Ada beberapa waktu dimana aku sebagai manusia dengan tingkah idiot akan jatuh hati kepada seseorang di balik sana. Warna matanya terlihat terang di bawah sorot matahari siang kala itu. Ada usik di setiap tindakannya dalam menatap. Awalnya, kukira dia hanya seperti orang kebanyakan yang tertarik dengan penampilan di depan sana. Sayangnya, tidak.
Mata kami bertemu diantara kerumunan, sungguh itu tidak sengaja! Berpaling sejenak setelah itu, wajahnya tertutup benda biru langit entah karena apa. Pikirku, dia sudah hilang di tengah riuhnya sorak penonton yang selalu bertambah. Lagi-lagi, tidak.
Di masih dalam posisi nyamannya menatap di arah sana. Bodohnya diriku, kenapa tidak melemparinya? Panas matahari membuat suhu meningkat drastis, tapi tetap saja beberapa kali masih kulihat disana sedang mencuri pandang, padahal aku juga demikian. Orang aneh, pikirku kala itu. Lalu, pertanyaan muncul dari benakku si gadis yang berdiri di kerumunan manusia fanatik.
Aku tidak tertarik padanya, bukan?
-nafizha
ESTÁS LEYENDO
DIMENSI KATA
De TodoTulisan dari dua orang yang berbeda, tetapi memiliki beberapa kesamaan. Tentang hidupnya, dunianya. Bacalah, mungkin kalian pernah mengalami hal sama dengan kami. Atau mungkin kalian adalah pemeran dari sepenggal tulisan ini.
