"Pak! Ini larinya berapa puteran lagi? Chaewon udah mau pingsan rasanya pak." Keluh Chaewon.
"Tiga lagi Chaewon ayo semangat! HAECHAN JANGAN NGADEM KAMU DI BAWAH POHON LANJUT LARI!"
Haechan yang lagi ngadem di bawah pohon langsung berdiri "Anjir, kaget saya pak allahuakbar."
Renjun berdecih "Makannya lo jangan males jadi cowok, gapunya cewek tau rasa lo."
"Sirik aja lo sama gue." balas Haechan membuat Renjun berhenti lari.
"Lo kali yang sirik sama gue anjir." Balas Renjun lalu lanjut lari tanpa mempedulikan caci maki Haechan.
Jeno dan Jaemin yang lari di depan Chaewon kaget saat mendengar Chaewon terjatuh.
"Eh lo gapapa won?" Tanya Jeno lalu membantu Chaewon berdiri sedangkan Jaemin tertawa.
"HAHAHA kasian banget neng." Lalu setelah menertawakan Chaewon, Jaemin membantu Chaewon berdiri.
"Anjing lo Jaem, ini kaki gue gabisa berdiri No." ujar Chaewon sembari menahan sakit di kakinya.
Renjun dan Haechan segera menghampiri Chaewon yang dikerumuni oleh Jeno dan Jaemin.
"Neng Chaewon kenapa?" Tanya Haechan khawatir "Kok bisa jatoh sih? Gara gara Jaemin ya?"
"Anjing gua mulu yang disalahin." Gerutu Jaemin kesal sedangkan Haechan tertawa.
"Goblok bantuin angkat Chaewon ke UKS sana." ujar Renjun kepada Jaemin dan Haechan galak.
Setelah di angkat oleh keempat teman sekelas yang sama sama mengikuti hukuman, kini Chaewon sedang berbaring di uks sekolahnya dengan kaki kanan yang di perban.
"Balik sama siapa lo won?" Tanya Jaemin sembari menyedot es teh manis.
Chaewon menggeleng "Gak tau nih supir gue lagi nganter mama ke bandara, bagi dong es teh lo." Ujar Chaewon lalu meminum es teh milik Jaemin.
Haechan kaget melihat Chaewon minum di sedotan bekas Jaemin langsung heboh "Lo berdua pacaran atau gimana?"
"Gaak amit amit gue sama Jaemin, kita saudaraan." jawab Chaewon lalu Haechan mengangguk ngerti.
"Lo pulang sama gue aja won, ayo pulang." Ujar Jeno lalu membantu Chaewon berdiri.
Renjun juga langsung membantu Chaewon berjalan ke mobil milik Jeno. Tenang, masih smp gabakal nyetir sendiri kok ada supir.
"Makasih ya semuanya!! kapan kapan gue traktir deh." Ujar Chaewon berterima kasih kepada keempat temannya.
"SAMA SAMA NENG CANTIK!"
Lalu semenjak kejadian Chaewon yang kakinya terkilir saat melakukan hukuman, kelimanya menjadi dekat.
Awalnya Chaewon hanya dekat dengan Jaemin dan Jeno karena mereka teman dari masih kecil, sekaligus Jaemin saudara Chaewon.
Tapi semenjak kaki Chaewon terkilir, dari tiga orang nambah menjadi lima orang. Haechan dan Renjun menjadi tambahan bagi Chaewon, Jaemin, dan Jeno.
