"Kupikir selama ini aku hanya ingin membayar kesalahanku. Kesalahan yang sepertinya tidak bisa ditebus meskipun aku berusaha menebusnya sekuat tenaga, tapi ternyata aku salah. Orang itu, aku ingin berada di dekatnya bukan hanya karena aku ingin membayar kesalahanku, tapi karena dia memang orang yang punya daya tarik."
Penyiar radio bernama Park Hye Rin[1] itu tersenyum sembari menganggukkan kepalanya sekilas.
"Aku yakin akan ada banyak orang yang juga melakukan hal sepertiku jika bertemu dengannya—maksudku, ingin selalu berada di dekatnya," lanjut Young-Soo.
Young-Soo berhenti ketika melihat manajernya melirik dari sudut ruangan dengan kening berkerut dan tatapan yang sama sekali tidak terlihat santai. Manajernya jelas takut jika Young-Soo bertindak terlalu jauh dengan menyelesaikan sesi ceritanya di siaran radio malam itu. Heran. Bisa-bisanya mulutnya itu mengeluarkan cerita seolah ia baru saja bertemu dengan sahabat karibnya.
"Ah, aku berharap pendengar semua bisa merasakan ceritaku, itu adalah cerita untuk lagu terbaruku. Sangat menyenangkan jika kita memiliki keinginan untuk selalu dekat dengan seseorang, bukan?"
Orang mana yang percaya alibi semacam itu, batin Young-Soo dalam hati. Sebenarnya, kalau saja manajernya—Manajer Kim—tidak akan mendapat masalah dari kata-kata yang diucapkannya di radio, kemungkinan Young-Soo tidak akan menambahkan penjelasan apa pun. Dia tidak perlu berpura-pura membuat cerita itu sebagai cerita dari lagunya atau sebagainya. Bulan lalu ketika Young-Soo sembarangan bicara di sebuah wawancara, Manajer Kim terancam dipecat dari pekerjaannya dan Young-Soo kebingungan setengah mati. Manajer Kim adalah satu-satunya manajer yang paling cocok dengannya dan Young-Soo tidak ingin menggantinya dengan siapa pun.
"Untuk itu, mari kita dengarkan, Sweetest Mistake dari Min Young Soo."
Alunan piano terdengar di bagian intro lagu Young-Soo. Ketika suara mikrofon dihentikan, Manajer Kim datang tergesa dan memukul pundak Young-Soo keras.
"Kau memang tidak pernah peduli pada hidupku, Min Young Soo!" serunya.
"Hyung, sakit! Justru karena aku peduli pada hidupmu maka aku mencari cara untuk membuat itu tidak seperti cerita sungguhan. Aku sudah berusaha, tahu!"
"Aku akan membunuhmu kalau kau sekali lagi membuatku berjalan bagai telur di ujung tanduk."
"Tapi apa yang kukatakan tentang gadis itu memang benar."
"Aku tahu, Young-Soo-ya. Tiga tahun lebih rasanya sudah cukup untuk mengetahui siapa dirimu."
Baik Manajer Kim dan Young-Soo sama-sama menghela napas. Seiring dengan helaan napas tersebut, dentingan nada terakhir lagu Sweetest Mistake berakhir.
If only you believe that this love is true, I promise I will stay forever.
Forever beside you...
[1] Tokoh dari novel Radio's Heart karangan Lia Nurida
Author's Note:
Halo, semuanya! Aku kembali dengan cerita baru berjudul Mint To Be. Cerita Mint adalah pengembangan dari tokoh Mint pada novel Phone's Reminiscence. Buat kalian yang pernah baca Phone's Reminiscence pasti tahu Mint, dong.
Cerita ini akan terbit seminggu sekali. Selamat membaca kisah Mint dan Young-Soo!
XOXO,
Dhamala Shobita
YOU ARE READING
Mint To Be
General FictionAda tiga hal yang selalu mengganggu pikiran Mint akhir-akhir ini. Pertama, bagaimana caranya pulih setelah kekasihnya meninggal dunia. Kedua, bagaimana dia bisa beradaptasi di perusahaan baru tempatnya bekerja. Ketiga, bagaimana dia bisa menghadapi...
