Di dedikasi untuk saintandrews
Javanakook presents;
𝐈 𝐧 𝐟 𝐢 𝐧 𝐢 𝐭 𝐲
Special cast; Sifra Maree Saint Andrew
the page is loading
h a p p y r e a d i n g
ditanya hal apa yang akan membuat dirinya bahagia. Ia pasti akan menjawab melukis.
Menurutnya melukis adalah salah satu bentuk cara mengekspresikan diri. Memang didalam nya tidak ada kalimat puisi indah atau kalimat romantis dan sejenisnya. Tapi meski begitu, bagi Jungkook melukis adalah salah satu cara membuat hati sesorang bergetar tanpa harus repot-repot memikirkan kata-perkata.
Pagi ini jika sesuai rencana Jungkook akan melukis. Dan lukisan ini rencananya akan dimasukan kedalam pameran seni tahunan miliknya.
Kedua netra indah Jungkook berpusat pada kanvas putih dihadapan nya. Bukan hal sulit untuk menentukan apa yang akan dibuat. Hanya saja memberikan rasa itu yang sulit. Rasa yang nantinya akan menggetarkan orang-orang yang melihatnya.
Suara celupan kuas terdengar. Sengaja, karena kata nya ia sangat menyukai suara itu. Menggabungkan warna primer agar menciptakan warna baru sudah menjadi pekerjaan harian Jungkook, malah seperti suatu keharusan menciptakan suatu hal yang baru.
Di studio mini nya ini Jungkook berhasil menciptakan puluhan karya yang terjual dengan harga fantastis. Dengan uang itu Jungkook bahkan bisa membeli sebuah unit apartemen. Tapi tidak, Jungkook lebih memilih menabung untuk sesuatu yang lebih di masa depan.
Lonceng sengaja diletakan di pintu, agar memudahkan nya jika ada seseorang yang masuk. Karena Jungkook tipe orang yang tidak ingin diganggu saat sedang serius.
Baru saja ingin melayangkan kalimat protes, senyuman nya terukir."Hai! Kau sedang melukis ya?"
"Tepat sekali, aku sedang butuh sumber rasa ku. Astaga Sifra, kenapa rasa cinta ku selalu bertambah tiap harinya hm"
Sifra menjadi gadis beruntung yang berhasil menaklukan hati seorang Jungkook. Sebelum bertemu Sifra, hidup Jungkook itu mono. Hanya ada putih,hitam,dan abu-abu. Jarang sekali hidupnya terisi dengan warna lain. Ingat! Itu sebelum Sifra hadir. Lihat lah sekarang, hidupnya bahkan penuh dengan warna.
Kedua tangan yang terbalut cardigan itu membalas pelukan hangat daei sang tuan rumah."Cepat, aku harus pergi ke supermarket untuk belanja."
Mendengar kata supermarket kedua bola mata bulat Jungkook melebar."Boleh aku ikut?" tanya nya dengan mata kelinci yang penuh binar.
Jika sudah begitu mau bagaimana lagi?
Dan disini lah sekarang. Salah satu supermarket dikota, yang tentunya cukup dekat dengan studio milik Jungkook.
Membaca satu-persatu list barang yang harus dibeli. Sifra itu tipikal wanita hemat, dia selalu memakai skala prioritas dalam beberapa aspek. Salah satunya dalam bahan-bahan yang aman di konsumsi.
YOU ARE READING
Infinity ✔
Fanfiction"Jangan meragukan ku yang mencintai mu seperti 𝐈𝐧𝐟𝐢𝐧𝐢𝐭𝐲." Special cast; Sifra Maree Saint Andrew by Saintandrews ©javanakook (ONESHOOT)
