Part 1

10 2 1
                                        

Gadis berambut sebahu terbangun ketika mendengar suara kegaduhan di rumah nya.

"Kamu ngapain masih ngurus anak itu,Dina?! Mama udah bilang sama kamu,dia itu pembawa sial! Semenjak ada dia keuangan kita menurun."tegas wanita paruh baya

"Maaa,Vina itu anak dari kakanya mas arya, mama nya Vina udah meninggal,kasian dia maa." Jawab Dina memohon

"Iya maa, Arya juga udah janji sama mas Angga buat jagain Vina,selagi mas Angga belum pulih."jawab Arya membela istrinya

"Mama gamau tau,besok dia harus pergi dari rumah ini atau mama yg usir dia secara paksa."ucapan final yang membuat kedua nya terdiam.

Gadis yang tengah menguping percakapan tersebut memejamkan matanya merasa bersalah,karena dirinya paman dan bibi nya terkena marah.

"Meongg"suara kucing memasuki kamarnya.Vina tersenyum melihat kucing tersebut.Vina membawa nya duduk di sofa dekat jendela.

AnindiraDavinaMyesha.
Gadis kecil yang kerap dipanggil Vina menatap nanar ke arah jendela,tak terasa buliran air matanya turun begitu  mengingat dirinya yang sering membebani bibi dan paman nya.

"Tok tok tok" suara ketukan pintu menyadarkannya,dengan cepat dia menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.

Vina tersenyum ketika melihat bibinya berdiri diambang pintu.

"Tante boleh masuk?"tanya Dina dengan hati-hati.Vina mengangguk sebagai jawaban.Kedua nya duduk di tepi ranjang,Vina terdiam menunggu kata yang akan diucap bibinya.

"Vina kangen sama ayah ga?" Tanya Dina penasaran.Vina mengangguk sebagai jawaban.
"Vina beresin baju dulu ya besok kita sama-sama jengukin ayah di Desa,okeyy?"Vina mengangguk

Selepas membereskan baju kedalam koper Dina menuju dapur untuk memasak makan malam.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 02, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Anindira Davina MyeshaStories to obsess over. Discover now