Young Parents [Terbit]

ameliafitri583 tarafından

10.6M 856K 158K

[Part tidak lengkap] Keira Quenessia Siswi Sma kelas XII yang harus menjadi istri dan ibu di usia muda. Namu... Daha Fazla

Perkenalan
Satu
dua
Tiga
Empat
Lima
Enam
Tujuh
Delapan
Sembilan
Sepuluh
Sebelas
Duabelas
Tigabelas
Empatbelas
Cast
Limabelas
Enambelas
Tujuhbelas
Dalapanbelas
Sembilanbelas
Duapuluh
Duapuluh satu
Duapuluh tiga
Duapuluh empat
Duapuluh lima
Duapuluh enam
Duapuluh tujuh
Duapuluh delapan
Duapuluh sembilan
Tigapuluh
Tigapuluh satu
Tigapuluh dua
Tigapuluh tiga
Tigapuluh empat
Tigapuluh lima
Tigapuluh enam
Tigapuluh tujuh
Tigapuluh delapan
Tigapuluh sembilan
Empatpuluh
Empatpuluh satu
Empatpuluh dua
Empatpuluh tiga
Empatpuluh empat
Empatpuluh lima
Empatpuluh enam
Empatpuluh tujuh
Empatpuluh delapan
Empatpuluh sembilan
Limapuluh
Limapuluh satu
Limapuluh dua
Limapuluh tiga
Limapuluh empat
Limapuluh lima
Limapuluh enam
Limapuluh tujuh
Limapuluh delapan
Limapuluh sembilan
Enampuluh
Enampuluh satu
Enampuluh dua (khusus)
Enampuluh tiga
Enampuluh empat
Terbit?
Ekstra part 1
Baca ya!
VOTE COVER
CATAT TANGGALNYA!
SPOILER HARGA
❗OPEN PRE-ORDER ❗
Tersedia di toko buku online dan Info sequel
SEQUEL

Duapuluh dua

172K 11.8K 2.2K
ameliafitri583 tarafından


Bisa aku memilih?
Jika bisa aku ingin selalu ada disamping mu, aku yang selalu menggenggam tanganmu ketika kau tengah dalam kesulitan. Melihat canda tawamu, dan juga senyummu.
Pundak ku yang akan menjadi sandaranmu ketika kau berserdih, jemariku yang akan menghapus air matamu dan tatapanku yang akan menenangkanmu ✳

.YoungParents.

*Komentar jika iris mata kalian menemukan typo

Happy Reading  ❤

*****

Melihat ke belakang lagi dan lagi perempuan itu menghela nafasnya berat, untuk yang kesekian kalinya ia melirik jam silver di tangannya yang menunjukkan pukul 1 siang yang artinya jam makan siang sudah dimulai sejak tadi. Lagi dan lagi ia harus menelan pil kecewa menunggu orang yang sejak dua jam lalu janji namun belum kelihatan batang hidungnya

Ting

Bunyi ponsel membuatnya mengalihkan pandangannya lalu tertawa miris. Benar kan katanya orang itu tidak akan datang

"Buang waktu"

Dari pada tidak dimakan pesanan yang sudah ia pesan lebih baik ia makan sendiri. Sorry ia tau cari uang itu engga gampang jadi dari pada mubazir

"Loh Rara!"

Perempuan itu tersentak mendengar seseorang memanggil namanya, ia memutar tubuhnya dan melihat seseorang yang sepertinya ia kenal

"Ka Laras?"

Laras mengangguk mengambil tempat duduk di samping Rara yang masih menatapnya kaget

"Kakak temannya Ka Keira kan?" tanya Rara hati hati, tentu ia takut salah orang kan bisa malu.

"Iya, kamu ngapain disini? Sendiri?" Laras mengerutkan keningnya tak sengaja melirik tangan adik dari suami temannya itu yang memegang perutnya

"Enggak, tadi nunggu teman tapi ga jadi. Ka Laras sendiri ngapain disini?" ucap Rara

"Aku lagi nganterin teman, orangnya lagi mesen makanan" jawab Laras

Setelah itu suasana kembali hening. Rara yang masih memegang perutnya sambil menundukan kepalanya dan Laras yang terus memperhatikan anak berusia 14 tahun itu heran

Rara berdehem lalu menatap Laras "Maaf Kak tolong jangan kasih tau siapapun ya kalau kita ketemu disini"

"Termasuk kak Keira" tambahnya memohon

Laras mengerutkan keningnya "Kamu jujur sama Ka Laras, disini kamu nungguin siapa?"

Rauy wajah Rara berubah sendu "Nunggu teman"

"Teman kamu? Siapa? Wulan?"

"Ka Laras kenal sama Wulan?" tanya Rara mendongakan kepalanya

Laras menggangguk "Wulan sepupu Kakak"

"Berarti Ka Laras udah tau kalau Rara--"

"Iya" potong Laras yang sudah mengetahui lanjutan ucapan bocah itu

"Terus kenapa Kakak masih mau ngomong sama Rara? Apa Kakak ga jijik? Rara kotor loh, Wulan aja ga mau temenan lagi sama Rara" ucap Rara tersenyum miris

"Kenapa Ka Laras harus jijik? Emangnya kamu babi" balas Laras santai

"Gini dek, ga ada batasan untuk kita batasin ngobrol dengan siapa aja. Dan atas nama Wulan Ka Laras minta maaf nanti biar Kakak ngomong ke dia"

Rara menggeleng "Ga perlu Kak, Wulan benar kok"

"Oh iya Rara boleh minta tolong ga?"

"Tolong apa?"

"Kalau anak yang dikandung Rara benar benar lahir ke dunia, tolong bantu Mama dan Papa jaga dia ya" ucap Rara meneteskan air matanya

Tangan Laras menghapus air mata di pipi anak yang sudah ia anggap adik itu "Kamu ibunya, kamu yang harus jaga dia"

"Meskipun kehadiran dia karena sebuah kesalahan, ga ada yang namanya anak haram. Semua anak terakhir dalam keadaan yang suci termasuk calon anak kamu ini"

"Tapi Rara masih kecil" cicit Rara menundukkan kepalanya

"Dan Rara ga siap jadi ibu, Rara udah ngecewain Mamah dan Papah, Rara juga udah ngebentak mereka, Ka Keano juga udah Rara bentak bahkan sikap Rara ke Ka Keira udah ga sopan"

"Itu karena kamu lagi emosi" tenang Laras

Jujur ia dapat merasakan keadaan yang dialami gadis didepannya ini. Ya siapa si yang mau mengandung di usia belia yang bahkan belum lulus Smp

Bahkan Keira yang sudah sah pun sempat tak terima saat tau dirinya hamil

"Udah jam dua, Rara pulang dulu ya Kak" pamit Rara

"Tunggu!" cegah Laras menarik tangan Rara yang ingin berdiri

"Ingat pesan aku, jangan pernah berfikir untuk menggugurkan kandungan kamu" ucap Laras membuat Rara terdiam

"Reya"

Laras mengerutkan keningnya tak mengerti "Reya? Reya siapa?"

Tersenyum lembut Rara melepaskan cekalan tangannya "Aku pulang dulu Kak, makasih. Ka Keira beruntung banget punya sahabat kaya Ka Laras"

Setelah mengatakan itu ia berjalan meninggalkan Laras yang terdiam memikirkan semua permasalahan ini. Padahal ia tidak ada hubungannya tapi entah mengapa terbesit rasa ingin melindungi dan merangkul anak itu

_____

Keira memusatkan pandangannya ke arah Keano yang sejak pulang dari rumah sakit tadi tak berhenti lepas dari laptop. Setelah mengantar Viona pulang mereka langsung balik ke rumah karena Kenzo yang merengek rindu Bi Lily

Merasa diabaikan perempuan bercelana hot pants itu merangkak lalu memeluk leher suaminya dari belakang sambil melihat apa yang dikerjakan

"Itu toko bunga siapa?" tanyanya mengerutkan keningnya melihat banyak gambar gambar toko bunga yang sedang dijelajahi

Keano yang merasa terganggu menyingkirkan tangannya Keira dari lehernya namun kembali dililitkan

"Buat kamu"

"Hah! Aku? Aku ga suka jual bunga" ucap Keira memainkan rambut Keano yang sedikit panjang

"Ya makannya belajar, aku buatin biar kamu ada kegiatan ga diem di rumah aja"

"Tapi aku ga suka jual bunga, bikin buket aja gagal!" tolak Keira

Jangan lupakan dia itu cewek tomboy yang tangannya ga pernah nyentuh bunga kecuali saat hamil Kenzo, itu juga terpaksa karena ngidam

"Awas ini tangan!" ucap Keano jengah

Bukannya menjauhkan tangannya Keira justru mendekatkan wajahnya ke leher Keano hingga mulutnya tepat di belakang leher putih itu. Keano menahan nafas merasakan deru nafas istrinya yang hangat

"Pyuhhh"

Keira meniup leher Keano membuat kegiatan lelaki itu terhenti "Jangan mancing Kei!" ucapnya datar

Keira mengerutkan keningnya tak mengerti "Mancing apaan?"

"Aku ga jamin setelah keluar dari sini gaya jalan kamu berubah"

Keira yang masih tidak mengerti malah menggigit leher itu sontak membuat Keano berbalik dan menatapnya sambil tajam

"Bi-biasa a-aja kali ngeliatnya" ucap Keira gugup sambil melepaskan tangannya

Justru Keano menarik hingga posisi mereka berhadapan "Kayanya udah waktunya Kenzo punya adik" ucap Keano menyeringai

Mendengar itu sontak Keira memblakakan matanya dan memundurkan tubuhnya yang justru semakin ditarik dekat dengan Keano

"A-aku belum si-siap"

"Aku lelaki normal yang punya nafsu, ga ada lelaki normal dewasa yang akan tahan tinggal satu rumah dengan wanita. Selama dua tahun ini aku tahan karena aku masih menghargai kamu yang masih sekolah, tapi sekarang kamu udah lulus" ucap Keano dengan nada dingin membuat Keira terdiam

"Bisa aku minta hak ku sekarang?"

Keira merepas kaos yang dikenakannya dengan gelisan. Disatu sisi lain ia benar benar belum siap namun disisi lain ini memang kewajibannya sebagai seorang istri. Semua perkataan dari keluarganya seketika berkumpul di otaknya

Ga ada lelaki dewasa yang akan tahan berduaan sama perempuan apalagi dengan hubungan yang sah, kecuali kalau suami lo itu ga normal! - Arlan

Jangankan yang muda, Ayah kamu aja yang udah punya dua cucu masih marah kalau Bunda ga kasih haknya - Intan

Didepan kamu Keano emang keliatan biasa aja seolah ga masalah, tapi kamu tau dalam hatinya? Pasti sakit Kei nahan begitu, Abang kamu tuh contohnya - Liora

Jangan sampai kamu nyesel setelah sesuatu yang engga kamu inginkan terjadi sama rumah tangga kamu - Bara

Ia menggelengkan kepalanya mengusir pikiran buruk itu. Dilihatnya Keano yang kembali fokus ke laptopnya dengan ekspresi dingin persis seperti hari dimana pertama mereka menikah

"Ak--"

"Kamu bisa liat Kenzo, udah jam mandinya" potong Keano tanpa mengalihkan pandangannya

Keira melirik lalu menghela nafasnya

"Aku ga maksa kamu Kei" ucap Keano menatap Keira dengan matanya "Udah sore" lanjutnya tersenyum kecil

Mengangguk kecil perempuan itu turun dari kasur namun sebelum itu ia mendekat dan berbisik ke Keano

"Nanti malam"

Keano menatap siluet tubuh itu yang telah hilang dibalik pintu dengan tidak bisa menahan senyumannya. Dia yang kegeeran atau memang ucapan Keira yang membuatnya ambigu. Berhasil kah ia menaklukkan hati istrinya itu

____

Pagi hari

Sinar matahari masuk melalui celah jendela dua manusia yang masih bergelut dalam selimut tebal yang menutupi tubuh keduanya. Keira menyipitkan matanya sambil melepaskan pelukan Keano yang justru malah semakin memeluknya erat

"Eghh Al bangun" Keira menepuk nepuk pipi Keano yang setia memejamkan matanya

"Nanti"

Berdecak malas perempuan itu merasa tubuhnya remuk dan pegal bekas kegiatannya semalam. Mengingat itu membuat pipi Keira memerah malu, baru sekarang ia melakukan hal yang memang seharusnya dilakukan seorang istri dan itu tanpa paksaan

Apalagi Keano melakukannya secara lembut dan terus tersenyum menatap wajahnya. Dan sekarang keduanya hanya tertutup selimut yang menutupi tubuh polosnya dari udara dingin pagi ini

Benar kata Bundanya, semua itu tergantung dari diri kita sendiri. Niatkan karena rasa cinta yang sepertinya sudah tumbuh diantara keduanya

"Ngapain senyum senyum sendiri"

Keira tersentak mendengar suara Keano yang tiba tiba, ia menaikan matanya karena posisinya berada di depan dada melihat wajah suaminya itu yang tengah tersenyum
"Situ juga ngapain senyum senyum" ucap Keira

Keano terkekeh mencium rambut Keira sambil mengeratkan pelukannya "Makasih"

"Makasih kenapa?" heran Keira

"Untuk segalanya" Keano menatap manik mata abu abu itu dalam lalu turun mencium bibir istrinya

"Udah tugas aku" Keira membalas ciuman itu singkat

"Aku harap akan ada anggota baru dikeluarga kecil kita yang akan tumbuh disini" ucap Keano menunjuk perut Keira

Mendengar itu membuat Keira menahan malu, ia sendiri belum memikirkan sampai sejauh ini

"Insyaallah, kalau cewek mau aku namain Kenzie ya" ujar Keira namun merasakan tubuh Keano menegang setelah mendengar itu

"Kenzie? Kenapa harus itu? Kan masih banyak nama yang bagus" balas Keano

Keira mengerutkan keningnya heran "Emangnya kenapa? Maksud aku biar deket deket sama Kenzo kan jadi kaya kembar, Kenzo Kenzie. Lagian nama Kenzie bisa dipakai nama cewek atau cowok"

"Masih ada yang lain, Ratu bagus atau Raja" ucap Keano mendadak gelisah

"Kenapa sama nama Kenzie? Nama mantan kamu?!" tanya Keira dibalas gelengan Keano

"Kamu tau Kei aku ga punya mantan, cuma aku ga srekk aja"

"Ga nyam--"

"Udah siang mandi yu, sini aku gendong" ucap Keano langsung menggendong tubuh mungil Keira ke kamar mandi

Keira berontak namun apa daya bagin sensitifnya terasa sakit jika ia banyak bergerak dan akhirnya pasrah membiarkan Keano menggendong dirinya masuk kamar mandi meski ada perasaan aneh akan sikap lelaki itu

Aku harap kamu ga nyembunyiin sesuatu dari aku Mas, karena aku udah mulai percaya dan mulai mencintai kamu, batin Keira

Keano dalam menggendong Keira memikirkan sesuatu yang sepertinya ia lupakan, itu kewajibannya meski keadaannya salah

Bersambung









HaiHaiHai
Kabarnya gimana nih?

Suport kalian yang buat aku Up cepat :)

Banyak yang nanya siapa Alan itu, buat kalian yang bacanya teliti pasti tau dan inget karena di part sebelumnya pernah ada meski bukan percakapan. Coba dibaca lagi

Ini bukan area 18+  jadi ga ada adengan ehem ehemnya , pliss jangan dibayangin buat yang masih dibawah umur ¢_¢

Pengen cepat mereka punya debay?

VOMENT ✨
Vote and Coment :)

Tangerang
27 November 2020
ig: fitriamelia_101

Keira

Next 👉

Okumaya devam et

Bunları da Beğeneceksin

3.1M 79.6K 59
[ SEBELUM BACA DIHARAPKAN UNTUK FOLLOW AKUN AKU TERLEBIH DAHULU ] Argara Delvin Wijaya, seorang remaja laki-laki yang menduduki bangku menengah ata...
4.5M 212K 57
Cover From Pinterest. "Gue harus jadi bini orang di saat temen-temen gue yang lain menikmati masa remaja yang indah" - Keysha Amanda Smith "Gilak! Gu...
3.9M 267K 61
Menjadi istri kedua sekaligus ibu pengganti, itulah yang harus Yasmine lakukan setelah pernikahannya gagal. Yasmine pikir ditinggal sendirian di alta...
201K 8.4K 44
Tentang Sheilla Princessa A dan Ciko Frans Mahendra. Sheilla atau biasa dipanggil Shei merasa kehidupannya tidak pernah berjalan dengan mulus. Dimula...
Wattpad Uygulaması - Özel özelliklerin kilidini açın