Hy ketemu lagi yah, aku usahain buat sering up, maaf kalau udah lama gak up.
Semoga kalian suka.
H
A
P
P
Y
R
E
A
D
I
N
G
🐻
Di tempat lain.
Para panitia sibuk mengumpulkan beberapa murid untuk di tugas kan mencari Athaya.
"Baik anak-anak, mohon maaf kalau bapak menganggu jam istirahat kalian, tapi ini penting sekali dalam menyangkut keselamatan teman kalian" Jelas pak Andi
"Emang nya ada apa ya pak, sampai kita-kita disini di kumpulin" Celetuk sorang siswa menanggapi ucapan pak Andi
"Bapak mengumpulkan kalian disini, untuk mencari teman kalian 'Athaya' yang hilang"ucap Pak Andi
" Apa! Guys jangan Bilang kepergian Athala tadi itu, untuk mencari Athaya, sampai-sampai dia lupa pamitan sama kita" Ujar jonatan
"Nah bener bngt lu jo, jadi gimana nih, apa yang bakaln kita lakuin" Ucap Noval menanggapi
"Cari" Singkat leo
"Hah apa, lo ngomong apa tadi boncabe, gak kedengaran nih soalnya" Celetuk Noval
"Kata boncabe tuh, kita bantuin Athala nyari si Athaya, gitu... Oon banget sih lo" Timpal Jonathan
"Eh lo juga oon yah pakek ngatain orang lagi lo" Sewot Noval tidak Terima
"Lah gua nilai ujian matematika gua aja masih di atas sllu" Sombong Jonathan
"Eh beda nya nilai kita cuman 1 poin, gua dapet 50 , lu dapet 51 , ya elah beda segitu doang"sewot Noval tidak mau kalah
" Bacot" Singkat leo
Setelah mengatakan itu, leo segera pergi untuk mengambil peralatan untuk mencari Athaya dan Athala .
"Yo, lo jangan main tinggalin kita kek gini donk, tungguin kan kita bestfriend, ya gak val?"ucap Jonathan sambil menepuk pundak Noval
" Nah bener tuh, jadi kita harus bareng-bareng, susah senang kita harus bareng, itu lah gunanya temen" Ucap Noval menimpali
"Lama" Jawab singkat leo
"Buju buset, yo dah la yo, se bahagia lu, tungguin kita berdua disini, kita berdua mo ambil senter ama peta dulu" Pasrah Noval
Setelah perlengkapan mereka siap, mereka berangkat untuk masuk ke arah hutan, namun siapa sangka mereka malah ketemu dengan sosok Regan.
"Weh weh weh, ngapain lo di sini...?"tanya Noval
" Penting buat lo tau"jawab Regan dengan nada sinis nya
"Wah ngajak war yah lu, to the point aj deh, lu ngapain disini..? " Kali ini Jonathan yang bertanya
"Gua mau bantuin kalian buat cari Athaya" Jawab Regan lugas
"Hmmm, gua lagi mencium bau bau caper nih, kenape lu mau bantuin kite, lu suka ama Athaya..?" Tanya Jonathan penuh selidik
"G ad" Singkat Regan
"Ck lama" Leo berdecak
Ehee
Dan mereka berdua hanya cengengesan mendengar leo berdecak, setelah perdebatan itu, mereka mulai mencari Athaya dan Athala, berbagai arah telah mereka tujuh, namun belum ada tanda" Mereka di temukan.
"Gua capek, ini udah malem lagi, gua udah gak sanggup, kalau kalian masih mau lanjut nyari, gua mending istirahat di sini aja dulu" Ucap Noval pasrah, karna capek
"Iya gua juga, gua udah gak kuat nih" Lelah Jonathan menimpali
"Kita istirahat lanjut besok" Putus leo
Setelah itu mereka mulai mancari tempat berteduh yang enak untuk beristirahat, karna besok mereka masih harus melanjutkan perjalanan untuk mencari Athaya dan Athala
o0o
Ke esokan paginya...
Matahari mulai muncul ke permukaan, untuk menyinari bumi, karna tugas matahari memang untuk itu.
Sinar matahari yang silau, menggangu tidur gadis cantik, dengan mata satu nya serta rambut yang sudah tidak tertata dengan rapi, namun wajah gadis itu masih terlihat cantik.
Burung - burung berkicauan membuat tidur sang gadis terusik, pergerakan dari tidur sang gadis mulai terlihat.
Haus
Lapar
Capek
Lemah
Mungkin itu yang sedang di rasakan oleh gadis itu, perut yang tidak terisi sejak semalam, membuat gadis itu memegang perutnya.
Gadis itu adalah Athaya, yah Athaya zelina caroline, gadis yang tersesat semalam.
"Ini udah pagi , dan gua masih liat dunia, ini dunia apa surga sih , banyak banget pohonnya, sama hewan-hewan nya" Bingung Athaya
"Gua laper, please tolong" Ucap Athaya tanpa tenaga
Tolong
Tolong
Tolong
Dengan lantang Athaya berteriak, sehingga menganggu tidur sang cowok tampan yang juga beristirahat semalam bersamanya di balik pohon.
"Huammm" Athala menguap setlah sadar dari tidurnya
"Gua kayak denger suara cewek tadi, apa mungkin itu Athaya" Ucap Athala sambil melihat ke arah di sekitar nya
Tolong~
Tolong~
"Tapi ini kok kayak deket banget ya suaranya, kaya di sebelah gua aja, apa jangan-jngan Athaya di sekitar sini" Ujar Athala yakin dengan dugaannya
Athaya
Athaya
Athaya
Lo DIMANA AY
Teriak Athala dengan lantang
Deg
"Itu kan suaranya Athala, iya itu suaranya Athala, aku yakin, tapi suaranya deket bngt" Ucap Athaya bahagia
Senyuman kecil terbit di bibir mungil Athaya
GUA DISINI ATHALA
GUA DI SINI
DI BAWAH POHON BESAR
Athaya kembali berteriak
DIBAWAH POHON BESAR~
"Di bawah pohon besar, berarti di balik pohon ini donk"senyuman terbit juga di bibir soft pink itu
Athaya mulai berjalan ke arah di balik pohon itu, dan yah dia menemukan sorang gadis yang duduk dengan bersandar ke barang pohon yang besar, sambil memgang perutnya.
"Ay... " Ucap Athala pelan agar tidak mengganggu Athaya
Deg
Dengan mata sayu, Athaya menolehkan kepalanya untuk melihat siapa yang telah menemukannya.
"Athala" Suara lemah Athaya menjawab
"Ay, akhirnya gua nemuin ello, gua khawatir sama lo Ay, gua takut lo kenapa-kenapa, gua takut sesuatu terjadi sama ello, gua takut gua gak bisa ketemu ello lagi, gua takut.... " Cerocos Athala
"Syutttt udah yahhhh , kepala gua lama-lama budek denger lo cerewet banget tau gak" Ucap Athaya sambil menutup mulut Athala menggunakan jari telunjuknya
"Tapi lo gak apa-apa beneran kan, gua khawatir banget ay" Ucap Athala
(Gua khawatir, khawatir sumber taruhan gua hilang, sia" Gua selama ini kalau sampek lu mati di sini) lanjut Athala dalam hati
"Gak usah lebay deh, gua baik-baik aja kok, ouh ya gua pengen balik ke tenda, lo bisa bantuin gua" Ujar Athaya dengan suara serak yang lemas
Setelah mengatakan itu Athala mulai membantu Athaya untuk berdiri, bahkan Athala menggendong Athaya dari belakang, karena Athaya yang sulit berjalan akibat kelelahan.
Sedangkan di area dalam hutan yang lain, leo, Noval, Jonathan dan Regan sudah siap untuk melanjutkan perjalanan mencari Athaya dan Athala.
Namun belum jauh perjalanan mereka,mereka berempat sudah melihat siluet seorang laki" Yang mengendong seorang perempuan.
"Eh itu siapa njir..? " Tanya Jonathan bingung
"Athala" Singkat leo
"What! Jadi dia udah menemukan Athaya dong berarti, akhirnya kita gak perlu lebih jauh lagi buat cari mereka berdua"puji syukur Noval
"Bantuin" Ucap leo singkat
"Hah apaan?" Ucap Jonathan bingung
"Kata si boncabe, kita di suruh bantuin si Athala sama Athaya bego" Greget Noval
Setelah mengatakan itu mereka beranjak deri tempat mendekat ke arah Athala dan Athaya .
"Sini, biar gua yang gendong Aya" Pinta Regan
"Apaan sih lo!" Marah Athala segera menepis tangan regan
"Gak usah egois, lo juga lagi lemah" Cerca Regan tak Terima
"Gua masih kuat buat gendong dia, awas minggir lo!" Athala menyenggol pelan lengan Regan.
"Udah lah , biarin ! Lagian lo sih sok-sok an, biar dikira pahlawan lo hah! " Sinis Jonathan
"Cabut" Leo menengahi
Mereka pun berjalan kembali ke tempat acara camping, segera mungkin mereka kembali agar tidak membuat khawatir yang lain.
Hy guys, gimana part ini
Maaf kalau banyak kesalahan ketiknya. Kapan " Aku revisi kok, biar kalian lebih gampang bacanya
Jangan lupa vote dan tinggalin jejak
TBC.