Chapter 1 • Crazy Woman

51.7K 4.3K 73
                                    

Ethan tidak tahu kenapa tapi jantungnya terasa berdegup kencang ketika terpaksa membawa gadis yang berwajah mirip dengan Kattnes ini ke pent house-nya.

Dengan cepat Ethan menurunkan wanita asing ini dari mobil di depan lobby apartemen sambil menggendongnya ala bridal.

Ethan tak memungkiri bahwa seluruh baju wanita ini basah sekali dan membuat baju Ethan yang mendekapnya ikut basah.

"Ethan, ada apa? Mungkin aku bisa membantu." Seorang lelaki yang berpakaian pelayan yang berada di lobby apartemen langsung menghampiri Ethan dan mengikuti langkah Ethan ke lift. "Biar aku bantu."

"Thanks, Rey." Gumam Ethan sambil memasuki lift bersama dengan Rey -pelayan yang sudah Ethan kenal dengan baik.

"Siapa wanita itu? Kekasihmu?" Rey bertanya bingung sambil menatap Ethan penuh tanya.

Ethan hanya bergeming, berkali-kali menatap wajah wanita dalam dekapannya ini.

Wajah wanita ini begitu pucat dan bibirnya membiru. Kulitnya begitu terasa dingin sampai Ethan bisa merasakan dinginnya menembus sweater tebal yang dipakai Ethan.

"Sepertinya wanita ini terlalu lama di luar ruangan, Ethan. Hipotermia, mungkin?" Rey kembali berbicara ketika pintu lift terbuka dan langsung memasuki Penthouse Ethan.

"Terimakasih atas bantuanmu, Rey." Ethan berucap singkat, lalu langsung membuka pintu utama Penthouse dengan sidik jarinya.

Ethan panik, tapi berusaha untuk tenang.

Rey benar. Wanita ini sepertinya mengalami hipotermia ringan karena terlalu lama di luar ruangan di musim dingin ini.

Berkali-kali Ethan berpikir, terlalu gila wanita ini untuk menunggu Ethan begitu lama di taman. Dan Ethan kali ini merasa bersalah? Oh benarkah ini.

Dan sekarang Ethan meletakkan wanita yang berwajah mirip Kattnes ini di kasur utama Ethan, lalu Ethan menyalakan pemanas ruangan menjadi lebih hangat dan perlahan mendekati wanita asing ini.

"Siapapun kau, dan entah apa tujuanmu, tapi maafkan aku saat ini." Ethan kemudian langsung melepas satu persatu kain yang melekat pada tubuh wanita itu.

Seluruh pakaian wanita ini basah karena salju dan Ethan berkali-kali menggumamkan maaf.

Jelas Ethan tak bermaksud dan tak tergoda melihat tubuh polos wanita ini yang selalu mengingatkannya pada Kattnes, tetapi tak memungkiri jika tangannya bergetar ketika tak sengaja menyentuh kulit dingin ini.

Kemudian Ethan langsung menyelimuti wanita ini dengan selimut tebal tiga lapis, lalu Ethan perlahan-lahan menyeka wajah wanita ini dengan kain hangat-hangat kuku serta mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kering.

Dengan cepat Ethan menutupi bagian kepala wanita ini dengan handuk kering dan mengompres dahi wanita ini dengan kain hangat.

Ethan terdiam sebentar, menghela napas lelah sambil bersimpuh di samping wanita yang masih tak sadarkan diri.

Diam-diam Ethan tertawa kecil, "kenapa aku harus sepanik ini mengurusi wanita asing yang pingsan di hadapanku?"

Kemudian tangan Ethan terulur perlahan menggenggam wanita yang pingsan ini. Tangan wanita ini dingin, tapi perlahan menghangat ketika bertemu dengan telapak tangan Ethan.

"Kenapa bisa seperti ini? Dia mirip sepertimu, Kattnes."

• • •

Begitu mata Ethan terbuka, dirinya cukup tertegun sekejap ketika menatap mata Kattnes yang sudah menatapnya dengan hangat.

Dear Future Wife [Terbit di aplikasi DREAME]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang