Chapter 1

38 2 2
                                        

Rabu, 27 Jan 2021 08:20 PM

[EXTRACTION]

|Chapter 1|

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
//Rezka POV (Flashback)//

'AKU MOHON AYAH HENTIKAN INI!'

'TCH, URUSI URUSAN MU SENDIRI SANA DASAR ANAK JALANG!-'

"Begitulah Suasana Di Rumah Ini
Kakak Yang Selalu Berusaha Membela Ibu Dan Ayah Yang Selalu Memperlakukan Ibu Secara Kasar..."

"Sebenarnya aku sendiri sudah muak dengan apa yang ada di dunia ini...
Tidak punya teman  satupun, merasa dikucilkan di keluarga, dijadikan budak oleh ayah sendiri...
Aku merasa mungkin ini saat nya aku pergi....
Tapi bagaimana dengan kakak dan ibu? Ah Sudahlah"

//Rezka POV//

Ah Ahahahaha Dasar Diriku...
Mungkin Dari Dulu Memang Aku Hidup Hanya Untuk Di Kekang...
Dasar...

//NO ONE POV//

"Kapten, Tuan Ray Ingin Bertemu Dengan Mu"

"Wha-??? Aku ga salah denger kan??" Jawab Rezka Dengan Nada Sedikit Tinggi

"Sudahlah Patuhi aja sana perintah ayah mu" Kata Sahabat Rezka Yang Tiba² Muncul

"Tch Kau Sebenarnya Berpihak Pada Siapa Ha?"

"Woah² Tenang Aja Untuk Sekarang Lebih Baik Turuti Perkataan Ayahmu Dulu Aja" Jawab Sahabatnya Dengan Gemetaran

"Huh Baiklah²...Kalau Begitu Ku Titip Yang Disini Pada Mu Farris-" Jawab Rezka Sambil Mengenakan Jaket

"Hush² Sana Sana Serahkan Yang Disini Pada Farris Heichou U-U" Jawab Farris

Tidak Lama Kemudian Tiba² Ada Pisau Melayang Tepat Di Samping Wajah Farris

"Jangan Bercanda Dasar Bodoh-" Kata Rezka Dengan Nada Datar

Sementara Farris Hanya Terdiam Gemetar Karna Hampir Terkena Benda Tajam Yang Melayang Tadi

"Pfft- Haha... Kalau Begitu Aku Pergi Dulu" Kata Rezka Sambil Pergi Keluar Dari Gedung Kumuh Tersebut

"PERGI SANA BANGSUL-" Jawab Farris

Sementara Yang Lain Hanya Bisa Melihat Dan Berbisik-bisik Satu Sama Lain

"Heh Jan Nge-Rumpi Kalian 🗿"  Kata Farris Sambil Mencoba Menenangkan Suasana

[Meanwhile Arezka/Rezka]

"Wah² Si Anak Jalang Sudah Datang Rupanya"

"Tch Apa Mau mu?"

"Sebenarnya Tidak Ada apa²... Hanya Saja..."

"Kau Kan Yang Memaksa Beberapa Bawahan Ku Untuk Menjadi Bawahan Mu?" Kata Ray Melanjutkan

"Pfft- Ahahaha Bagaimana Kalau Memang Para Bawahan Mu Itu Yang Menginginkan Bersekongkol Dengan ku.......Ayah?"

"Tch Benar² Merepotkan"

Keduanya Tersenyum Seringai Tidak Ada Yang Tau Apa Alasan mereka menunjukkan Wajah Seperti Itu...
Sampai² Terdengar Suara Dering Gawai Yang Memecahkan Keheningan Diantara Mereka Berdua

Rezka Hanya Menghela Nafas Dan Berniat Untuk Keluar Dari Mansion Mewah Milik Ayah Nya Tersebut...

"Yaa Kalau Begitu Aku Pergi Dulu 'Ayah'" Ujar Rezka Sambil Pergi Keluar Dari Ruangan Tersebut Dan Pergi Dari Rumah Yang Dia Anggap Neraka Tersebut

'Benar² Merepotkan' Ucap Rezka Dalam Hati

Dia Pun Segera Kembali
Ke Gedung Kumuh Tadi


//Sesampainya//

"Ada Apa Ini-" Ucap Rezka Saat Masuk

"Cepetan Sini Bangsul Jan Kebanyakan Tanya Dulu 🗿" Ujar Farris Sambil Keluar Dari Sebuah Ruangan

Rezka Yang Mendengar Nya Segera Masuk Ke Ruangan Yang Dimaksud Farris Dan Dia Hanya Terheran-heran Melihat Isi Ruangan Tersebut,
Seorang Pemuda Yang Terbaring Lemah Karna Bisa Dipastikan Terkena Luka Tembakan Dan Sedang Diobati Oleh Salah Satu Anak Buah Rezka

"Siapa Dia?" tanya Rezka

"Aku Tidak Tahu, Yang Pertama Kali Menemukan nya Si Ryan" Kata Farris

"Mana dia Sekarang-" Tanya Rezka

"Disini-" Kata Ryan Yang Muncul Tiba²

"Kau Tahu Siapa Dia?" tanya Rezka

"Aku Tidak Tahu Tapi Yang Jelas Dia Tadi Mengatakan Sesuatu-" Kata Ryan

"Mengatakan Apa Memang Nya?"

"Mungkin Cyclothrin Tadi Aku Dengar Nya Samar² Jadi Ga Seberapa Tahu" Kata Ryan

Rezka Hanya Bisa Menghela Nafas Dan Memegang Jidatnya

"kenapa bro-" Tanya Farris

"Aku Gatau Ya Cuman Ngerasa Kalo Ini Ada Hubungan Nya Sama Pak Tua Brengsek Itu..."

"Kamu Kek Nya Butuh Istirahat Deh 🗿" Kata Farris

"No Gaakan"

Tidak Lama Kemudian Pemuda Yang Tadinya Terbaring Lemah Tiba² Bangun Layaknya Orang Terbangun Tiba² Karna Yang Dialami Di Mimpi Nya

Pemuda Itu Hanya Menghela Nafas Dan Langsung Memegang Jidatnya

"Sudahlah..." kata pemuda tersebut dengan pelan

"Hoi Ada Apa?" tanya Rezka Dengan Nada Yang Sedikit Di Tinggikan

"E-Eh Kalian Siapa?" Tanya Pemuda Itu Yang Melihat Rezka Farris Dan Ryan Sedang Memperhatikan Dia

"Justru Kami Yang Heran Kamu Itu Siapa-" Tanya Rezka

"Aku Atharis Finley Frederico Terserah Kalian Mau Panggil Aku Apa" Kata Pemuda Itu

"Hmm Nama Yang Bagus Aku David Farris Thompson Sebelah Kanan Ku Kaina Arezka Anderson Dan Sebelah Kiri Ku Adalah Ryan Carle-"

Belum selesai Farris Menjelaskan Ryan Sudah Terburu-buru Untuk Pergi Dari Tempat Itu Entah Kenapa Dia Seperti Itu Tapi Memang Sifat Nya Seperti Itu Jadi Tidak Bisa Disalahkan

"O-Oh Sa-Salam Kenal?" Kata Haris

"Jadi? Tadi kata pemuda yang tiba² Pergi tadi Kau sempat Mengatakan Kata 'Cyclothrin' Sebelum Kau Pingsan, Bisakah Kau Menjelaskan nya pada kami apa itu Cyclothrin?" Kata Farris Sambil Menutup Ruangan Tersebut Sedangkan Arezka Hanya Bisa Diam Sambil Duduk Di Tempat Duduk Yang Ada

"Tidak Ada Yang Spesial Jadi Aku Tidak Bisa Memberitahu nya pada kalian..." Kata Haris

" Pfft- Ahahahahahahaha Anak Kecil Seperti Mu Bisa Apa Ha?" Ejek Rezka Karena Tinggi Haris Yang Mungkin Hanya 160 Cm

"O-Oi Jangan Kek Gitu Lah Rez-" Ujar Farris

Sedangkan Haris Hanya Diam Mendengar Kata² Tersebut Seolah-olah Dia Tidak Mendengar Perkataan Rezka, Tidak Lama Kemudian Haris Hanya Bisa Geleng² Kepala

"Baiklah² Aku Akan Menjelaskan Nya Pada Kalian" Kata Haris

Rezka Hanya Bisa Tersenyum Puas Dan Sedangkan Farris Hanya Bisa Bengong Dengan Maksud Bisa² Nya Rezka Dapat Tersenyum Setelah Bertemu Dengan Anak Ini?

Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya? Apakah akan Terjadi Perkelahian? Atau kah Sebaliknya?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

|Chapter 1 Selesai|

ExtractionCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang