Prologue (kedatangan tamu yang tak terduga)

15 0 0
                                        

Suatu hari di suatu kota tidak tau lokasinya dimana, dipenuhi salju dan badai yang sangat dingin. Saat malam tiba, suasana sangat gelap hanya sinar bulan saja yang menyinari tempat tersebut, tak ada bangunan yang menyala sama sekali, seperti kota mati saat malam walau paginya terasa seperti kota yang sangat ramai, kecuali hanya cafe yang berlantai dua diatasnya bertuliskan OFF yang menyala saat malam. Walau tulisannya OFF bukan berarti tutup malah sebaliknya yaitu buka selama 24 jam. Ya, ini cafe ini satu satunya yang buka 24 jam disaat salju deras seperti ini.

Dicafe tersebut suasana sangat classic, cafe terbuat dari kayu yang berwarna coklat, jendela kaca yang terlihat desain model mediaval, terdengar alunan lagu piano melow yang selalu diputar dari pemutar musik jaman dulu, pintu selalu tidak dikunci namun tertutup menjadi ciri khas cafe yang berwarna coklat muda ini. Disana ada yang duduk sambil menatap tab 10 incinya sedang video call sambil menikmati kopi panas. Tiada lain tiada bukan dia adalah pemilik cafe ini, neiza sinuka, biasa dipanggil Iza. Terlihat video callnya sangat asik, ternyata sama anak anaknya yang kebetulan lagi kerja jauh, dan ada pula yang masih sekolah.

walaupun cafe ini terlihat classic, sudah ada wifi berkecepatan 100mb/s, so banyak pembelinya, namun belakangan ini tidak banyak pembelinya. 

Alka : "mah alka live dulu ya, :3 see ya dan goodnight mah "

Rangga : "mah gimana cafenya? rame?"

Iza : "iya nak good night juga :3 ,... mmm sepi ini nak '-'"

Rangga : "aneh ya biasanya banyak pas malam, ini gak ada sama sekali"

Iza : "mama juga heran sih, disalju ada yang ganjel, pas mama lihat mayat furry"

Rangga : "ihhh , jadi serem deh" 

Iza : "itu beneran nak, kayaknya banyak pelanggan yang mati kedinginan saking lebatnya salju nak. belum lagi ada yang suka nongkrong ditempat mama sekedar buat minta makan, padahal mama udah kasih tau jangan begitu"

Rangga : "yah jangan diusir dong ma, ntar furry lain anggap aneh"

Alka : "yah gak jadi ma, signyal gak dukung urrf. eh mama cerita horror?"

Rangga : "bukan dek, ini cerita asli"

Alka : "hiii seremnya"

Iza : "udah mama kasih dan mama suruh masuk, eh dianya pengen diluar setelah makan juga. alhasil gitu deh. lagian mama gak peduli kata yang lain sih... soalnya mereka gak alamin langsung mama diriin nih cafe"

Rangga : "iya sih ma" 

Suasana salju yang deras inipun tidak membuat Iza ini kehilangan keasikannya dengan anak anaknya.

Iza : "kalian baik baik ya disana, jangan telat makan... jangan lupa istirahat :3 prnya kerjain"

Semua anak anak : "iya ma"

Ricky : "eh iya ma, aku besok datang ke mama boleh? mumpung lagi gak sibuk"

Iza : "boleh nak, disini juga sepi banget... Eh kalian crossdress lagi?"

Ricky : "iya nih permintaannya arka"

Arka : "nyaaa~"

Iza : "kalian unyu banget >< tapi kalau pake itu ketempat mama. Hati hati digoda cowo cowo :3 "

Ricky Arka : "hihi~ iya ma"

Iza : "sekalian maid neko tuh yang udah ada dilemari kalian pake"

Ricky Arka : "itu nanti buat kejutan ma"

Iza : "aduh aduh kejutan... uhhh ~"

Salvia : "ummm ma kapan nih mau main lgr bareng?"

Iza : "aih mama dulu ajakin kamu ;3 kamunya lagi kerja. Giliran mama kerja kamu ajak. Hihi~ ntar pas weekend biar sama sama libur nak"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 10, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Story of FoF Stories to obsess over. Discover now