Diantara banyaknya syair merdu yang paling mengoyak syahdu,
Hanya gumaman tawamu yang paling aku rindu.
Dan diantara derasnya waktu yang begitu cepat berpacu,
Hanya raut senyum'mu yang membuatku terbujur kaku.
Kaulah,
Persinggahan senja yang paling memancarkan jingga,
Juga peraduan rindu yang tak pernah jemu - jemu memberikan haru.
...
Dan hanya engkaulah,
Peliknya sebuah muara sebagai peran peneduh,
Untuk segenap raga yang hampir saja rubuh...
Juga,
Hangatnya dekapan peluk,
Untuk sebuah harap yang pernah diambang ambruk.
...
Terima kasih!
Untuk selalu menetap,
Meskipun harap tak selalu mendekap.
Juga untuk selalu menghargai,
Meskipun raga tak kunjung saling memiliki.
...
Harapku!
Dimanapun kamu berada,
Semoga selalu dalam lindungan'Nya.
YOU ARE READING
Sejenak Sajak
RandomDari setiap untaian kata yang tertera, adalah segenap imaji yang saya ciptakan dengan sepenuh hati. Semoga! Aksara saya bisa memberikan asa, untuk siapapun kita yang senantiasa mencari makna semesta. Join my Facebook Grup : Miracle Wattpad Personal...
