinya anda terlalu lama tertidur🌚.
Kuatkan hati hambamu Tuhan, aku tak yakin aku tidak akan mengakhiri hidupku seperti alm bunda. Bunda seperti nya aku akan menyusulmu. Batin violet sambil menatap punggung fira yang perlahan menjauh.
Setelah beberapa saat merenungi nasib nya, violet kembali berkerja.
Huaaaaaa ini karya pertama aku, plis bgt kasih saran sma dukungannya ya.
Kalo banyak yang suka bakalan cepet ke part selanjutnya.
Mon maaf kalo ada kata2 yg ngerusak suasana, jiwa julid lisa ga bisa di tahan, oke next ke part selanjutnya. Xixi
Salam
LsArtnti.
YOU ARE READING
Mr. Arrogant
General Fiction"sekali ku katakan kau milikku, maka kau akan selamanya tetap menjadi milikku!" "aku tak terima penolakan meskipun semesta yang menolaknya" . . . bagaimana jadinya pria dingin yang arogan, tak tersentuh oleh wanita bak gitar spayol. Lalu bagaimana d...
