Prolog

84 8 2
                                        

"Hei....." Ucap Jihun dengan ragu menggenggam tangan kanan Yeji pelan² dan  melanjutkan pembicaraannya.

"Ada yang ingin kukatakan,aku... terpilih dalam pertukaran mahasiswa, jadi-"

"Jadi?"Potong Yeji

"Kamu tidak marah?" Tanya Jihun sedikit kebingungan dengan tingkah laku Yeji karena ia bilang mengikuti pertukaran pelajar.

"Kenapa harus marah? Kau kan termasuk orang yang ku sayangi,kita ini dekat jadi masalah harus kita selesaikan secepat mungkin!"Jawab Yeji dengan cepat tentu saja ia tersenyum,tapi senyum itu murni tidak ada kepahitan atau sakit hati dalam senyum nya.

"Kalau begitu jika kamu bersikap begini aku tak akan ragu" Kata Jihun menatap serius tidak sangat serius, ia menatap sangat serius ke Yeji.

"Memang nya kenapa?" Yeji memiringkan kepalanya dan bertanya.

"Aku tidak ragu,karena aku menyukai mu sangat² menyukai mu harus nya aku bilang dari awal,tapi aku tidak mengakui nya. Jadi apa kamu mau menerima perasaan ku?"Tanya Jihun dengan serius,tentu saja disertai dengan pipi merah dan jantung berdebar kencang sekali.

Yang awalnya aku tidak terlalu tertarik untuk pacaran atau menyukai seseorang,luluh dengan pria dingin seperti dia? Dia juga luluh dengan wanita pendiam seperti ku?

Yeji terisak,pipi nya mulai dipenuhi oleh air mata yang menetes, lalu ia mengusap wajah dan menahan agar tidak menangis.

Anehnya... Aku juga jatuh cinta seperti orang bodoh dan aku juga menyukai mu. Tapi anehnya kenapa aku menangis? Seperti di drama Korea saja.

-Prolog selesai

For You,the one I love (End)Nơi câu chuyện tồn tại. Hãy khám phá bây giờ